Sponsors Link

Penyebab Alveolar Osteitis – Gejala – Pengobatan dan Pencegahan

Sponsors Link

Masalah pada kondisi gigi dan daerah sekitarnya memiliki gejala yang cukup komplek dan juga tidak menyenangkan bagi penderitanya. Gejala dapat timbul sewaktu – waktu dan membutuhkan waktu pengobatan yang tidak sebentar. Belum lagi dapat menyebabkan pada penyakit komplikasi lain seperti sinusitis, jantung, diabetes dan masih banyak lagi lainnya. Berikut ini salah satu penyebab alveolar osteitis gejala, cara mengatasi dan pencegahannya.

ads

Sakit gigi setiap penderita berbeda gejalanya, mulai dari gejala ringan sampai pada gejala berat. Untuk gejala yang ringan masih bisa dilakukan tindakan pencegahan dan pengobatan yang tidak specisfik apabila gejala sudah terlihat serius butuh pengobatan yang lebih serius. Efek dan bahaya mencabut gigi sembarangan yang wajib diketahui.

Salah satu contoh masalah penyakit gigi yaitu alveolar osteitis atau disebut juga dry socket. Alveolar osteitis adalah peradangan yang terjadi pada bagian tulang rahang, dimana hal ini terjadi selama tiga atau empat hari pasca pencabutan gigi permanen. Karena rasa sakit yang teramat sangat yang menyebabkan hal ini terjadi. Contoh cara mencabut gigi berlubang besar yang aman.

Berikut ini akan dijelaskan mengenai penyebab, gejala, pengobatan dan pencegahan alveolar osteitis seperti tersebut di bawah ini :

Penyebab Alveolar Osteitis

Siapa saja pernah mengalami hal seperti ini, umumnya darah pada area pencabutan gigi akan mengalami pembekuan sehingga menutup dan melindungi saraf dan tulang di di bawahnya. Beberapa cara mencabut gigi berlubang orang dewasa yang benar. Hal ini yang dapat disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya :

  1. Terjangkit bakteri dan kuman di dalam mulut sebelum melakukan pencabutan dilakukan.
  2. Terjadi gejala infeksi gusi.
  3. Ketidakseimbangan hormon, biasanya terjadi pada wanita.
  4. Kekurangan pasokan darah dalam tubuh.
  5. Pernah mengalami alveolar osteitis sebelumnya.
  6. Tidak memperhatikan kebersihan mulut secara rutin.
  7. Mengkonsumsi pil kontrasepsi. Berikut cara cabut gigi berlubang yang masih kokoh yang aman.
  8. Pernah melakukan tindakan pencabutan gigi geraham bungsu.
  9. Trauma pasca pencabutan atau operasi gigi.
  10. Adanya sisa akar atau tulang yang tertinggal di area pencabutan gigi.
  11. Kebiasaan terlalu banyak merokok.
  12. Infeksi pada rongga daerah mulut dan sekitarnya.
  13. Mengkonsumsi obat – obatan jenis kortikostreoid saat pemulihan.

Gejala Alveolar Osteitis

Umumnya gejala yang timbul setelah mengalami pencabutan gigi yaitu rasa nyeri dan ngilu pada daerah bekas pencabutan atau operasi. Contoh cara mencabut gigi berlubang secara tradisional dengan mudah. Masih ada beberapa gejala lain yang dapat timbul akibat pencabutan gigi Anda, berikut ini contohnya untuk Anda : 

Sponsors Link

  1. Timbul rasa sakit serius beberapa hari setelah pencabutan gigi.
  2. Bagian bekuan gumpalan darah menghilang,  menyebabkan tulang rahang terlihat rongga yang kosong.
  3. Rasa sakit dapat menjalar hingga telinga, mata, leher, atau kepala di sisi yang sama seperti pada lokasi pencabutan. Dampak dan efek Samping cabut gigi bungsu yang wajib diketahui.
  4. Menimbulkan bau atau rasa tidak sedap pada mulut.
  5. Pembengkakan kelenjar getah bening disekitar rahang atau leher.
  6. Demam ringan.
  7. Menimbulkan gejala flu.
  8. Menimbulkan gejala sinusitis Anda kambuh.
  9. Bekas pencabutan gigi akan terasa ngilu apabila terkena rasa panas dan dingin. 
    ads

