Sponsors Link

7 Penyebab dan Efek Samping Gigi Ngilu Setelah Proses Pembersihan Karang Paling Lengkap

Sponsors Link

Karang gigi merupakan salah satu masalah pada gigi yang sering terjadi. Munculnya karang gigi disebabkan penumpukan plak dan kotoran yang menempel di gigi dalam jangka waktu yang lama. Cara yang paling tepat untuk menghilangkan karang gigi adalah melalui proses scaling atau proses pembersihan karang gigi. Tapi banyak orang yang malas melakukan scaling gigi karena rasa ngilu yang menjadi efek samping pasca scaling ini.

ads

Dampak negatif setelah membersihkan karang gigi pada gigi yang memang sudah terdapat kerusakan pada gusinya, biasanya gigi akan terasa ngilu. Gigi yang ngilu setelah pembersihan karang gigi dapat disebabkan oleh adanya sebagian akar gigi yang sebelumnya tertutup karang gigi menjadi terbuka karena karang gigi dihilangkan dan sensitif setelah karang gigi dibersihkan.

Karang gigi berpotensi merusak gigi dan menimbulkan masalah pada gusi. Pada kasus yang parah, karang gigi bahkan bisa membuat tulang rahang habis dan gigi rontok. Karang gigi berbahaya karena memang karang gigi sebetulnya adalah bakteri. Karena itu, membersihkan karang gigi adalah hal yang penting.

Penyebab dan Efek Samping Pembersihan Karang Gigi

Artikel kali ini akan menjelaskan tentang dampak atau efek samping gigi ngilu setelah karang gigi dibersihkan. Ada beberapa efek samping yang normalnya dan umumnya bersifat sementara setelah perawatan pembersihan karang gigi. Berikut ini daftar efek samping yang mungkin terjadi dan Solusi untuk meredakan efek samping tersebut :

1. Ngilu

Membersihkan karang gigi bisa membuat gigi terasa ngilu. Tidak semua pasien mengalami hal ini. Pasien yang karang giginya masih lunak dan mudah dibersihkan kurang rentan mengalami ngilu. Pasien dengan karang gigi yang tebal, keras dan sulit dibersihkan lebih rentan mengalami ngilu setelah perawatan.

2. Gigi sensitif

Gigi sensitif bisa terjadi setelah membersihkan karang gigi. Hal ini terjadi karena karang gigi menempel pada lapisan enamel dan lapisan itu turut terkelupas saat karang gigi dikelupas. Bagian yang lapisan enamelnya turut terlepas bersama karang gigi akan terasa sensitif terhadap suhu, asam, dan manis.

3. Rasa Kurang Nyaman

Rasa ngilu dan sensitif pada gigi membuat gigi jadi terasa kurang nyaman. Hal ini diakibatkan karena belum terbiasanya terhadap kondisi gigi yang baru. Namun seiring berjalannya waktu, anda akan menjadi terbiasa

4. Nafsu Makan Berkurang

Nafsu makan bisa berkurang setelah perawatan karena gigi jadi terasa kurang nyaman. Karena itu, sebaiknya Anda makan kenyang sebelum bersiap pergi ke dokter gigi. Pulang dari dokter gigi, perut masih kenyang. Tinggal ngaso. Pagi hari bangun, nafsu makan sudah pulih lagi.

Sponsors Link

5. Berdarah

Membersihkan karang gigi biasanya keluar darah. Tidak banyak dan cepat sembuh pada orang yang sehat/ normal. Pasien yang menderita penyakit darah sulit membeku dan penyakit diabetes punya potensi untuk mengalami kesulitan pembekuan darah. Jika Anda menderita penyakit ini, sampaikan kepada dokter sebelum membersihkan karang gigi.

6. Akar Gigi Tersingkap

Pembersihan karang gigi yang dalam bisa membuat gusi terkelupas sehingga akar gigi jadi tersingkap. Hal ini bisa membuat gigi jadi terasa sensitif. Risiko lainnya, bakteri  jadi menempel ke akar yang tersingkap itu. Gunakan obat kumur dan berkumur air garam hangat untuk mengurangi risiko ini.

