Sponsors Link

4 Cara Mengatasi Gigi Keropos Pada Bayi dan Cara Pencegahannya

Sponsors Link

Kesehatan gigi dan mulut pada bayi seharusnya menjadi hal serius dan mendapat perhatian ekstra dari para orang tua, mengingat fungsi gigi yang sangat penting dan dapat mempengaruhi nafsu makan serta tumbuh kembang anak. Gigi keropos adalah hal yang mudah terjadi pada bayi, mengingat gigi susu yang mereka miliki mempunyai lapisan email yang lebih tipis jika dibanding gigi orang dewasa, apalagi jika kurang mendapat perawatan. Alangkah baiknya jika orang tua tau cara merawat gigi bayi yang baru tumbuh.

ads

Jika gigi bayi anda sudah terlanjur keropos, maka beberapa tips di bawah ini mungkin bisa membantu anda dalam mengatasinya agar tidak terjadi kerusakan yang makin meluas.

Mengatasi Gigi Keropos Pada Bayi

1. Segera mengunjungi dokter gigi

Dalam keadaan gigi bayi sudah mulai terlihat tanda – tanda pengeroposan, sebaiknya segeralah mengunjungi dokter gigi. Dokter akan mengambil langkah – langkah tepat agar kerusakan pada gigi bayi tidak menjadi lebih parah lagi, seperti infeksi atau radang gigi yang dapat meninbulkan rasa sakit. Rutin berkonsultasi dengan dokter gigi untuk mendapatkan perawatan pemulihan gigi bayi anda.

2. Memberi susu atau minuman nutrisi kira – kira 15 menit sebelum tidur

Untuk mencegah pengeroposan gigi pada bayi menjadi lebih parah lagi, sebaiknya memberi susu pada bayi kira – kira 15 menit sebelum bayi tidur. Tetapi jika bayi langsung tertidur setelah menyusu maka bersihkanlah gigi dan mulut bayi dengan kain kasa atau lap bersih yang sudah diberi air hangat. Akan lebih baik jika memberi bayi minum air putih setelah selesai minum susu.

3.  Mengurangi konsumsi makanan yang manis – manis

Salah satu penyebab gigi keropos adalah memberi makanan yang manis – manis kepada bayi, untuk itu gantilah makanan yang manis tersebut dengan makanan yang menyehatkan gigi dan makanan yang menguatkan gigi. Karena faktor nutrisi berperan penting dalam pembentukan komponen gigi, yaitu vitamin A, C, D, kalsium dan fosfor. Beberapa contoh makanan yang mengandung kalsium dan fosfor antara lain sayur – sayuran dan buah – buahan segar.

4.  Membersihkan gigi sehabis makan dan minum

Pada gigi bayi yang sudah keropos sangat diperlukan perhatian ekstra dalam hal membersihkan gigi untuk menghindari terjadi kerusakan yang makin meluas. Bersihkanlah gigi bayi sehabis makan dan menyusu.

Berikut langkah – langkahnya:

  • Ambilah kain kasa atau lap basah yang bersih
  • Lilitkan pada jari telunjuk anda
  • Usapkan perlahan – lahan pada gigi bayi yang keropos untuk menghilangkan sisa – sisa makanan yang masih menempel.
  • Lakukanlah minimal dua kali sehari, atau sehabis bayi makan dan minum susu.

Gigi susu memiliki fungsi yang sangat penting yaitu, sebagai pemandu gigi permanen untuk tumbuh sesuai posisinya pada lengkung rahang. Gigi susu yang telah rusak jika tidak dirawat lama – kelamaan akan lepas dengan sendirinya atau harus dicabut, yang akan menyebabkan gigi permanen kehilangan pemandu untuk tumbuh keluar dari gusi. Semua itu menyebabkan gigi permanen tumbuh diluar lengkung rahang dan akan terlihat miring atau bertumpuk. Untuk itu lebih baik menjaganya daripada terlanjur menjadi keropos atau lebih parah lagi.

