Sponsors Link

5 Penyebab Gigi Balita yang Baru Tumbuh Berwarna Kuning

Sponsors Link

Usia 22 bulan sampai kira-kira 3 tahun adalah masa pertumbuhan atau erupsi gigi susu pada balita. Setelah anak masuk usia 6 atau 7 tahun, selanjutnya gigi tersebut akan tanggal dan akan diganti oleh gigi tetap sebab itu perlu dilakukan manfaat menyikat gigi untuk tumbuh kembang anak. Faktor nutrisi sangat berperan penting dalam pembentukan komponen gigi,

ads

yaitu yang kaya vitamin A, C, D, kalsium serta flourida,yang bertujuan untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut. Selain itu, kurangilah asupan gula atau berikan jenis gula yang aman untuk gigi anak,susu atau makanan yang berada di rongga mulut memang bisa memengaruhi kondisi gigi anak.

Itu sebabnya, kita harus menjaga kebersihan mulut, gigi dan gusi yakni mencegah gigi sensitif sejak anak anak. Mulailah dengan menggunakan kain atau kassa, atau paling tidak berkumurlah untuk membantu mengurangi kontak antara zat yang terkandung dalam makanan atau minuman dengan gigi-geligi.

Kenalkan sikat gigi dan pasta gigi sejak usia 2-3 tahun dan pahami alasan pasta gigi anak dan dewasa harus dibedakan. Hindari kegiatan mengisap yang bukan makanan (non-nutritive sucking), seperti mengisap jari atau empeng karena akan menyebabkan maloklusi gigi (posisi gigi yang tidak rata sehingga mulut tidak dapat menutup rapat),

terutama bila anak masih mengisap jari atau empeng pada usia di atas 1 tahun. Gusi yang sehat berwarna merah muda sampai merah tua, seharusnya anak mendapat perbedaan penanganan masalah gigi dewasa dan anak anak. Lalu sebenarnya apa saja yang menjadi penyebab gigi anak balita yang baru tumbuh berwarna kuning? Berikut penjelasannya.

Penyebab Gigi Balita Berwarna Kuning

1. Biasanya dikarenakan kebiasaan buruk yang dimiliki anak, yaitu jarang menggosok gigi. Bagi orang tua ajarkan dan biasakanlah anak anda untuk menggosok gigi sedini mungkin. Gunakan juga pasta gigi yang memang khusus untuk anak. kemudian ajarkan juga pada anak bagaimana menggosok gigi yang benar.

Jika anak jarang menggosok gigi maka sisa makanan pada gigi akan menjadi plak dan membuat gigi menjadi berubah warna. Perubahan warna ini tidak secara langsung namun bertahap, untuk itu anda harus lebih perhatian pada kebiasaan – kebiasaan kecil anak

2. Jika kebiasaan itu sudah diterapkan namun gigi anak masih tetap saja berwarna kuning, mungkin hal itu disebabkan oleh email gigi anak yang lemah. Email gigi yang lemah ini dapat menimbulkan perubahan warna pada gigi. Penyebab ini biasanya dikarenakan faktor keturunan, untuk itu anda bisa membawa anak pada dokter gigi agar tahu apakah anak memiliki email gigi yang kuat ataukah kerena penyebab yang lainnya.

3. Jika karena faktor keturunan biasanya orang tua juga dapat mengalami perubahan gigi pada anak. Jika anak sering sakit kemudian sering diberikan obat – obatan yang memiliki bahan kimia bisa juga memberikan efek samping buruk yaitu perubahan warna pada gigi menjadi warna kuning.

Sponsors Link

Jika anak sakit sebaiknya berikan obat – obatan yang tidak memiliki efek samping yang terlalu merugikan anak. Atau mungkin bisa ibu konsultasikan dengan dokter agar tetap bisa menjaga kesehatan gigi anak. Biasanya obat yang

memiliki kandungan zat besi ini akan membuat anak memiliki perubahan warna pada gigi dengan cepat. Selain itu ketika ibu mengandung kemudian mengkonsumsi beberapa antibiotic juga bisa menyebabkan kerusakan gigi pada anak ketika sudah lahir.

