Sponsors Link

4 Tips Pemulihan Kehilangan Tulang Gigi

Sponsors Link

Kehilangan tulang gigi terjadi pada saat tulang pendukung gigi menyusut sehingga posisi gigi di soket menjadi longgar. Apabila kerusakan tulang gigi tidak dirawat, maka gigi nantinya bisa tanggal seluruhnya sebab tidak ada lagi cukup ruang untuk menyangga. Kehilangan tulang gigi biasanya dihubungkan dengan masalah gusi parah atau periodontitis, osteoporosis dan juga diabetes melitus tipe 2. Biasanya dibutuhkan operasi untuk pemulihan tulang gigi dan sesudah itu juga dibutuhkan pemulihan kehilangan tulang gigi seperti yang kami jelaskan berikut ini.

ads

Tulang gigi yang sudah hilang sulit untuk tumbuh kembali. Sehingga satu satunya cara pemulihan kehilangan tulang gigi hanya bisa dilakukan dengan pencangkokan gigi. Luka pencangkokan tulang gigi tersebut biasanya akan sembuh dalam dua minggu. Dokter kemungkinan juga akan meminta anda untuk menunggu antara 3 hingga 6 bulan sebelum bisa melihat hasil pencangkokan. Pencangkokan tulang untuk memulihkan kehilangan tulang gigi juga terbagi bagi menjadi beberapa prosedur seperti yang akan kami jelaskan berikut ini.

  1. Pencangkokan Tulang Tipe Osteogenesis

Dalam prosedur pencangkokan tulang tipe osteogenesis, tulang akan diambil dari satu sumber dan biasanya di area rahang untuk mengatasi salah satu jenis jenis penyakit gigi ini. Nantinya, tulang tersebut akan ditransfer yang kemudian berkembang lebih banyak dan menciptakan tulang baru untuk menggantikan tulang yang hilang.

Mengambil tulang dari salah satu area tubuh kemudian ditanam di area tulang gigi yang sudah hilang menjadi standar utama dalam pencangkokan gigi. Teknik ini bisa memungkinkan tubuh menerima sel sel tulang baru sebab sudah mengenali sel tersebut. Transplantasi sumsum tulang juga lazim dilakukan untuk osteogenesis.

  1. Pencangkokan Tulang Osteokonduksi

Pencangkokan tulang osteokonduksi adalah cara untuk menyediakan perancah sebagai pertumbuhan tulang yang juga menjadi salah satu cara pemulihan kehilangan tulang gigi penyebab rahang asimetris. Dalam proses tersebut, cangkok tulang akan ditanam pada area tulang yang hilang. Implan itu berguna sebagai perancah sehingga sel sel pembentuk tulang atau osteoblas bisa tumbuh dan bertambah banyak.

Material perancah yang biasa digunakan adalah kaca bioaktif dan selama prosedur pencangkokan, kaca bioaktif akan ditanamkan untuk menghasilkan tulang gigi yang baru. Kaca bioaktif ini berfungsi untuk perancah untuk dijadikan dasar pertumbuhan cangkok tulang. Kaca bioaktif juga akan melepas faktor pertumbuhan sehingga osteoblas bisa lebih efektif membentuk tulang gigi.

  1. Pencangkokan Tulang Osteokonduksi

Pencangkokan tulang osteokonduksi berguna untuk menunjang pertumbuhan sel punca pada anatomi gigi manusia. Dalam teknik tersebut, cangkok tulang seperti demineralized bone matrix atau DBM dari seseorang yang sudah meninggal atau bank tulang akan dipindahkan ke area yang mengalami kehilangan tulang gigi. Cangkok DBM tersebut akan merangsang pertumbuhan sel punca dan membuat sel punca bisa bertransformasi menjadi osteoblas dan osteoblas tersebut akan menyembuhkan kerusakan tulang serta membentuk tulang gigi yang baru.

Pemakaian cangkok DBM dari orang yang sudah meninggal juga aman dan legal sehingga anda tidak perlu khawatir. Sebelum transplantasi dilakukan, maka semua cangkok akan disterilkan secara menyeluruh. Sesudah transplantasi dipastikan aman untuk dilakukan, maka cangkok tulang akan dites untuk melihat apakah cocok dengan calon penerima. Ini menjadi sangat penting untuk memastikan transplantasi tidak ditolak oleh tubuh penerima.

  1. Pembersihan Karang Gigi

Cara membersihkan karang gigi menyeluruh sangat penting untuk menghilangkan infeksi penyebab kehilangan tulang. Ini merupakan teknik pembersihkan yang umum dilakukan untuk penderita diabetes. Selama prosedur dilakukan, area akar gigi terlebih dahulu akan dibersihkan untuk melepaskan bagian akar yang terinfeksi bakteri penyebab kehilangan tulang gigi. Umumnya sesudah prosedur, penyakit gusi bisa terkontrol dan masalah kehilangan tulang tidak akan terjadi kembali.

  • Apabila anda merupakan penderita diabetes, pemulihan mungkin akan terganggu dan butuh perawatan gigi tambahan seperti antibiotik dan obat kumur antibakteri.
  • Anda kemungkinan akan diberikan resep doxycline 100 mg per hari selama 14 hari yang berguna untuk menopang sistem kekebalan yang lemah.
  • Obat kumur chlorhexidine juga mungkin diberikan untuk membunuh bakteri penyebab penyakit gusi kronis dan anda akan diminta berkumur dengan 10 ml chlorhexidine 0.2% selama 30 detik yang dilakukan 14 hari.

Sponsors Link
, , ,
Oleh :
Kategori : Masalah Gigi
Doctors Talk

Jangan pasang kawat gigi dulu, sebelum menyimak penjelasan Dokter gigi berikut ini