Sponsors Link

Malas Sikat Gigi Menyebabkan Seseorang Pelupa

Sponsors Link

Menyikat gigi bukan hanya rutinitas saja, tetapi membersihkan area sekitar mulut termasuk gigi jadi satu kewajiban rutin yang harus sobat lakukan. Namun, sayangnya masih ada yang malas menyikat gigi, ini dikhawatirkan untuk kesehatan gigi, entah itu karena alasan lelah atau merasa giginya bersih sehingga merasa tidak perlu disikat gigi, padahal banyak sekali kuman yang tak terlihat dan harus dibasmi dengan pasta gigi ya sobat.

ads

Nah sobat, seperti yang kita ketahui bahwa malas sikat gigi dampak umumnya yang diketahui adalah gigi berlubang, plak pada gigi, gigi menguning, dsb yakni yang berhubungan dengan efek langsung, namun sobat, tahukah bahwa malas sikat gigi juga berpengaruh pada kesehatan syaraf otak dan akhirnya menyebabkan mudah pelupa atau pikun?

Untuk menjawab semua pertanyaan agar tak penasaran, yuk simak selengkapnya dalam artikel berikut, Malas Sikat Gigi Menyebabkan Seseorang Pelupa (Pikun). Penelitian dari Journal of American Dental Association yang dilakukan selama 18 tahun dan melibatkan lebih dari 5.400 partisipan ini menyebutkan.

Kalau mereka yang malas menyikat giginya ternyata akan lebih beresiko tinggi terkena pelupa (pikun). Walaupun pelupa (pikun) akan berkembang seiring dengan bertambahnya usia, namun kalau di umur dini pun sobat malas menyikat gigi, maka di saat sobat berusia lanjut bahkan usia muda akan lebih mudah lupa atau pikun.

1. Hubungan Kebersihan Mulut dengan Kesehatan Otak

Pakar kesehatan menjelasnya lebih detail mengenai membersihkan mulut dengan pelupa (pikun). Dimana mulut merupakan salah satu gerbang utama bagi banyak makanan dan benda, termasuk kuman serta bakteri untuk masuk ke dalam tubuh sobat.

Kalau sobat termasuk salah satu orang yang malas membersihkan gigi, maka area mulut bisa menjadi tempat yang “nyaman” bagi kuman dan bakteri untuk berkembang. Bakteri yang bersarang di mulut akan mudah masuk di saat pendarahan atau gusi sobat berdarah, dengan mudah bakteri dan kuman-kuman tersebut bisa memasuki aliran darah dan menyebar ke berbagai organ tubuh termasuk otak.

Maka, karena tidak merawat kebersihan mulut, gigi dan gusi inilah yang menyebabkan bakteri menyebar dan bisa memicu kelainan otak atau menyebabkan pelupa (pikun) ditambah akan membuat hari tua sobat lebih mudah kehilangan gigi atau masalah gigi ompong. bahaya gigi ompong juga wajib diwaspadai ya sobat.

Sponsors Link

2. Kebersihan Gigi Berhubungan dengan Daya Ingat

Dalam penelitian tersebut mengungkapkan, orang yang tidak setiap hari gosok gigi akan cenderung beresiko mengalami pikun dibandingkan dengan orang yang rajin gosok gigi. Hal ini disebabkan karena daya ingat mereka akan menurun drastis dan tidak berfungsi seperti dulu.

Karena mulut merupakan pintu masuknya makanan ke seluruh tubuh. Ketika ada kuman atau bakteri yang mengendap dan berkembang biak akibat sisa makanan yang tertinggal dalam jangka waktu lama. Maka bakteri jahat tersebut lambat laun memasuki aliran darah dan menyebabkan suatu kondisi yang disebut baktermia. Baktermia adalah bakteri jahat dalam darah.

ads

Bakteri itu akan memicu peradangan di lokasi tubuh, salah satunya otak. Saat bakteri menyerbu otak maka dapat menyebabkan kelainan otak. Dengan begitu menimbulkan beragam penyakit dan yang paling ringan adalah pelupa (pikun).

3. Resiko Pelupa (Pikun) bagi Orang yang Malas Sikat Gigi

Penelitian di University of California tersebut menunjukkan bahwa kebiasaan gosok gigi berhubungan dengan risiko pikun di usia lanjut.

  • Orang yang tidak setiap hari gosok gigi,

Resikonya 65 persen lebih tinggi untuk pikun dibanding kalau gosok gigi 2 kali sehari. “Sangat dimungkinkan bahwa kebiasaan dalam menjaga kesehatan mulut mempengaruhi apakah kelak akan pikun atau tidak,” kata Annlia Paganini-Hill, ilmuwan yang memimpin penelitian tersebut. Penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of the American Geriatrics Society tersebut yang melibatkan sedikitnya 5.400 warga sebuah komunitas pensiunan di California.

  • Para partisipan diamati dalam rentang waktu antara tahun 1992 hingga tahun 2010.

Selama kurang lebih 18 tahun kemudian, 1.145 orang mengalami gejala yang menunjukkan ciri-ciri pelupa (pikun) atau pikun. Dari 78 partisipan yang gosok gigi kurang dari sekali sehari di tahun 1992, 21 orang di antaranya terdiagnosis pikun pada tahun 2010.

  • Angka tersebut menunjukkan bahwa sekitar 1 dari 4 partisipan yang jarang gosok gigi akan mengalami pikun.

Sebagai pembanding, partisipan yang menggosok gigi minimal 1 kali sehari hanya memiliki risiko pikun dengan perbandingan 1 berbanding 5 orang.

4. Kebersihan Gigi dan Mulut Bermanfaat untuk Kesehatan Otak dan Kecerdasan

Seseorang yang memiliki gigi sehat, otomatis bakteri jahat dalam mulutnya sedikit dan tidak ada bakteri yang masuk ke dalam organ tubuh lain atau mengalir ke dalam kerongkongan dst, hal tersebut menjadi salah satu jalan untuk membuat syaraf menjadi sehat sehingga otomatis berdampak baik pada potensi kecerdasan seseorang.

Sponsors Link

Nah sobat, sekarang sobat jadi semakin rajin untuk sikat gigi ya, jangan sampai menjadi pelupa atau pikun di usia dini dimana seharusnya masih banyak yang harus dilakukan dan harus profuktif baik itu berhubungan dengan keseharian maupun kecerdasan otak. Demikian yang dapat penulis sampaikan, sampai jumpa di artikel berikutnya ya sobat. Kenali masalah gigi dan mulut anda terlebih dahulu sebelum mencoba cara – cara yang penulis berikan. Terima kasih.

Sponsors Link
, , , , ,
Oleh :
Kategori : Masalah Gigi