Sponsors Link

10 Penyebab Gigi Bengkak Pada Anak yang Wajib Diketahui

Sponsors Link

Salah satu pertumbuhan yang paling menonjol dan paling diantisipasi pada anak adalah pertumbuhan gigi. Pada umumnya, pertumbuhan gigi pada anak dimulai ketika anak berusia 6 bulan. Pertumbuhan gigi ini akan melalui proses atau tahap hingga anak berusia 2 hingga 3 tahun.

ads

Gigi merupakan organ terpenting yang patut dijaga serta dirawat dengan baik karena gigi mengambil peran yang sangat penting dalam proses pencernaan makanan yang dikonsumsi. Gigi berfungsi untuk merobek, mengunyah dan menghancurkan makanan agar dapat lebih mudah ditelan untuk diproses lebih lanjut. Selain itu, gigi juga merupakan salah satu penunjang utama yang mempengaruhi penampilan seseorang.

Merawat dan menjaga kesehatan gigi anak sudah menjadi tanggung jawab dari orang tua. Orang tua perlu menanamkan pemahaman tentang pentingnya menggosok gigi sejak dini pada anak-anak mereka. Hal ini bertujuan untuk mencegah terjadinya berbagai jenis-jenis penyakit gigi  dan jenis-jenis penyakit mulut pada masa yang akan datang seperti karies gigi, periodentitis dan gigi susu anak keropos.

Adapun salah satu masalah yang kerap dialami oleh anak-anak adalah Gigi bengkak. Gigi bengkak yang dimaksud di sini bukan giginya yang membengkak akan tetapi area yang ada di sekitar gigi. Gigi bengkak dapat disebabkan oleh beberapa faktor. Berikut ini akan dibahas mengenai penyebab gigi bengkak pada anak:

1. Sakit Gigi

Sakit gigi bisa menyebabkan area sekitar gigi menjadi bengkak. Hal ini disebabkan oleh adanya gas yang dihasilkan oleh bakteri mulut yang berkumpul saat terjadi infeksi. Jadi, ketika terjadi infeksi akan menyebabkan peradangan pada gusi. Akibatnya area sekitar gigi pun ikut membengkak. Pipi ataupun leher uga bisa jadi ikut membengkak saat infeksi pada gigi terjadi.

2. Karang Gigi

Karang gigi pada anak juga dapat memicu terjadinya gigi bengkak. Karang gigi ini terbentuk dari plak yang mengeras dan juga dikenal dengan sebutan dental kalkulus. Plak akan berubah menjadi karang gigi dalam kurun waktu tertentu atau biasanya lebih dari 10 hari. Biasanya karang gigi terbentuk di antara celah gigi dan gusi yang sulit dijangkau oleh sikat gigi, sehingga pembentukannya cenderung tidak terkontrol dan hanya bisa dibersihkan oleh dokter gigi.

3. Radang Gusi

Radang gusi adalah penyebab tersering gusi bengkak. Radang gusi atau juga dikenal sebagai gingivitis ini merupakan penyakit yang menyebabkan gusi menjadi iritasi dan kemudian mengalami pembengkakan. Adapun penyebab terjadinya radang gusi adalah kebersihan mulut yang buruk, yang memungkinkan plak menumpuk pada garis perbatasan gusi dan gigi.

4. Plak

Plak merupakan lapisan yang berasal dari sisa-sisa makanan yang tidak dibersihkan sehingga menimbulkan zat berwarna kekuningan pada permukaan gigi. Pembentukan plak pada gigi tidak hanya menyebabkan gigi berlubang tapi juga menyebabkan infeksi. Plak yang menumpuk dapat masuk ke dalam gusi dan menyebabkan peradangan. Akibatnya, area sekitar gigi pun bisa menjadi bengkak.

Sponsors Link

5. Gigi berlubang

Gigi berlubang besar merupakan tempat paling cocok untuk menjadi sarang bakteri yang dapat menyebarkan infeksi pada area gigi. Reaksi peradangan kemudian timbul di daerah akar gigi saat sistem imun bekerja dan kadang menyebabkan gusi bengkak.

6. Kurang Vitamin 

Kekurangan vitamin, terutama vitamin B dan C, dapat menyebabkan gigi bengkak. Hal itu dikarenakan vitamin, seperti vitamin C memainkan peran penting dalam pemeliharaan dan perbaikan gigi dan gusi. Vitamin C juga penting untuk meningkatkan daya tahan tubuh agar tidak mudah terkena infeksi. Jika kadar vitamin C anak turun terlalu rendah, maka kemungkinan pembengkakan gigi dapat terjadi.

ads

7. Alergi

Penyebab gigi bengkak pada anak selanjutnya adalah karena adanya reaksi alergi terhadap bahan yang terkandung dalam pasta gigi, makanan, obat-obatan atau bahkan kawat gigi, dapat menyebabkan iritasi dengan gejala kemerahan dan pembengkakan pada jaringan gusi.

8. Tumbuh Gigi

Tumbuh gigi juga bisa membuat area sekitar gigi menjadi bengkak. Saat gigi tumbuh, ada zat-zat kimia yang dikeluarkan oleh tubuh dan membuat gusi mulai terpisah sehingga memungkinkan bertumbuhnya gigi. Sehingga mulut si kecil akan terasa sakit saat giginya mulai menekan area gusi dan hal ini membuatnya tidak nyaman.

9. Daya tahan tubuh menurun

Saat daya tahan tubuh menurun, infeksi jamur dan virus berpotensi menyebabkan gusi bengkak. Infeksi ini dapat menular dan menyebar dengan cepat. Gejalanya termasuk sariawan, demam, gusi bengkak dan berdarah, nyeri, sulit menelan, hingga demam.

10. Kesalahan Saat Gosok Gigi

Proses menyikat gigi yang salah dapat melukai gusi, menyebabkan radang, dan perdarahan. Untuk itu anda sebagai orang tua harus mengajari anak anda tata cara menyikat gigi dengan benar.

Setelah mengetahui penyebab gigi bengkak pada anak. Berikut ini akan diulas beberapa cara untuk mengatasinya:

  • Berkumur dengan air garam.
  • Mengompres area bengkak dengan air dingin atau air hangat.
  • Memberikan obat anti nyeri. Tapi ingat, pemakaiannya harus sesuai dengan saran dokter.
  • Perbanyak mengkonsumsi buah-buahan yang mengandung banyak vitamin, utamanya vitamin C.
  • Mengkonsumsi makanan yang menyehatkan gigi seperti sayur-sayuran.
  • Membatasi makanan yang dapat merusak gigi seperti permen, coklat, soda, dll.
  • Rutin berkonsultasi dengan dokter gigi.

Demikianlah pembahasan kali ini mengenai penyebab gigi bengkak pada anak dan cara mengatasinya. Semoga bermanfaat dan terima kasih.

Sponsors Link
, ,
Oleh :
Kategori : Masalah Gigi
Doctors Talk

Jangan pasang kawat gigi dulu, sebelum menyimak penjelasan Dokter gigi berikut ini