Sponsors Link

Makanan Penyehat Gigi di Usia Lanjut

Sponsors Link

Tahukah anda bahwa usia lanjut atau lansia sangat rentan terhadap berbagai penyakit mulut akibat pengeroposan tulang rahang akibat perawatan gigi dan mulut yang salah. Kebersihan gigi yang tidak terjaga dikarenakan terjadinya kemunduran sel-sel karena proses penuaan yang dapat berakibat pada kelemahan organ, kemunduran fisik yang mengakibatkan sulit untuk bergerak.

ads

Beberapa penelitian kedokteran gigi oleh spesialisasi dokter gigi menemukan bahwa bakteri yang terdapat didalam mulut merupakan salah satu penyebab stroke. Selain itu juga, kurangnya menjaga kebersihan dan kesehatan gigi dapat mengakibatkan invasi bakteri yang dapat menyebabkan banyaknya masalah kesehatan umum termasuk penyakit jantung dan peredaran darah.

Umumnya terdapat beberapa permasalahan kesehatan gigi dan mulut yang kerap terjadi oleh para lansia karena tidak menggunakan sikat gigi 3d blizzident yaitu; nyeri gigi, ompong, pemakaian gigi tiruan, kesulitan mengunyah, efek samping konsumsi obat-obatan terhadap kesehatan gigi dan mulut, mulut kering dan lain sebagainya.

Menggosok gigi dengan cara yang dianjurkan, menggunakan obat kumur dan juga dental floss adalah salah satu cara yang dapat menjaga kesehatan gigi di usia lanjut. Tetapi selai itu juga ada hal yang hars diperhatikan, yaitu makanan. Tentunya pada usia lanjut makanan yang masuk ke dalam tubuh tidak boleh ssembarang. Makanan tersebut harus baik juga bagi kesehtan gigi di usia lanjut. Berikut beberapa makanan yang cocok dan baik bagi kesehatan gigi lansia.

  1. Pastikan untuk menambahkan makanan hasil fermentasi dalam diet untuk membantu menyeimbangkan bakteri yang hidup di mulut. Makanan hasil fermentasi misalnya keju, mentega, kefir, dan yogurt. Anda juga bisa menambahkan makanan fermentasi lainnya seperti kimchi, kombucha, atau miso dalam menu harian Anda.

Dengan mengkonsumsi makanan ini juga dapat membantu meningkatkan tubuh sehat Anda. Ini akan membantu melindungi Anda dari infeksi dan penyakit termasuk di mulut, saat Anda bertambah usia.

  • Bahan makanan yang dianjurkan.
  • Bahan makanan segar (tidak diawetkan).
  • Bahan makanan sumber karbohidrat: havermout/oatmeal, roti gandum, beras merah, beras tumbuk.
  • Bahan makanan sumber protein: susu rendah lemak, ikan, tempe, tahu.
  • Bahan makanan sumber lemak: alpukat, kacang tanah/selai kacang, minyak kedelai, minyak jagung.
  • Sayur-sayuran berwarna hijau dan oranye: bayam, wortel, brokoli, labu kuning, labu siam, tomat, sayur hijau dan sayuran segar untuk lalapan.
  • Buah-buahan segar: pepaya, pisang, jeruk, nanas, apel.

Selian itu, cara penyajiannya juga harus diperhatikan. Hal tersebut karena kondisi fisik khususnya gigi lanisa yang tidak lagi kuat. Hal-hal yang perlu diperhatikan adalah:

  • Porsi makan kecil dan sering, dianjurkan makan besar 3 kali dan selingan 2 kali sehari.
  • Sayuran dipotong lebih kecil, bila perlu dimasak sampai empuk, daging dicincang dan buah dijus atau diblender.
  • Untuk memenuhi kebutuhan air, minum air 6-8 gelas sehari.
  • Makan bersama teman akan lebih meningkatkan nafsu makan.
  • Penggunaan bumbu-bumbu seperti bawang merah, bawang putih, jahe, kunyit, lada, gula, cuka, dan lain-lain akan meningkatkan cita rasa makanan.
Sponsors Link

Berikut contoh menu sehat untuk lansia yang dapat anda terapkan:

  1. Pagi Nasi/nasi tim, Telur dadar, tahu bacem, tumis kacang panjang + udang Jam 10.00 (selingan) pisang rebus.
  2. Siang Nasi/nasi Tim, ikan goreng, tahu panggang isi sayuran, sayur asem, pepaya Jam 16.00 (selingan) jus alpukat.
  3. Malam Nasi/nasi tim, pepes teri halus basah, tempe mendoan, capcay, jeruk Jam 21.00 (selingan) susu rendah lemak.

Dampak negatif dari kesehatan gigi yang buruk terhadap kualitas hidup lansia merupakan masalah kesehatan masyarakat yang penting. Oleh sebab itulah, selain dengan menggosok gigi, berkumur atau rutinitas membersihkan mulut lainnya harus diseimbangi juga dengan pola makan yang sehat. Pilihlah makanan yang cocok dan baik bagi kesehatan gigi di usia lanjut.

Sponsors Link
, , , , ,
Oleh :
Kategori : Makanan
Doctors Talk

Jangan pasang kawat gigi dulu, sebelum menyimak penjelasan Dokter gigi berikut ini