Pengobatan Alveolar Osteitis

Ada beberapa tindakan yang dapat Anda lakukan untuk menghilangkan masalah rasa sakit akibat pencabutan gigi atau operasi. Salah satu cara cabut gigi bungsu tanpa operasi yang harus diketahui prosedurnya. Untuk mengetahui apa saja tindakan tersebut, berikut beberapa cara yang dapat Anda lakukan seperti di bawah ini :

  1. Rutin membersihkan dan merawat rongga dari sisa makanan yang tertinggal, dengan cara oleskan salep khusus berbahan dasar analgesik untuk meredakan rasa sakit dan melindungi tulang dan juga saraf yang terbuka. Berikut ini efek gigi bungsu tidak dicabut yang wajib diketahui.
  2. Dokter akan memberikan beberapa obat-obatan untuk meredakan gejala dry socket yang dialami, seperti obat antiinflamasi nonSteroid atau OAINS, seperti hydrocodone, acetaminophen, hingga obat antibiotik untuk mengatasi infeksi dari kuman dan peradangan.
  3. Melakukan pembersihan rongga lanjutan di rumah dengan menggunakan jarum suntik plastik dengan uujung yang melengkung untuk menyuntikan air, air garam, atau obat pembersih dari dokter. Hal ini dilakukan sampai tidak ada lagi serpihan yang tersisa pada rongga yang terluka.
  4. Dapat mengunakan ramuan air garam hangat sebagai obat kumur untuk menghilangkan rasa nyeri, bengkak dan juga menghindari dari infeksi kuman. Beberapa resiko dan akibat gigi bungsu tidak dicabut yang wajib diketahui.
  5. Gunakan obat kumur yang dapat dikonsultasikan sebelumnya oleh dokter, agar kesehatan rongga tetap terjaga kesehatannya.
  6. Untuk menghindari radang dan mengurangi rasa sakit, dokter akan menyarankan untuk mengompres air dingin di wajah terutama di daerah yang nyeri sampai kondisi membaik, dan dilanjutkan dengan kompres air panas setelahnya.

Pencegahan Alveolar Osteitis

Apabila Anda belum memiliki masalah seperti yang terjadi pada kasus alveolar osteitis, maka alangkah baiknya sedari dini rutin menjaga kesehatan gigi dan sekitarnya. Agar hal ini tidak menimbulkan penyakit lain dan kondisi yang sudah tentu tidak mengenakkan untuk Anda. Bahaya dan efek samping gigi atas dicabut wajib tahu.

Ada beberapa cara dan langkah untuk mencegah terjadinya masalah ini terjadi, berikut ini penjelasan serta contohnya untuk Anda :

  1. Menghindari aktivitas atau olahraga berat selama seminggu setelah pencabutan gigi, agar terhindar dari pencopotan pembekuan darah dari rongga.
  2. Mengonsumsi air putih lebih banyak. Hindari minuman yang mengandung alkohol, kafein, berkarbonasi, atau minuman panas selama setelah operasi dilakukan. Beberapa efek samping gigi geraham dicabut yang perlu diketahui.
  3. Menghindari makanan keras, panas, pedas dan sulit untuk dikunyah untuk beberapa waktu. Disarankan untuk mengkonsumsi yogurt dan makanan lembut lainnya.
  4. Membersihkan mulut dengan larutan air garam hangat setiap 2 jam dan setelah makan selama seminggu. Sikat gigi dianjurkan, namun hindari bagian pencabutan agar tidak melukainya.
  5. Menghindari merokok selama seminggu ke depan untuk menghindari komplikasi. Contoh dampak dan efek samping gigi dicabut yang wajib diketahui sebelum dicabut.
  6. Rutin menjaga kesehatan mulut dan gigi dengan menggosok gigi dan berkumur dengan pasta dan obat kumur anti septic.
  7. Jaga pola makanan dan minuman yang dikonsumsi, baik yang mengandung gula, makanan keras atau makanan yang lengket.

Semoga penjelasan mengenai alveolar osteitis ini dapat bermanfaat untuk Anda, agar senantiasi menjaga kesehatan mulut dan gigi dengan benar, teratur dan tepat.

Sponsors Link
, , , ,
Oleh :
Kategori : Masalah Gigi
Doctors Talk

Jangan pasang kawat gigi dulu, sebelum menyimak penjelasan Dokter gigi berikut ini