Sponsors Link

Gigi keropos atau penyakit gigi yang lainnya dapat di cegah sejak dini, berikut beberapa cara pencegahannya.

Cara Menjaga Gigi Bayi Agar Tidak Keropos

1. Rajin membersihkan gigi dan mulut bayi sejak gigi belum muncul

Lakukan perawatan gigi bayi sejak gigi mereka belum tumbuh, minimal 2 kali sehari pada saat mereka mandi. Gunakan kain kasa atau lap basah yang bersih. Lilitkan kain pada jari telunjuk anda, lalu usap perlahan – lahan pada gusi yang belum di tumbuhi gigi. Dengan cara ini sisa – sisa makanan dan susu yang menempel pada gusi dan gigi akan hilang, sehingga tidak menumpuk dan menjadi makanan bagi bakteri. Alangkah baiknya sehabis bayi menyusu, bersihkan juga gusi dan mulut mereka dengan lap basah yang bersih dan memberi mereka minum air putih.

Saat gigi geraham bayi mulai tumbuh, gunakanlah sikat gigi khusus bayi yang kecil dan lembut untuk membersihkannya.

2. Menjaga agar bayi tidak tertidur saat mengkonsumsi minuman nutrisi

Jangan biarkan bayi anda tertidur sambil mengkonsumsi minuman nutrisi seperti susu atau jus. Hal ini berdampak sangat buruk bagi kesehatan gigi dan mulut bayi, karena gigi yang tergenang susu atau jus tadi akan menjadi konsumsi makanan bagi bakteri. Bakteri akan merubah sisa – sisa susu menjadi asam yang akan membuat terkikisnya enamel gigi, sehingga gigi menjadi keropos. Hal ini juga tentunya merupakan cara mencegah gigi berlubang

Sponsors Link

3. Hindari makanan yang manis, dan berikan makanan yang sehat

Makanan yang manis – manis pasti sangat disukai balita, tetapi membiasakan mereka mengkonsumsi makanan yang manis – manis akan berdampak pada kerusakan gigi. Karena makanan yang banyak mengandung gula merupakan salah satu dari makanan yang menyebabkan gigi berlubang. Berilah makanan yang banyak mengandung unsur kalsium dan fosfor, karena dapat mendukung pertumbuhan gigi yang sehat dan kuat. Makanan – makanan yang mengandung kalsium dan fosfor tersebut antara lain seperti keju, sayuran, yogart, buah – buahan segar, ikan, daging dan telur. Sayur dan buah – buahan segar jika di konsumsi secara langsung selain mengandung vitamin juga dapat mengurangi pembentukan plak yang menjadi penyebab karang gigi hitam.

4. Berkonsultasi dengan dokter gigi

Menurut American Academy of Pediatric Dentistry waktu yang tepat untuk mulai mengunjungi dokter gigi adalah pada saat gigi sulung pertama erupsi (yaitu sekitar usia 6 bulan). Karena jika terdapat tanda – tanda terjadinya pengeroposan gigi atau plak pada gigi, maka dapat di tangani sejak awal. Biasakan anak anda untuk mengunjungi dokter gigi sejak dini, buat suasana nyaman bagi mereka sehingga mereka tidak takut atau trauma untuk kunjungan berikutnya.

Tips mengatasi gigi keropos pada bayi dan cara menjaganya agar tidak keropos diatas, semoga dapat membantu anda menjaga kesehatan buah hati anda. Terutama kesehatan gigi dan mulut, sejak gigi mereka belum tumbuh. Bukankah mencegah lebih baik dari pada mengobati? Nantikanlah artikel – artikel informativ dari Halogigi berikutnya. Selamat membaca.

Sponsors Link
, , ,
Oleh :
Kategori : Masalah Gigi
Doctors Talk

Jangan pasang kawat gigi dulu, sebelum menyimak penjelasan Dokter gigi berikut ini