Sponsors Link

Pencabutan Gigi Pada Penderita Hipertensi yang Wajib Diketahui

Sponsors Link

Dalam istilah medis, penderita tekanan darah tinggi disebut dengan hipertensi. Hipertensi ini merupakan salah satu masalah yang terdapat di dunia ini, sobat semua tentnya sudah paham akan penyakit yang satu ini. Penyakit yang satu ini cukup berbahaya karena bisa menyebabkan timbulnya penyakit –  penyakit serius yang lainnya yang bisa membahayakan diri manusia. Sebut saja seperti penyakit gagal ginjal, jantung, stroke, serta kebutaan bisa disebabkan oleh penyakit yang satu ini. Oleh karena itulah, penyakit yang satu ini tergolong ke dalam salah satu penyakit yang berbahaya.

ads

Pada umumya, tekanan darah pada subjek yang berusia 18 tahun ke atas ditemukan prevalensi hipertensi di Indoneisa sebesar 31, 7 % namun hanya 7 ,2 % diantaranya yang sudah mengetahui memiliki penyakit hipertensi tersebut, dan yang paling menegangkan lagi sobat, hanya 0.4 % kasus saja yang bisa terkontrol penanganannya, itu artinya ada banyak sekali penderita hipertensi tersebut yang tidak mengetahui bahwasanya dia menderita atau mengidap penyakit tersebut, sehingga akan lebih sulit untuk pengantisipasiannya.

Memang setiap penyakit bisa menyerang siapa saja ya sobat, namun yang paling penting adalah bagaimana cara pengantisipasian dari diri kita. Berbicara mengenai hipertensi tersebut sobat, hal ini adalah sesuatu yang palng ditakuti oleh mereka yang akan atau sedang melakukan perawatan gigi. Pada umumnya, mereka yang mengalami hipertensi tidak akan bisa menjalani perawatan gigi  gigi tersebut karena akan beresiko mengalami pendarahan paska pencabutan gigi tersebut.

Karena pada penderita hipertensi, tingkat peningkatan tekanan darah mengalami abnormal, yakni tekanan sistolik > 140 mmHg dan juga diastolik > 90 mmHg yang mana seharusnya dengan angka yang normal  tekanan sistolik adalah < 120 mmHg  dan juga tekanan diastolic senilai < 80  mmHg. Angka ini tergolong angka yang cukup jauh berbeda ya sobat oleh karena itulah hipertensi ini sangat banyak mempengaurhi kesehatan seseorang.

Lantas apa saja pengaruh atau dampak pencabutan gigi pada penderita hipertensi tersebut? Untuk ulasan selanjutnya, yuk sobat langsung saja kita simak ulasan beriktut ini dengan seksama.

1. Beresiko Terjadi Pendarahan

Dampak buruk yang pertama adalah akan berpotensi menyebabkan pendarahan. Hal ini diakibatkan oleh obat bius yang digunakan pada saat pencabutan gigi tersebut mengandung vaskonstriktor ( agar efeknya bertahan lama ) yang nantinya akan berefek pada penyempitan pembuluh darah, sehingga tekanan darah akan semakin meningkat. Jika hal seperti ini terjadi pada seseorang, maka akan menyebabkan pecahnya pembuluh darah, sehingga akan terjadi pendarahan sesudah cabut gigi tersebut.

2. Berpotensi Merusak Rongga Mulut

Dampak yang kedua adalah akan berpotensi merusak rongga mulut anda. Obat – obatan anti hipertensi pada umumnya mempengaruhi kondisi rongga mulut. Beberapa jenis dari obat tersebut dapat menyebabkan mulut kering dan menimbulkan perubahan sensasi pengecapan dan juga obat lainnya yang bisa menyebabkan pembesaran dan penyebab gusi bengkak.

Hal ini dikarenakan oleh berkurangnya jumlah volume air liur yang ada pada mulut kering dan bisa menyulitkan saat anda berbicara atu mengunyah, serta menambah cepatnya pertumbuhan bakteri serta jamur pada rongga mulut anda.

Jika hal seperti ini terjadi pada mulut anda sobat, itu artinya selain rongga mulut anda yang rusak dan kering, namun hal ini juga berpotensi membuat gusi serta gigi anda akan mudah mengalami pendarahan terlebbih pada saat anda mengunyah makanan yang bertekstur keras.

Sponsors Link

3. Bisa Berpotensi Menimbulkan Penyakit Yang Lainnya

Dampak yang ketiga adalah bisa berpotensi menimbulkan penyakit yang lainnya. Hal ini dikarenakan anestesi lokal yang dilakukan pada saat mencabut gigi tersebut yang digunakan adalah lidokain yang dicampur dengan adrenalin dengan dosis 1 : 80.000 dalam setiap cc larutan adrenalin tersebut.

Adapun konsentrasi adrenain tersebut dikatakan relative rendah, bila dibandingkan dengan jumlah adrenalin endogen yang dihasilkan oleh tubuh saat terjadi stress atau timbul rasa nyeri akibat tindakan invasif. Nah pada saat hal seperti ini terjadi sobat, pada umumnya akan menimbulkan beberapa efek samping yang berbahaya yan dikarenakan oleh adrenalin tersebut menjadi semakin tinggi.

Adrenalin yang tinggi tersebut apabila masuk kedalam tubuh manusia, maka akan menimbulkan efek samping yang tida baik bagi kesehatan seseorang. Beberapa efek samping yang dimaksud antara lain seperti takikardi, stroke volume menjadi meningkat, terjadinya ischemia otot jantung yang menyebabkan angina pectoris, bila berat bisa berakibat fatal yaitu infark myocardium.

Adapun adrenain tersebut masih aman dipakai dalam tubuh manusia, asalkan kandungannya tidak lebih atau sama dengan 1: 200.000. Oleh karena hal tersebutlah sobat, ada baiknya apabila anda ingin melakukan pencabutan gigi sementara anda sedang mengalami hipertensi atau sedang mengidap hipertensi, maka sebaiknya sobat semua melakukan konsultasi terlebih dahulu kepada dokter gigi agar tidak terjadi masalah yang lain yang lebih serius nantinya.

Sponsors Link

Demikain sobat semua ulasan mengenai pencabutan gigi pada penderita hipertensi yang bisa penulis sajikan buat sobat semua pada postingan kali ini. Kenali gangguan yang terjadi pada gigi anda terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk mengikuti cara yang penulis berikan dan jangan lupa untuk konsultasi ke dokter jika diperlukan. Terima kasih buat anda yang sudah berkunjung  ke artikel ini, semoga bermanfaat. Sampai jumpa, salam hangat.

Sponsors Link
, , , , ,
Oleh :
Kategori : Masalah Gigi
Doctors Talk

Jangan pasang kawat gigi dulu, sebelum menyimak penjelasan Dokter gigi berikut ini