4. Terlalu banyak fluoride pada anak juga merupakan salah satu faktor yang menyebabkan perubahan warna pada gigi. Hal ini yang sering tidak disadari oleh para orang tua, biasanya orang tua akan membuatkan susu anak dengan menggunakan air yang mengandung fluoride yang sangat tinggi. Jika hal ini terus dilakukan maka akan memberikan perubahan warna gigi lebih cepat.

ads

Tidak hanya menyebabkan perubahan warna tetapi juga bisa membuat gigi anak rusak. Berawal dengan adanya perubahan gigi yang samar – samar, kemudian gigi berubah menjadi bergaris dan ada tandanya setelah itu bisa saja merusak gigi. Para orang tua dapat menggunakan air yang tidak ada kandungan fluoride untuk membuat susu anak agar lebih aman.

5. Jika perubahan warna gigi anak terlalu cepat bisa jadi itu merupakan salah satu ciri – ciri dari adanya beberapa penyakit yang berbahaya. Periksakanlah pada dokter gigi apa penyebabnya. Hepatitis dan juga penyakit jantung bisa juga menyebabkan perubahan gigi pada anak.

Setelah kita mengetahui penyebab gigi kuning pada balita, selanjutnya kami akan berikan juga tips memutihkan gigi kuning pada anak balita.

  • Gunakan susu dan air putih

Pada usia balita biasanya anak hanya akan sering minum dan jarang makan. Untuk itu anda harus menggunakan minuman yang tepat untuk anak anda agar tidak ada perubahan warna pada gigi anak. Misalnya hanya susu dan air putih saja. Jangan memberikan minuman yang lainnya seperti teh dan lain sebagainya. Hal tersebut akan membuat gigi anak berubah warna dengan cepat.

  • Hindari jus dalam kemasan

Jus memang menjadi minuman yang sehat untuk anak sebab terbuat dari beberapa bahan yang alami. Sebenarnya anda tidak perlu memberikan jus pada anak, memakan buah atau sayuran tanpa digunakan sebagai jus akan jauh lebih baik. Namun jika terpaksa harus memberikan jus pada anak maka anda bisa membuat jus sendiri tanpa harus membeli jus yang ada dalam kemasan.

  • Minum Air Putih Ketika Akan Tidur

Sebaik – baiknya minuman adalah air putih, hal ini berlaku untuk semua umur tidak hanya pada orang dewasa tetapi juga pada anak – anak. Air putih sangat dibutuhkan oleh tubuh kita, anda bisa membiasakan anak anda untuk minum air putih tanpa campuran gula atau apapun. Air putih tidak akan merusak gigi, justru akan membantu membunuh kuman dan membersihkan gigi dari plak.

  • Perhatikan Tabel Makanan

Jika anak anda menggunakan susu formula dalam kemasan atau bubur dalam kemasan maka anda bisa melihat tabel nilai gizi yang ada di kemasan. Memberikan anak minuman atau makanan dalam kemasan akan membuat gigi anak menjadi berubah warna. Kandungan seperti laktosa, glukosa, sukrosa dapat membuat gigi berubah warna.

  • Jangan Menambahkan Gula

Untuk makanan atau minuman anak sebisa mungkin untuk tidak menambahkan gula. Sebab gula juga bisa memberikan dampak perubahan warna gigi lebih cepat. Sekalipun nanti rasanya tidak manis ini akan menjadi kebiasaan untuk anak agar tidak merusak gigi.

Nah, kurang lebih seperti itulah beberapa informasi  mengenai penyebab gigi balita yang baru tumbuh lengkap dengan tips untuk memutihkannya. Semoga tulisan kali ini bisa menambah wawasan dan juga bermaanfaat. Tetap jaga kesehatan dan rajin rajinlah berkonsultasi pada dokter. Terimakasih.

Sponsors Link
, , , , ,
Oleh :
Kategori : Masalah Gigi
Doctors Talk

Jangan pasang kawat gigi dulu, sebelum menyimak penjelasan Dokter gigi berikut ini