Sponsors Link

Pengaruh Dot Pada Gigi Bayi yang Fatal dan Jarang Diketahui

Sponsors Link

Anda yang memiliki bayi atau batita dan balita yang saat ini masih doyan ngedot, Anda harus lebih memperhatikan pada perkembangan pertumbuhan gigi bayi Anda. Hal ini apabila dilakukan dalam kurun waktu yang lama tentu dapat menimbulkan pada gejala gigi rusak. Beberapa tanda dan ciri-ciri gigi bayi akan tumbuh yang jarang diketahui.

ads

Selain itu juga berpengaruh pada perkembangan bicara bayi dan batita Anda. Menggunakan dot memang menjadi pilihan bagi para ibu agar bayi tidak rewel dan juga membuat bayi lebih nyaman dan anteng. Contoh penyebab karies gigi pada bayi dan cara mengatasinya.

Pada umumnya sering kita menjumpai bayi dan anak yang meminum susu menggunakan botol ber-dot sebelum anak tersebut terlelap tidur. Namun dampak negatif dari kebiasaan yang dilakukan tersebut pada gigi bayi dan anak bisa terjadi. Resiko terkena gigi berlubang dan gigi rusak pada anak menjadi semakin besar apabila sering melakukan kebiasaan tersebut. Salah satu ciri gigi bayi keropos penyebab dan cara mengatasinya.

Untuk mengetahui apa saja dampak buruk dari pengaruh dot pada gigi bayi Anda, berikut ini beberapa penjelasannya untuk Anda :

1. Membuat Karies Gigi Bayi

Memiliki buah hati terutama bayi dan batita tentu sangat membuat Anda merasakan kebanggan dan mencurahkan kasih sayang sepenuhnya. Namun, tentu dalam pemilihan media dan alat sebagai pemberian asi atau susu formula banyak ibu yang menggantungkannya pada dot asi. Hal ini tentu memiliki dampak buruk dalam pemakaian jangka panjang. Efek dari dot yang dapat membuat gigi bayi dan batita Anda mudah karies karena bahan yang terkandung pada dot yang membuat gigi menjadi cepat rusak. Berikut ini cara membersihkan gigi bayi kuning yang benar.

2. Membuat Gigi Cepat Rusak

Dalam penggunaan dot asi atau susu, dampak buruk jangka panjang pada bayi dan batita Anda adalah membuat gigi bayi rusak dini. Hal ini akibat tekstur dot yang digigit terbuat dari bahan yang tidak terlalu elastis seperti puting ibu. Dan hal ini juga membuat gigi bayi keseringan mengigit dot yang berbahan agak keras berpengaruh pada kondisi gigi menjadi rentan rusak. Karena itu perhatikan bagaimana pemilihan dot yang akan digunakan pada bayi dan batita Anda. Contoh cara mengatasi gigi keropos pada bayi dan cara pencegahannya.

3. Gigi Bayi Berpotensi Menjadi Berlubang

Selain itu pengaruh dot pada gigi bayi selanjutnya adalah kerusakan gigi yang menyebabkan gigi menjadi berlubang. Karena kandungan gula pada susu formula yang dihisap melalui dot dan menyisakan zat gula jika tidak dibersihkan dengan baik dan tepat, maka gigi bayi menjadi berlubang akibat kadar gula berlebihan pada dot susu dan kurangnya perhatian ibu pada kebersihan gigi bayi. Penyebab bayi 8 bulan belum tumbuh gigi normal atau tidak? ini penjelasannya.

Sponsors Link

4. Membuat Gigi Bayi Tumbuh Tonggos

Pemakaian dot susu pada bayi tentu berdampak pada kerusakan gigi bahkan gigi permanen. Dot yang dihisap oleh bayi dan batita menggunakan sebagian besar gigi depan, hal ini dapat menimbulkan gigi bagi menjadi tonggos dan dapat menumbuhkan gigi maju kedepan. Karena itu waspadai penggunaan dot yang salah agar masalah ini tidak berdampak pada bayi dan batita Anda. Beberapa tanda tanda bayi tumbuh gigi yang perlu diketahui.

ads

5. Pengeroposan Gigi Bayi

Dampak lain penggunaan dot susu bagi bayi adalah menimbulkan gigi bayi dan batita Anda menjadi keropos. Akibat tekstur dot dan juga bakteri dan kuman yang berkembang biak pada gigi bayi. Hal ini jika tidak dibersihkan maka lama kelamaan gigi bayi Anda akan rapu dan kerospos. Gunakan juga tekstur dot yang lembut dan cocok untuk ukuran bayi dan batita Anda. Berikut tanda dan ciri gigi bayi tonggos penyebab dan ini solusinya.

