Sponsors Link

Benarkah Naik Pesawat Terbang Memperparah Sakit Gigi?

Sponsors Link

Sakit gigi biasanya merujuk kepada rasa sakit di sekitar gigi atau rahang terutama sebagai akibat dari kondisi gigi. Dalam banyak kasus, sakit gigi disebabkan oleh masalah gigi, seperti rongga gigi, gummy smile,gigi retak, suatu akar gigi terekspos, atau penyakit gusi.

ads

Namun, gangguan dari (bersama Temporo-mandibula) sendi rahang juga dapat menyebabkan sakit yang disebut sebagai “sakit gigi”. Tingkat keparahan sakit gigi dapat berkisar dari ringan hingga kronis, tajam dan menyiksa. Rasa sakit dapat diperburuk oleh mengunyah atau dingin atau panas.

Sebuah ujian lisan menyeluruh, yang mencakup gigi X-ray dan spa gigi, dapat membantu menentukan apakah sakit gigi datang dari masalah gigi atau rahang dan penyebabnya. Kadang-kadang, sakit gigi mungkin disebabkan oleh masalah yang tidak berasal dari gigi atau rahang.

Sakit di sekitar gigi dan rahang dapat gejala penyakit jantung (seperti angina atau serangan jantung ), telinga (seperti eksternal infeksi telinga atau bagian dalam), dan sinus (udara bagian-bagian dari tulang pipi). Misalnya, sakit angina (pasokan darah beroksigen yang tidak memadai ke otot jantung karena penyempitan pembuluh darah ke jantung) biasanya terletak di bagian dada atau lengan.

Namun, pada beberapa pasien dengan angina, rasa sakit sakit gigi atau rahang adalah satu-satunya gejala dari masalah hati mereka. Infeksi dan penyakit telinga dan sinus juga dapat menyebabkan rasa sakit di sekitar gigi dan rahang. Oleh karena itu, evaluasi oleh dkter gigi tentang hubungan gigi dengan jantung kadang-kadang diperlukan untuk mendiagnosis penyakit medis yang menyebabkan sakit gigi.

Banyak orang yang bilang bahwa katanya sakit gigi itu lebih sakit dibanding sakit hati. Mungkin itu benar karena rasa nyeri yang ditimbulkan oleh masalah pada mulut ini tidak akan hilang dan berlangsung terus-menerus sehingga akan mengganggu aktifitas dan membuat anda menjadi tidak bisa tidur.Lalu sebenarnya ada hubungan apakah anatara sakit gigi dengan naik pesawat? Berikut penjelasannya.

Sepintas mungkin tidak ada hubungan antara sakit gigi dengan pesawat terbang dan mengapa kombinasi keduanya sangat menyakitkan. Sebab, sakit gigi itu sendiri sudah cukup membuat penderitanya merana. Tapi, jika Anda sedang menderita sakit gigi,

jangan coba-coba tetap nekat naik pesawat terbang atau makan pedas sebab terdapat pengaruh makanan pedas pada sakit gigi. Sebab, sakit yang Anda rasakan akan bertambah berkalilipat saat terbang, terutama ketika take off dan landing. Bahkan masalah pada gigi yang sebelumnya tidak pernah mengganggu Anda bisa muncul secara tiba-tiba di atas pesawat.

Sebaiknya sebelum anda naik pesawat periksa terlebih dahulu apakah ada lubang di antara deretan gigi. Pasalnya, sakit yang datang akibat karies bisa berlipat ganda saat kita naik pesawat terbang. Menurut penjelasan drg.Ratu Mirah Afifah GCCLindent, MDSc, staf pengajar dari Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Padjajaran, ujung-ujung saraf di dentin yang terdapat di bawah lapisan email gigi yang terbuka akan lebih sensitif terhadap perubahan suhu atau ketinggian.

Sponsors Link

Penyebab  Naik Pesawat Memperparah Sakit Gigi ialah  adanya perubahan tekanan udara di dalam kabin saat pesawat naik dan turun. Itulah  yang menjadi biang keladi munculnya  rasa sakit pada gigi. Dalam kondisi normal, perubahan tekanan udara itu memang memberikan efek terhadap tubuh.Tekanan udara di dalam tubuh terutama sinus dan telinga selalu menyesuaikan dengan tekanan di dalam kabin.

