Mengenal Spesialisasi Dokter Gigi

Dear sobat pembaca semua.. Jika sobat sepanjang hari selalu menjaga kesehatan gigi dan mulut, tentunya lekat dengan bayangan mengenai dokter gigi yang memiliki keahlian total dan memiliki alat dokter gigi dalam perawatan gigi baik itu pemeriksaan umum atau gigi normal atau mengatasi beragam permasalahan pada gigi hingga tindakan tindakan khusus seperti operasi dsb.

Dalam dunia kedokteran umum, diantara kita tentu sudah memahami macam macam spesialisasi dokter berdasarkan bidang yang ditekuninya, misalnya dokter khusus anak, dokter khusus kehamilan, dokter khusus penyakit dalam, dsb. Namun, tentunya masih banyak yang belum memahami mengenai spesialisasi dokter gigi yang mengatasi tipe prosedur kosmetik dalam kedokteran gigi yang beragam. Mungkin sobat juga sebelumnya belum pernah mendengarnya dan menganggap bahwa dokter gigi mencakup 1 bidang saja?

Nah sobat, untuk mendalaminya lebih lanjut sebagai wawasan agar bisa menentukan dokter gigi terbaik ketika melakukan pemeriksaan ke dokter gigi atau ketika memiliki masalah seputar gigi dan mulut, misalnya ketika melakukan tindakan incognito braces,kali ini penulis menguraikan secara lengkap agar sobat Mengenal Spesialisasi Dokter Gigi. Yuk sobat simak selengkapnya beragam bidang khusus gigi berikut.

1. SpKGA (Spesialisasi Kedokteran Gigi Anak)

Spesialiasisi yang pertama ialah yang berhubungan dengan kesehatan gigi dan mulut khusus anak anak, yakni mengenai perawatan gigi umum, pencegahan gigi berlubang, tindakan gigi sesuai kebutuhan, dsb yang berhubungan dengan wewenang untuk menangani masalah pada anak anak. Pendidikannya sendiri ditempuh selama 5 semester.

Memang gigi anak memiliki bentuk dan permasahan yang berbeda ya sobat, dalam penangannya tentu tak bisa disamakan dengan gigi dewasa, sebab itulah terdapat bidang khusus yang mempelajarinya secara detail dan mendalam.

2. SpBM (Spesialis Bedah Mulut)

Tentunya kesehatan gigi tak jauh dari kesehatan mulut ya sobat? ketika terjadi permasalah atau kekurangan estetika di bidang gigi misalnya masalah gummy smile, tentunya berpengaruh pada mulut juga, baik itu mengenai penyakit atau mengenai kesempurnaan, misalnya menginginkan bentuk mulut yang lebih indah untuk menunjang senyuman yang lebih cantik.

Keahlian yang dimiliki Spesialis bedah mulut itu sendiri ialah tindakan bedah rahang, penanaman implan gigi, operasi gigi bungsu yang disebabkan karena berbagai hal, operasi tumor dan sejenisnya pada mulut, tindakan operasi pada celah bibir dan langit langit mulut, dsb. Untuk mencapainya, dokter gigi umum wajib melanjutkan pendidikan selama 10 semester lamanya.

3. SpKG (Spesialisis Konservasi Gigi)

Pendidikan Spesialis konservasi gigi ini sebelumnya harus ditempuh terlebih dahulu selama 5 semester. Dokter gigi yang telah lulus di bidang ahli yang lebih khusus ini sobat, memiliki kewenangan dan keahlian tindakan gigi yang lebih khusus seperti pembuatan veneer, mahkota gigi, onlay dan inlay, teknologi magnet pada gigi palsu,

perawatan gigi berlubang yang telah mencapai syaraf dan pembuluh darah gigi, dentin hipersensitif, lesi karies radiasi, gigi avulsi, bedah endodontik, dsb. Ternyata ilmu yang dimiliki tinggi ya sobat? tentunya dokter gigi di bidang ini benar benar berusaha dan belajar sungguh sungguh untuk bisa ahli di bidang tersebut karena berhubungan langsung dengan keberlangsungan gigi seseorang.

