Sponsors Link

8 Kelainan Gigi Geminasi – Penyebab – Pengobatan – Pencegahan

Sponsors Link

Begitu banyak penyakit pada gigi dan mulut yang terjadi di dunia ini, termasuk  kelainan – kelainan pada pertumbuhan dan perkembangan gigi. Beberapa kelainan gigi seperti, kelainan bentuk gigi, kelainan jumlah gigi, kelainan ukuran gigi, kelainan warna gigi, kelainan erupsi gigi, dan kelainan struktur jaringan gigi. (Anda dapat menambah wawasan dengan membaca jenis jenis penyakit gigi dan kelainan gigi bungsu).

ads

Halogigi telah membahas tentang kelainan jumlah gigi pada artikel kelainan gigi tidak tumbuh, dan kelainan warna gigi pada artikel kelainan gigi berwarna coklat. Pada kesempatan kali ini akan dibahas mengenai kelainan pada bentuk gigi yaitu Kelainan Gigi Geminasi.

Kelainan gigi berdasarkan bentuknya yang menyimpang dari bentuk aslinya dinamakan Anomali. Terdapat banyak anomali gigi yang terjadi, antara lain :

  • Geminasi
    Kelainan ini terjadi ketika satu benih gigi yang membelah menjadi dua pada proses invaginasi.
  • Fusion
    Kelainan ini merupakan penggabungan dari dua benih gigi yang sedang berkembang.
  • Concrescence
    Kelainan ini terjadi pada akar dari dua atau lebih gigi bergabung pada sementum.
  • Dilaceration
    Kelainan ini merupakan gangguan pada pembentukan gigi yang menghasilkan lengkungan atau belokan pada gigi, baik pada akar gigi maupun pada mahkota gigi.
  • Dens Invaginatus, Dens In Dente
    Kelainan bentuk gigi ini merupakan hasil dari invaginasi permukaan enamel ke bagian dalam gigi.
  • Taurodontism
    Pada kelainan ini badan gigi yang mengalami taurodontism memanjang, namun akarnya pendek.
  • Dens Evaginatus
    Kelainan gigi ini merupakan hasil dari pertumbuhan enamel organ ke bagian luar gigi.
  • Amelogenesis Imperfecta
    Kelainan ini merupakan anomaly genetic yang terjadi karena mutasi satu dari empat gen yang berbeda yang mempunyai peran dalam pembentukan enamel gigi.

Kelainan Gigi Geminasi

Geminasi merupakan suatu kelainan yang terjadi karena adanya satu benih gigi yang terbagi menjadi dua pada proses invaginasi. Hal ini menyebabkan terbentuknya dua gigi yang tidak sempurna.

Ciri – ciri Kelainan Gigi Geminasi

  1. Pada mahkota gigi tampak terbelah dua, tetapi hanya memiliki satu akar.
  2. Mahkota gigi terlihat lebih lebar dari pada normal. Terdapat cekungan pada tengah – tengah mahkota dengan bentuk membujur dari puncak sampai leher mahkota gigi, dengan jumlah gigi yang tetap sama.
  3. Pada kelainan geminasi terdapat satu kamar pulpa dan satu jalur pemisah di pusat.
    Sponsors Link

  4. Geminasi dapat terjadi pada gigi susu maupun gigi tetap, tetapi lebih sering terjadi pada gigi susu.
  5. Pada gigi tetap, geminasi sering ditemukan pada gigi seri.
  6. Pada gigi yang mengalami geminasi, akan terjadi kelainan baik bentuk, ukuran maupun sturktur gigi. Hal ini menyebabkan gangguan pada pertumbuhan gigi di sebelahnya, dan membuat gigi terlihat berjarak dan mudah berlubang.
  7. Gigi yang mengalami geminasi memiliki susunan yang tidak teratur, dan lengkung gigi yang tidak simetris. Oleh sebab itu pada penderita geminasi biasanya akan timbul gangguan estetika.
  8. Geminasi dapat terjadi pada laki – laki maupun perempuan.
    ads

Setelah kita membahas tentang ciri – ciri kelainan gigi geminasi, maka sekarang kita akan membahas tentang faktor penyebab terjadinya kelainan geminasi dan pengobatan atau cara penaganannya. (Anda dapat menambah wawasan dengan membaca  kelainan gigi taring dan bahaya-gigi-berantakan).

Penyebab Kelainan Gigi Geminasi

Faktor genetik atau keturunan menjadi salah satu penyebab kelainan geminasi. Jika salah satu keluarga ada yang terkena kelainan geminasi pada gigi, maka ada kemungkinan keturunannya akan mengalami kelainan geminasi.

Pengobatan Kelainan Gigi Geminasi

  • Pemeriksaan dengan radiografik biasanya akan dilakukan oleh dokter gigi untuk melihat kondisi ruang pulpa, bentuk akar maupun saluran akar.
  • Tindakan yang dapat diambil tergantung lokasi dan perluasan gigi yang mengalami geminasi. Dapat dilakukan perawatan gigi secara berkala, penambalan, hingga pencabutan gigi.
  • Penanganan lain yang dapat dilakukan yaitu tindakan fisur silen. Tindakan ini dilakukan dengan cara membentuk gigi kembali. Selain itu mengisi area yang tidak simetris dengan bahan tertentu agar gigi lebih tahan terhadap karies. Tindakan fisur silen biasanya dilakukan pada gigi geraham untuk mencegah terjadinya karies gigi.
  • Selain itu, tindakan lain yang dapat dilakukan adalah perawatan berupa pengasahan dan perbaikan bentuk gigi untuk mendapatkan ukuran yang normal.
  • Perawatan lain yang dapat dilakukan yaitu mengeluarkan struktur atau daerah gigi yang mengalami geminasi, lalu mahkotanya diperbaiki dan dibentuk ulang.
  • Dengan perawatan mengurangi lebar mesio-distal gigi, atau preparasi jaket kemudian dibungkus dengan mahkota jaket, juga dapat dilakukan.

Jika dilihat secara klinis kelainan gigi geminasi dan kelainan gigi fusi seperti sama dan sulit untuk dibedakan. Untuk membedakan secara pasti, kedua kelainan ini memang harus dilihat dari hasil foto rontgen. Sedangkan untuk diagnosis sementara apakah itu kelainan gigi geminasi ataukah kelainan gigi fusi, anda dapat melakukannya dengan cara menghitung jumlah gigi. Contohnya jika pada gigi rahang bawah anak – anak berjumlah 10 gigi, maka pada penderita kelainan gigi geminasi jika anda hitung akan ada 11 gigi.

Kelainan gigi geminasi yang telah kita bahas diatas, beserta ciri – ciri, penyebab, dan cara pengobatannya semoga dapat menambah wawasan dan membantu para pembaca dalam mengatasi masalah pada kelainan ini. Demikianlah artikel singakat ini kami sajikan, jangan lupa ikuti terus artikel – artikel informatif kami lainnya, hanya di Halogigi.com. Tetaplah menjaga kesehatan gigi dan mulut anda.

Sponsors Link
, , ,
Oleh :
Kategori : Masalah Gigi
Doctors Talk

Jangan pasang kawat gigi dulu, sebelum menyimak penjelasan Dokter gigi berikut ini