Sponsors Link

Cara Membersihkan Gigi yang Tumbuh Berantakan dari Sisa Makanan

Sponsors Link

Susunan gigi tidak simetris, bertumpuk, atau geligi depan yang menonjol, bisa membuat penampilan kurang menarik. Meski demikian, hampir sebagian besar masalah gigi tidak rata dapat diperbaiki. Tak ada kata terlambat untuk melakukannya dengan tipe prosedur kosmetik dalam kedokteran gigi

ads

Merapikan gigi bukan hanya demi penampilan. Jika gigi tidak pas satu dengan yang lain juga dapat menimbulkan masalah dalam pengunyahan sehingga berakibat pada gangguan pencernaan. Selain itu, gigi yang bertumpuk atau miring akan menyulitkan pembersihan gigi sehingga sisa makanan mudah menempel. Kita pun jadi lebih rentan mengalami gigi berlubang sebab itu perlu dilakukan incognito braces.

Sebelum kita membahas bagaimana cara membersihkan sisa makanan pada gigi yang tumbuh berantakan, mari kita cari tahu dulu penyebab gigi berantakan. Ada 5 penyebab gigi berantakan yang harus dibereskan dengan alat dokter gigi, yaitu :

1. Kebiasaan Mengunyah dengan Gusi

Pertama gigi dapat berantakan dipengaruhi oleh kebiasaan sejak kecil orang tersebut saat mengunyah. Saat gigi belum tumbuh sepenuhnya, bayi dan anak anak seringkali mengunyah dengan gusinya. Akibatnya lidah akan sering terjulur ke arah gusi dan menyebabkan tanda gusi tidak sehat.

Lidah akan mendorong gusi lebih maju dan maju hingga akhirnya gusi tempat gigi bertumbuh posisinya terlalu maju. Gigi bagian atas anda pun akan tumbuh di gusi yang maju tersebut. Akhirnya gigi anda akan tumbuh dengan tidak beraturan dan memerlukan cara merapikan gigi dengan lidah yang menyebabkan pengeroposan tulang rahang akibat perawatan gigi dan mulut yang salah

2. Kebiasaan Mengisap Jempol

Selanjutnya, gigi seseorang dapat berantakan juga terjadi karena kebiasaan di masa kecil yang cukup umum dilakukan ini. Kebiasaan tersebut adalah mengisap jempol. Jempol atau ibu jari yang dimasukan ke mulut akan memberikan tekanan ke bagian rahang atas anda untuk maju. Sedangkan untuk gigi rahang bawah, posisi jempol akan menyebabkannya tertekan ke dalam. Hal ini baiknya anda hindarkan dari anak anda karena berakibat gigi maju.

3. Kebiasaan Menggigit Kuku

Anak yang sering menggigiti kuku diketahui juga dapat menyebabkan gigi tumbuh tidak beraturan. Akhirnya anak anda akan memiliki struktur gusi yang terdorong dan pertumbuhan gigi menjadi tidak selaras. Menggigiti kuku akan membuat gigi bergerak ke kanan dan ke kiri bersentuhan dan terdorong tanpa aturan. Akhirnya, gigi akan tumbuh dengan tidak normal dan membuat anda memiliki gigi yang berantakan bahkan bisa membahayakan kesehatan mulut anda. Itulah mengapa menggigiti kuku termasuk dalam penyebab gigi tumbuh tidak rata pada anak.

4. Kebiasaan Menghirup Nafas dari Mulut

Anda tidak dapat menganggap remeh kebiasaan menghirup dan menghembuskan nafas dari mulut. Disebut-sebut bahwa kebiasaan ini dapat membuat tekanan angin  yang masuk ke mulut merusak pertahanan gigi. Akibatnya, gigi akan mengalami perubahan posisi. Tidak jarang bahkan gigi dapat bertumpuk dan tidak terlihat menarik lagi. Jadi pastikan untuk tidak sering menghirup dan mengeluarkan nafas dari mulut anda. Kebiasaan ini selain merusak struktur gigi juga membahayakan kotoran masuk ke paru-paru anda.

Sponsors Link

5. Kebiasaan Mengisap Bibir

Terakhir, kebiasaan yang menjadi penyebab gigi berantakan adalah juga mengisap isap bibir. Kebiasaan mengisap bibir ini dapat membuat gigi menjorok ke dalam dan berubah jarak antar giginya. Akhirnya akan ada gigi yang berjarak dan mungkin juga menumpuk.