4. SpPM (Spesialis Penyakit Mulut)

Spesialis selanjutnya nih sobat, yakni ahli di bidang penyakit yang menyerang mulut yang harus ditempuh studinya selama 5 semester. Dokter ahli penyakit mulut ini mampu mengatasi beragam masalah mulut seperti diagnosis dan pengelolaan non bedah pada kelainan mulut, penyakit sistemik di rongga mulut, perawatan luka atau sariawan kronis yang tak kunjung sembuh, tonjolan di mulut, dsb.

5. SpOrt (Spesialis Ortodonsia)

Pendidikan di bidang Ortodonsia harus ditempuh selama 5 semester, keahlian yang dimiliki ialah kelainan pertumbuhan dan kelainan perkembangan gigi serta cara penanggulangannya melalui tindakan pencegahan atau penyembuhan secara bedah maupun non bedah untuk meminimalisir masalah yang lebih berat serta mengembalikan fungsi pengunyahan dan estetika yang optimal.

6. SpPerio (Spesialis Periodonsia)

Spesialis jenis ini mungkin masih asing di telinga sobat ya? Dokter gigi khusus ini harus menempuh pendidikan terlebih dahulu selama 5 semester. Ahli di bidang ini nih sobat, memiliki wewenang dan tetunya pintar dalam hal hal perawatan jaringan pendukung gigi, perawatan gusi berdarah atau meradang, masalah penurunan gusi, gigi gigi goyang karena berbagai sebab, menghilangkan karang gigi, bedah periodontal, dsb.

7. SpPros (Spesialis Prostodonsia)

Pendidikan di bidang ahli gigi Prostodonsia harus ditempuh selama 5 semester. Keahlian yang dimiliki ialah di bidang restorasi gigi asli atau penggantian gigi yang hilang beserta segala jenis jaringan rongga mulut di sekitarnya dengan bahan buat seperti gigi tiruan cekat dan lepasan, pembuatan veneer, perawatan gangguan sendi rahang, pemasangan implan gigi, dsb.

8. SpRKG (Spesialis Radiologi Kedokteran Gigi)

Jenis spesialis gigi yang terakhir ialah di bagian radiologi, tentunya gigi juga memiliki bidang radiologi khusus ya sobat, radiologi tidak hanya berhubungan dengan penyakit jantung atau penyakit dalam saja. Untuk bisa menjadi ahli di bidang ini, dokter gigi umum wajib menempuh pendidikan lanjutan terlebih dahulu selama 5 semester.

Keahlian yang dimiliki tentunya khusus di bidang radiologi gigi, yakni menganalisa dan menginterpretasikan gambaran dari hasil radiologi kepada pasien atau kepada ahli gigi bidang lain sebagai salah satu bahan penentuan diagnosis atau penentuan tindakan untuk memberi kesembuhan dan perawatan gigi dan mulut pasien.

Ternyata, bidang gigi benar benar luas dan tidak main main ya sobat? Setelah mencapai dokter gigi umum, untuk bisa mencapainya dokter gigi tersebut harus melanjutkan pendidikan lagi sesuai jumlah semester standart yang ditentukan, sehingga dokter gigi tersebut benar benar memiliki keahlian khusus dan ilmu yang lebih mendalam.

Jadi sekarang jelas alasannya ya sobat, kenapa kita memang jauh lebih baik untuk memeriksakan gigi ke dokter gigi sebab dokter gigi memiliki gelarnya bukan dengan hal yang mudah, mereka harus belajar dan mendalaminya selama bertahun tahun dengan segala ujian baik praktik atau teori hingga dinyatakan mampu. Sebab itu, percayakan masa depan indah gigi sobat pada ahlinya.

Demikian yang dapat penulis sampaikan, semoga dapat bermanfaat untuk sobat pembaca semua dan bisa menjadi dasar untuk melakukan pemeriksaan menuju dokter gigi sesuai permasalahan yang sobat alami. Akhir kata penulis ucapkan Terima kasih. Salam.