7. Gusi Jadi Empuk dan Bengkak

Setelah prosedur pembersihan karang gigi, terkadang ada pasien yang gusinya jadi empuk dan bengkak. Konsultasikan dengan dokter gigi kami jika Anda mengalami hal ini.

ads

Cara Menghindari Rasa Ngilu Setelah Membersihkan Karang Gigi

Untuk menghindari rasa ngilu yang berlebihan sesaat setelah scaling gigi, hal ini mungkin perlu anda lakukan :

  • Perbanyak Berkumur

Untuk mengurangi rasa ngilu, cobalah untuk sering berkumur. Berkumur sebaiknya dilakukan setidaknya lima kali dalam sehari. Anda juga dapat berkumur dengan mouth wash yang mengandung Chlorhexidine gluconate. Alternatif lainnya adalah campuran dari air daun sirih dan air garam.

  • Minum Air Putih

Setelah scaling, sebaiknya hindari minuman berkafein seperti kopi atau teh. Minumlah 8 gelas air putih setiap hari, karena air putih sangat baik untuk menjaga kesehatan gigi dan mencegah karang gigi.

  • Konsumsi Buah dan Sayur

Buah dan sayuran mengandung banyak serat dan vitamin. Vitamin bermanfaat untuk meningkatkan produksi air liur yang mampu mengurangi rasa ngilu pasca scaling gigi.

  • Rajin Memeriksa Gigi ke Dokter Anda

Dengan mengunjungi dokter gigi setidaknya setiap 6 bulan sekali, akan mudah mengetahui kondisi gigi anda. Dokter pun lebih mudah untuk memberikan penanganan yang tepat. Rasa ngilu pada saat setelah membersihkan karang gigi mungkin akan tetap timbul, namun biasanya akan hilang setelah dua hari. Jika lebih dari 6 hari Anda masih merasakan sakit, sebaiknya Anda mengunjungi dokter gigi untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Pantangan yang Harus Dihindari Setelah Membersihkan Karang Gigi

Berikut beberapa pantangan setelah membersihkan karang gigi yang perlu dihindari:

  • Makanan dan Minuman yang Terlalu Panas atau Dingin

Biasanya setelah proses membersihkan karang gigi akan membuat gigi menjadi lebih sensitif dari biasanya untuk sementara waktu. Makanan dan minuman yang terlalu dingin atau panas bisa mempengaruhi syaraf di gigi yang baru saja dibersihkan karangnya sehingga bisa meningkatkan resiko ngilu pada gigi. Oleh karena itu disarankan untuk menghindari makanan dan  minuman yang terlalu panas atau dingin untuk mencegah  rasa ngilu di gigi.

  • Makanan Keras dan Kecil yang Bisa Menusuk-nusuk

Mengunyah makanan dengan tekstur keras biasanya kan menciptakan rasa tidak nyaman bahkan rasa ngilu. Selain itu hindari makanan  kecil yang remahannya bisa menusuk-nusuk. Beberapa makanan yang dimaksud seperti keripik, jagung goreng, kacang goreng dan snack lain yang sejenis. Makanan kecil dengan tekstur yang menusuk bisa meningkatkan resiko gusi berdarah dan bengkak. Ada baiknya menghindari makanan dengan tekstur demikian selama kurang lebih 5 hari setelah melakukan scalling.

  • Tidak Menjaga Kebersihan Rongga Mulut

Karang gigi terbentuk dari sisa makanan yang tidak dibersihkan secara sempurna. Karang gigi adalah rumah bakteri di rongga mulut sehingga bisa menimbulkan berbagai resiko gangguan dan penyakit gigi. Disarankan untuk selalu membersihkan karang gigi guna mencegah datangnya kembali plak dan karang gigi. Setidaknya gosoklah gigi setiap hari secara teratur minimal 2 kali sehari. Tak lupa pula agar selalu mengontrol kesehatan gigi setiap enam  bulan  sekali.

Sponsors Link

Itulah beberapa pantangan yang perlu dihindari setelah melakukan pembersihan karang gigi. Sekalipun membersihkan karang gigi menimbulkan beberapa efek samping, namun itu lebih baik daripada membiarkan karang gigi menjadi menumpuk sehingga bisa menimbulkan penyakit.

Sekian artikel yang bisa saya bagikan kali ini, semoga bermanfaat dan bisa menjadi sumber referensi bagi teman-teman dan sampai jumpa lagi dilain artikel. Semoga artikel ini bisa membantu dan membawa banyak manfaat bagi sobat semua. Sampai jumpa di artikel selanjutnya. Terima kasih sudah meluangkan waktu untuk membaca artikel kali ini. Jangan lupa untuk terus update perkembangan artikel – artikel baru berikutnya. Salam hangat selalu dari penulis.

Sponsors Link
, , , , ,
Oleh :
Kategori : Masalah Gigi