Sponsors Link

Apa Benar Jika Masalah Gigi Bisa Menyebabkan Ngorok Pada Pria?

Sponsors Link

Untuk sebagian pria, mendengkur atau sering disebut juga dengan ngorok mungkin bukan menjadi masalah. Banyak orang yang beranggapan jika tidur ngorok disebabkan karena salah posisi ketika tidur. Akan tetapi tidak hanya itu, namun apakah anda tahu jika jenis jenis penyakit gigi bisa menyebabkan ngorok pada pria?, bagaimana bisa terjadi?, berikut penjelasan selengkapnya untuk anda.

ads

Apakah Mendengkur?

Mendengkur adalah keparauan yang biasanya membuat nafas menjadi kuat karena getaran tenggorokan yang terjadi ketika sedang tidur. Dengkuran atau ngorok terjadi pada saat udara yang masuk lewat hidung atau mulut terhambat. Meski mendengkur memang sangat umum terjadi, akan tetapi ini juga bisa menjadi pertanda dari masalah kesehatan seperti salah satunya masalah pada mulut, gusi atau infeksi gigi. Mendengkur bisa terjadi karena komplikasi seperti hipoksemia atau kekurangan oksigen dalam darah sehingga akan mengganggu kualitas tidur seseorang. Bahkan, seseorang yang mengalami obstructive sleep apnea bisa meningkatkan risiko darah tinggi, stroke dan juga penyakit jantung.

Penyebab Ngorok karena Masalah Gigi

Ternyata, ada banyak masalah kesehatan yang bisa dideteksi lewat pemeriksaan gigi dan juga mulut seperti salah satunya mendengkur. Kebiasaan ini memang memiliki hubungan dengan kesehatan gigi yang bahkan menjadi pertanda jika orang tersebut memiliki penyakit obstructive sleep apnea. Tidak hanya masalah kerusakan gigi bisa menyebabkan ngorok, akan tetapi penderita obstructive sleep apnea juga seringkali menyebabkan penderita bangun tiba tiba saat tidur karena pernapasan yang terhenti. Aliran oksigen tersebut bisa terhenti karena adanya sumbatan saluran pada pernapasan.

Jika dilihat proporsinya, kondisi ini memang lebih banyak dialami pria dibandingkan dengan wanita. Untuk mendeteksi apakah dengkuran bertambah buruk dan berubah menjadi sleep apnea atau tidak, maka dokter umumnya akan menyarankan agar penderita melakukan tes tidur. Selain itu, penderita juga akan dirujuk ke dokter gigi lebih dulu agar pemeriksaan gigi sederhana bisa dilakukan. Sebenarnya, dokter sudah bisa menebak penyebab dari ngorok hanya dengan melihat kondisi gigi seseorang. Ketika dokter melihat permukaan gigi yang aus atau tidak rata, maka dokter bisa menilai jika orang tersebut memiliki kebiasaan menggeretak gigi atau bruxism dan ini menjadi kebiasaan yang paling sering dilakukan penderita sleep apnea.

Seorang dokter gigi sekaligus spesialis sleep apnea dari New York berkata jika kebiasaan menggesek gigi saat tidur bisa menyebabkan kerusakan gigi dan juga peradangan pada gusi. Akibatnya, bakteri yang menyebabkan masalah gigi dan mulut semakin berkembang lalu membuat jalan napas terinfeksi. Selain bruxism, masalah gigi lain yang bisa menyebabkan ngorok diantaranya adalah:

  • Mulut kering saat pagi hari.
  • Gigi bengkok.
  • Gigi sensitif.
  • Lidah tergores.
  • Kemerahan pada tenggorokan.

Inilah yang menjelaskan jika masalah pada anatomi gigi manusia dan mulut bisa menjadi salah satu penyebab ngorok terjadi. Untuk itu jika masalah gigi dan mulut semakin banyak dialami, maka akan semakin banyak bakteri yang berkembang biak kemudian menginfeksi saluran pernapasan. 

Sponsors Link

Bagaimana Cara Mengatasinya?

Cara pertama untuk mengetahui penyebab ngorok tentunya harus dilakukan dengan pemeriksaan gigi secara teratur. Tidak hanya berguna untuk mendeteksi penyebab ngorok, akan tetapi ini juga berguna untuk mencegah komplikasi penyakit lain yang juga bisa terdeteksi lewat ciri gigi sehat dan mulut.

Alat CPAP merupakan salah satu pengobatan yang banyak dilakukan untuk mengatasi sleep apnea. Alat ini berguna untuk memberi tekanan oksigen yang bisa melancarkan sistem pernapasan penderita sleep apnea. Dengan ini, maka suara ngorok penderita bisa berkurang secara bertahap. Dokter gigi kemungkinan juga akan memberi alternatif lainnya yakni alat mandibular advancement splint atau MAS yang dipasang pada dua gigi atas dan juga gigi bawah agar bisa menahan rahang ketika tidur malam hari. Selain itu, alat mandibular advancement splint atau MAS tersebut juga bisa mencegah lidah jatuh ke belakang tenggorokan ketika sedang tidur,  membuat seseorang tidur lebih nyenyak dan masalah sleep apnea bisa berkurang.

Sponsors Link
, , ,
Oleh :
Kategori : Masalah Gigi