5 Pengobatan Rumahan Gingivitis

Obat rumahan menjadi gingivitis menjadi cara yang murah sekaligus efektif untuk mengatasi radang gusi. Jika anda memulai perawatan pada tahap awal, maka pengobatan ini biasanya sudah sangat ampuh untuk mengatasi radang gusi. Sangat penting untuk merawat plak gigi sebelum berubah menjadi penyebab karang gigi hitam. Anda mungkin juga ingin meningkatkan frekuensi dan durasi menyikat gigi serta flossing gigi. Meski pengobatan rumahan menggunakan bahan alami, namun anda tidak harus menelannya. Pastikan selalu membeli produk yang berkualitas untuk digunakan pada pengobatan anda dan sebaiknya simpan dalam lemari es untuk yang tinggal di area beriklim panas seperti Indonesia.

Menghindari Gingivitis

Sebelum anda melakukan pengobatan rumahan gingivitis yang lain, pastikan jika anda sudah mempraktikkan perawatan mulut yang baik.

  • Sikat gigi dengan teratur dua kali sehari dan jika bisa, sikat gigi juga sesudah makan.
  • Pilih sikat gigi listrik untuk memaksimalkan potensi pembersihan anda.
  • Pastikan sikat gigi yang anda pilih memiliki bulu yang lembut atau ekstra lembut.
  • Ganti sikat gigi anda setiap 3 bulan sekali.
  • Lakukan flossing gigi setiap hari.
  • Jangan merokok atau mengunyah tembakau karena banyak pengaruh rokok pada gigi.
  • Batasi asupan gula.         

1. Perawatan dengan Garam

Dari hasil penelitian tahun 2016 menunjukkan jika pembilasan air garam bisa sangat bermanfaat untuk menyembuhkan gusi yang meradang karena gingivitis. Garam merupakan desinfektan alami yang membantu tubuh untuk menyembuhkan dirinya sendiri. Selain itu, air garam juga berfungsi untuk:

  • Mengurangi bakteri.
  • Menenangkan gusi yang meradang.
  • Membantu meringankan rasa sakit.
  • Menghilangkan sisa makanan.
  • Meredakan penyebab bau mulut.
  • Tambahkan 1/2 hingga 3/4 sendok teh garam pada satu gelas air hangat dan aduk sampai rata.
  • Kumur dengan larutan ini dan buang sisanya.
  • Ulangi sebanyak dua hingga tiga kali sehari.        

Menggunakan bilasan air garam terlalu sering atau terlalu lama bisa menyebabkan hal negatif pada enamel gigi. Penggunaan jangka panjang juga bisa menyebabkan gigi terkikis karena sifat asam yang dihasilkan.

2. Obat Kumur Minyak Serai

Dalam penelitian tahun 2015, minyak serai dilihat lebih efektif dibandingkan obat kumur chlorhexidine tradisional untuk mengurangi plak pada gigi dan juga gingivitis.

  • Encerkan dua sampai tiga tetes minyak esensial serai ke dalam satu cangkir air.
  • Kumur dengan larutan ini selama 30 detik lalu buang.
  • Ulangi dua sampai tiga kali sehari.

Minyak serai biasanya aman digunakan namun juga sangat ampuh untuk pengobatan rumahan gingivitis. Untuk memulai menggunakan minyak serai ini, pastikan anda mencampurnya dengan air agar tidak menyebabkan iritasi.

3. Obat Kumur Lidah Buaya

Penelitian tahun 2016 menemukan jika lidah buaya sama efektifnya dengan chlorhexidine dalam mengurangi plak dan juga radang gusi.  Kedua metode ini bisa mengurangi gejala dengan signifikan. Tidak seperti obat kumur lainnya, jus lidah buaya tidak perlu diencerkan dengan air dan sebelum digunakan, pastikan jus lidah buaya yang anda gunakan 100 persen murni.

  • Berkumur dengan jus lidah buaya selama 30 detik dan buang sisanya.
  • Ulangi cara ini sebanyak dua hingga tiga kali sehari.
  • Jika anda memiliki reaksi alergi pada lidah buaya, maka hindari cara ini.

4. Obat Kumur Minyak Pohon Teh

Dari sebuah studi tahun 2014, obat kumur minyak pohon teh bisa secara signifikan mengurangi pendarahan gingiva penyebab gusi berdarah terus menerus.

  • Tambahkan tiga tetes minyak pohon teh pada satu cangkir air hangat.
  • Gunakan larutan ini untuk berkumur selama 30 detik dan buang sisanya.
  • Ulangi sebanyak dua hingga tiga kali sehari dan anda juga bisa menambahkan satu tetes minyak pohon teh pada pasta gigi ketika menyikat gigi.

Ketika ingin mencoba cara ini untuk pertama kalinya, maka gunakan jumlah yang sangat encer. Konsentrasi tinggi dari minyak pohon teh bisa menyebabkan ruam, reaksi alergi dan juga pembakaran ringan.

5. Obat Kumur Sage

Dalam penelitian pada tahun 2015 ditemukan jika obat kumur sage bisa mengurangi jumlah bakteri penyebab plak pada gigi. Partisipan dalam penelitian bisa berkumur memakai obat kumur sage ini selama 60 detik tanpa menyebabkan iritasi. Sage memiliki sifat anti bakteri dan anti inflamasi yang bisa menyembuhkan penyebab gusi bengkak dan mengobati infeksi.

  • Rebus 1 sampai 2 gelas air dan tambahkan 2 sendok makan sage segar atau 1 sendok teh sage kering ke dalam air.
  • Biarkan mendidih selama 5 hingga 10 menit lalu saring dan diamkan sampai dingin.
  • Gunakan untuk berkumur sebanyak dua sampai tiga kali sehari.