Mengatasi Perubahan Rahang Saat Memakai Kawat Gigi

Behel atau kawat gigi adalah salah satu jalan keluar yang ampuh untuk mengatasi gigi yang berantakan sebab kawat gigi pada orang dewasa memiliki keampuhan yang maksimal. Salah satu perawatan orthodonti ini sangat populer dan banyak dipake oleh orang, bahkan saat ini kawat gigi menjadi salah satu penunjang estetika.

Karena perawatan orthodonti merupakan suatu tindakan medis yang cukup kompleks maka memerlukan rentang waktu perawatan cukup panjang yaitu berkisar dari 18 bulan sampai 3 tahun bergantung dari keadaan gigi yang ingin dirapikan dengan alat dokter gigi.

Selama proses perbaikan struktur gigi dengan behel, rahang pun kemungkinan akan mengalami perubahan dan menyebabkan rahang terasa kaku. Beberapa faktor yang dapat mempengaruhi belum adanya perubahan selama penggunaan kawat gigi seperti pertumbuhan gigi yang mengisi gusi dan rahang sudah cukup sehingga sulit untuk dilakukan perubahan atau membutuhkan waktu lebih lama, jumlah gigi yang mengisi gusi dan rahang sudah cukup sehingga sulit dilakukan pemunduran gigi.

Penarikan dilakukan perlahan dengan kekuatan yang tidak maksimal sehingga tidak menyebabkan rasa sakit berat yang mungkin dikhawatirkan dokter  memberi rasa tidak nyaman. Kontrol yang rutin sebaiknya dilakukan sesuai jadwal dan bila perlu dapat dikonsultasikan langsung kepada dokter spesialis ortodentis anda kendala pada gigi dan rahang anda sebab beliau yang memeriksa langsung dan memegang hasil rontgen dan rowayat perawatan gigi anda.                

Selain itu, selama perawatan kawat gigi berlangsung, biasanya rasa nyeri timbul akibat kawat gigi dapat membuat mulut tidak nyaman.  Nyeri tersebut berhubungan dengan respons tubuh terhadap tekanan di gigi, selain juga bervariasi menurut usia, tingkat stres, dan jenis kelamin.

Meredakan Nyeri Akibat Kawat Gigi

  • Santaplah makanan lunak selama beberapa hari pertama

Nyeri terparah akibat kawat gigi biasanya terjadi dalam 24-72 jam pertama sejak kawat gigi dipasang. Selama beberapa hari pertama, santaplah makanan sangat lunak yang tidak perlu banyak dikunyah sampai sudah lebih terbiasa makan dengan kawat gigi. Masakan, seperti sup, saus apel, dan kentang tumbuk, merupakan pilihan makanan yang bagus.

  • Santaplah makanan dingin/beku, seperti es krim

Es krim dapat melegakan nyeri di mulut karena bersifat mengebaskan. Es batu juga dapat dikulum. Posisikan es batu di dalam mulut di dekat bagian yang terasa paling nyeri. Es batu dapat membantu mengebaskan mulut dan meredakan inflamasi yang mungkin terjadi.

  • Jangan mengonsumsi makanan dan minuman yang bersifat asam

Makanan dan minuman asam yang mengandung citrus, misalnya, dapat memperparah luka/nyeri di mulut. Hindari makanan/minuman jenis ini agar tidak semakin mengiritasi mulut.

  • Jangan menyantap makanan keras atau lengket

Makanan tertentu tidak boleh dimakan agar kawat gigi tidak rusak dan menyebabkan iritasi serta biaya tambahan. Makanan keras dan lengket, seperti keripik, dendeng, kacang-kacangan, dan taffy, kemungkinan merusak kawat gigi.

  • Jangan mengunyah/menggigit benda keras, seperti pena, pensil, atau es batu.

Periksa ke Dokter Ortodonti adalah salah satu cara yang paling aman dan ampuh untuk menghilangkan segala permasalahan selalu perawatan kawat gigi. Konsultasi dan ajukan permasalahan yang dialaminya dan dokter gigi akan membangun untuk mencari solusi tepat untuk mengetahui penyebab dan cara penyembuhannya termasuk adanya perubahan pada rahang.