Jadi selalu pastikan untuk tidak membiarkan gigi anda rusak karena kebiasaan yang tidak baik tersebut mulai dari sekarang, bahkan mulai dari anak-anak anda di rumah. Diatas sudah dijelaskan 5 penyebab gigi berantakan, selanjutnya kita akan memeberikan informasi bagaimana cara membersihkan sisa makanan untuk gigi yang berantakan atau tidak rapi.

Pada umumnya orang yang memiliki susunan gigi yang tidak rapi biasanya mereka menggunakan benang gigi untuk membersihkan sisa makanan pada gigi. Berikut kami jelaskan bagaimana cara penggunaan benang gigi agar sobat paham benar cara membersihkan gigi yang tumbuh berantakan dari sisa makanan :

ads
  • Gunakan benang gigi yang paling efektif

Ada beberapa jenis benang gigi yang tersedia dan Anda dapat memilih salah satu yang paling sesuai dengan Anda, baik jenis yang dilapisi lilin atau yang memiliki rasa.

  • Tarik kira-kira 45 cm benang gigi dan lilitkan sebagian besar benang pada kedua jari telunjuk.

Anda harus melilitkannya pada kedua jari dengan baik dan ketat. Jika Anda melakukannya dengan benar, Anda mampu menggunakannya untuk membersihkan seluruh gigi sekaligus, tanpa perlu mengambil benang baru lagi. Anda juga dapat melilitkannya di jari tengah, tapi melilitkannya pada jari telunjuk akan memberikan kontrol yang terbaik saat membersihkan gigi.

  • Pegang erat benang gigi antara ibu jari dan jari telunjuk.

Anda harus menyisakan benang gigi kira-kira sepanjang 7,5-9 cm. Ini adalah bagian yang akan digunakan untuk membersihkan gigi. Setelah melilitkan benang di sekeliling kedua jari telunjuk, Anda bisa menariknya dengan jari telunjuk dan jempol. Jempol berfungsi untuk membersihkan gigi bagian atas lalu jari telunjuk akan membantu membersihkan gigi bagian bawah.

  • Geser perlahan benang gigi di sela-sela gigi.

Anda bisa mulai dari gigi yang mana saja tidak menjadi masalah, yang terpenting membersihkan seluruh gigi tanpa ada yang terluput. Namun, kebanyakan orang biasanya lebih suka memulai dari tengah, di sela-sela dua gigi bagian atas atau dua gigi bagian bawah. Setelah memilih area tertentu, geserlah benang secara perlahan di sela-sela gigi dan garis gusi. Anda harus melakukan ini dengan hati-hati, jangan terlalu agresif supaya tidak menimbulkan pendarahan atau cedera pada gusi.

  • Gesekkan benang gigi dengan perlahan mengikuti pola huruf “C” saat mengenai gusi, dan gunakan gerakan lembut naik dan turun untuk membersihkan daerah tersebut.
  • Ulangi proses tersebut pada sela-sela setiap gigi. Pastikan Anda membersihkan gigi dengan cara ini satu per satu. Jangan menggesekkan benang gigi di sekitar gusi salah satu gigi sekaligus gusi gigi yang lain.
  • Jangan lupa membersihkan bagian belakang geraham belakang.
  • Berkumur-kumurlah dengan obat kumur atau air setelah selesai membersihkan dengan benang gigi.
  • Gunakan water flosser selain benang gigi. Water flosser, water pick atau alat oral irrigator adalah perangkat yang bertujuan untuk menyemprotkan air ke gigi. Alat ini dapat membantu menghilangkan partikel makanan dari gigi dan juga mengurangi penyakit gusi serta pendarahan.

Semoga bermanfaat ya. Rajin-rajinlah membersihkan gigi, dan apapun kondisi gigimu, tetaplah selalu ceria dan murah senyum. Demikian yang dapat penulis sampaikan, Terima kasih. Salam hangat.

Sponsors Link
, , , , ,
Oleh :
Kategori : Masalah Gigi
Doctors Talk

Jangan pasang kawat gigi dulu, sebelum menyimak penjelasan Dokter gigi berikut ini