Maka, ketika tekanan di dalam kabin berubah-ubah,  maka proses penyesuaian pada tekanan di dalam tubuh. Karena itulah kita sering kali merasakan telinga kita agak tuli ketika pesawat take off dan hendak landing. Pendengaran akan kembali normal ketika menelan ludah atau mengunyah permen karet. Karena gerakan tersebut membuat lubang telinga dapat menyesuaikan tekanan dengan kondisi kabin.

Hal yang sama terjadi pada gigi. Jika ada sedikit saja udara terperangkap di dalam gigi karena dampak buruk minuman label “sugar free”, maka perubahan tekanan di dalam kabin juga akan menekan udara tersebut untuk keluar sehingga menimbulkan rasa sakit yang sangat.

ads

Gelembung udara hanya bisa ada di dalam gigi jika ada celah yang membuatnya masuk. Gigi normal yang tidak rusak masih kedap udara sehingga tidak akan menyebabkan rasa sakit. Namun gigi yang  rusak kemungkinan besar akan terpengaruh perubahan tekanan udara tersebut

Dr. Thomas P. Connelly menjelaskan, “Sederhananya, tekanan udara dalam tubuh Anda, termasuk dalam sinus dan telinga Anda, harus sama dengan tekanan udara dalam kabin. Bila di dalam gigi Anda terdapat udara, maka perubahan tekanan udara dalam gigi itu akan membuat gigi jadi sangat menyakitkan.” Penjelasan Dr. Thomas menunjukkan bahwa penyebab sakit gigi saat naik pesawat terbang adalah keberadaan udara di dalam gigi.

Jika gigi Anda membusuk, berlubang, mengalami infeksi, atau pernah dimodifikasi, ada kemungkinan ada ruang kecil berisi udara di dalam gigi. Saat Anda berada di tanah, keberadaan udara dalam gigi tidak menimbulkan rasa ngilu.

Tapi saat terbang dan tekanan udara berubah, udara dalam gigi menekan gigi jadi ngilu. Sakit saat terbang hendaknya jadi pertanda bahwa Anda perlu ke dokter gigi untuk menutup lubang berisi udara itu. Naik pesawat terbang bisa membuat masalah gigi yang semula tidak terasa jadi terasa sebagai dampak dari perubahan tekanan udara dalam kabin pesawat.

Naik pesawat terbang bisa membuat masalah gigi yang semula tidak terasa jadi terasa sebagai dampak dari perubahan tekanan udara dalam kabin pesawat. Rasa sakit juga bisa timbul bila gigi mati dan terjadi infeksi. “Gigi yang mati dan terkena tekanan akan menimbulkan gas.

Bila gasnya mendesak keluar, rasanya sakit sekali. Persis seperti nanah dalam bisul,” katanya. Karena alasan itulah, pilot dan seluruh kru pesawat wajib memiliki gigi yang sehat dan tidak berlubang. Para calon penumpang pesawat juga disarankan untuk menambal giginya sebelum bepergian dengan pesawat.

Pertolongan pertama Jika Hal Tersebut Terjadi Dalam Pesawat.

Sakit gigi saat terbang naik pesawat terbang bisa ditangani sementara menggunakan ibuprofen. Rasa nyeri juga bisa diredakan dengan mengompres daerah yang sakit menggunakan es, makan makanan lunak dan menghindari makanan keras, dan minum air untuk menjaga agar mulut tidak kering.

Tips ini membantu meredakan gejala rasa nyeri yang timbul tapi tidak menghilangkan penyebabnya. Setelah mendarat, segera cari klinik gigi untuk mengatasi penyebab rasa sakit itu. Cara terbaik untuk menghindari dan mencegah sakit gigi

pada saat naik pesawat terbang adalah dengan memastikan gigi Anda sehat sebelum melakukan perjalanan. Gigi berlubang perlu ditambal dan gigi infeksi perlu disembuhkan. Asalkan kondisi gigi Anda betul-betul sehat, Anda tidak akan merasakan sakit gigi saat naik pesawat terbang.

Demikian yang dapat penulis sampaikan, terima kasih.

Sponsors Link
, , , , ,
Oleh :
Kategori : Masalah Gigi