6. Gigi Bayi Tumbuh Lambat

Karena dorongan dan tekanan akibat menghisap dot susu, maka hal ini dapat berdampak pada pertumbuhan gigi bayi menjadi terlambat. Untuk menghindari hal tersebut Anda dapat menggunakan dot susu sesuai dengan kebutuhan, jangan terlalu sering dan menggantungkan media ini untuk dijadikan sebagai alat minum wajib bagi bayi dan batita Anda. Seimbangkan dengan pemberian asi melalui puting Anda, terkecuali memang asi Anda tidak keluar namun harus memilih dot yang berkualitas baik dan teruji bagi bayi Anda. Anda perlu tahu berikut ini cara merawat gigi bayi yang baru tumbuh terlengkap.

7. Menimbulkan Plak Gigi Pada Bayi

Akibat timbunan gula dari sisa susu yang dihisap, maka hal ini jika dibiarkan tidak dibersihkan dapat menimbulkan plak dari sisa susu bayi. Tentu jika gigi bayi dan batita Anda mengalami hal ini dapat berangsur – angsur menyebabkan gigi tumbuh tidak sehat, gigi bayi rusak, gigi bayi berlubang dan lain sebagainya. Jadi baiknya setelah menggunakan dot susu segera bersihkan gigi bayi Anda dengan cara dielap pakai handuk lembut dan bersih atau dengan sikat gigi halus dan lembut untuk menggosok gigi bayi dan batita Anda. Masalah gigi bengkak berdarah pada anak penyebab dan gejalanya.

8. Menimbulkan Noda Gigi Pada Bayi

Untuk anak yang sudah berusia di atas 2 tahun, pemakaian dot dapat membuat gigi anak Anda menjadi bernoda. Biasanya noda akan terlihat disekitar gigi bagian atas dan bawah, jika tidak segera dibersihkan kemungkinan akan menjadi gigi rusak dan gigi keropos. Akibat sisa makanan yang tidak dibersihkan dan sisa susu dan dot yang mengandung gula. Salah satu masalah yang timbul pada gigi berlubang pada anak 2 tahun penyebab dan pencegahannya.

9. Menimbulkan Infeksi Pada Gigi Bayi

Karena kebersihan dot kurang terjaga dengan bersih, maka hal ini tentu dapat berdampak pada tumbuhnya kuman dan bakteri. Bakteri tersebut yang dapat menyebabkan munculnya infeksi pada gigi dan gusi bayi Anda, apabila kurang perhatian dan tidak menjaga kebersihan peralatan dot maka hal ini berdampak pada pertumbuhan gigi bayi Anda nantinya. Beberapa cara mengobati sakit gigi balita yang wajib diketahui.

Sponsors Link

10. Pertumbuhan Gigi Bayi Menjadi Tidak Normal

Pengaruh dot pada gigi bayi selanjutnya yaitu pemakaian dot yang dapat menghambat pada pertumbuhan gigi bayi menjadi normal. Dot dengan bahan yang keras dan hisapan yang sering dan juga ditambah dengan kebiasaan bayi menggigit – gigit dot yang tentunya berefek tumbuh gigi menjadi tidak baik atau tidak normal. Bisa jadi pertumbuhannya menjadi lambat, bertumpuk atau tidak merata. Contoh dan cara mengatasi gigi rapuh pada balita yang benar.

Sebelum Anda memberikan dot susu pada bayi dan batita Anda, alangkah baiknya berkonsultasi pada dokter bayi atau bidan Anda. Agar Anda dapat memilih produk mana yang aman dan tidak menimbulkan dampak buruk bagi pertumbuhan gigi bayi dan batita Anda. Berikut penyebab karies gigi pada anak usia balita dan perawatannya.

Semoga penjelasan mengenai pengaruh dot pada bayi bermanfaat untuk Anda, untuk lebih memperhatikan dan mewaspadi setiap alat dan asupan yang akan diberikan.

Sponsors Link
, , ,
Oleh :
Kategori : Masalah Gigi