Sponsors Link

10 Penyebab Gigi Gemeretak Saat Tidur dan Cara Mengatasinya

Sponsors Link

Pernahkah anda mendengar ada orang yang menggemeretakkan giginya pada saat dia sedang tidur? Kelainan ini yang dinamakan Bruxism. Bruxism adalah suatu kelainan dimana seseorang selalu mengesek – gesekkan gigi – geligi rahang atas dan rahang bawahnya, sewaktu ia sedang tidur dan tanpa disadarinya. Kelainan yang menjadi kebiasaan ini pada awalnya tidak memerlukan penaganan khusus. Namun lama – kelamaan apabila kondisi ini berlanjut, maka perlu mendapatkan penanganan medis yang serius.

ads

Sebagian besar bruxism terjadi saat seseorang sedang dalam keadaan tertidur, sehingga kondisi ini dihubungkan dengan gangguan tidur. Biasanya bruxism diikuti dengan gangguan tidur lainnya, seperti mendengkur dan juga sleep apnea atau berhenti nafas sesaat ketika tidur. Apabila dibiarkan bruxism dapat mengalami komplikasi dan akan berakibat buruk pada kesehatan gigi. Berikut ini, kita akan membahas tentang penyebab gigi gemeretak saat tidur.

Penyebab Gigi Gemeretak Saat Tidur

Bruxism memiliki kaitan yang erat dengan kondisi psikologis juga kondisi seputar gigi dan mulut seseorang. Kondisi inilah yang membuat orang tersebut menekan giginya keatas dan kebawah tanpa sadar. Selain itu ada beberapa penyebab lain seseorang memiliki kelainan gigi gemeretak, di antaranya adalah:

1. Reaksi Terhadap Rasa Sakit

Pada anak – anak, bruxism biasanya terjadi akibat reaksi terhadap rasa sakit atau ketidaknyamanan. Seperti pada saat mereka menderita flu, nyeri karena tumbuh gigi, infeksi telinga atau karena reaksi alergi terhadap sesuatu.

2. Masalah Emosional

Masalah emosional biasanya menjadi salah satu penyebab utama bruxism, misalnya keadaan rasa amarah yang terpendam, stress berat, perasaan cemas, dan bahkan frustasi.

3. Masalah Kepribadian

Masalah kepribadian juga dapat menjadi penyebab bruxism. Seperti orang yang aktif, hiperaktif, agresif, kompetitif, dan tidak mau kalah.

4. Posisi Tidur

Penyebab lain yang dapat memicu penyebab munculnya bruxism adalah posisi tidur yang salah atau kurang baik.

5. Memiliki Gangguan Tidur

Salah satu penyebab bruxism adalah menderita gangguan tidur seperti insomnia, mengorok, dan sleep apnea.

6. Susunan Gigi

Susunan gigi yang tidak rata disebabkan posisi rahang yang tidak simetris, mengakibatkan gigi tidak dapat bertemu sebagaimana mestinya. Hal ini juga dapat mengakibatkan terjadinya bruxism. ( Anda dapat menambah wawasan dengan membaca artikel tentang struktur gigi dan fungsinya).

Sponsors Link

7. Penyakit Asam Lambung

Penyakit asam lambung yang naik ke tenggorokan yang disebabkan karena stress, adalah salah satu pemicu munculnya kebiasaan mengeretakkan gigi.

8. Gaya Hidup

Gaya hidup yang tidak sehat seperti merokok, mengkonsumsi minuman beralkohol, dan mengkonsumsi obat – obatan terlarang dapat menjadi salah satu pemicu munculnya bruxism.

ads

9. Efek Samping dari Obat – obatan Psikiatri

Efek samping dari obat – obatan psikiatri juga dapat menjadi salah satu penyebab munculnya bruxism, walaupun hal ini jarang terjadi. Contohnya seperti phenothiazines atau antidepresan.

10. Komplikasi Kelainan Lainnya

Salah satu yang dapat menjadi penyebab munculnya kebiasaan bruxism adalah komplikasi kelainan lainnya, seperti penyakit Parkinson atau Huntington.

Begitu banyaknya penyebab dari gigi gemeretak saat tidur atau bruxism yang telah kita bahas diatas. Kemudian apa sajakah akibatnya? Berikut ini merupakan beberapa akibat dari kelainan atau kebiasaan bruxism yang dapat terjadi.

Akibat Gigi Gemeretak Saat Tidur

  • Permukaan gigi atau email gigi menjadi aus, sehingga gigi menjadi lebih sensitif. (Artikel terkait tentang penyebab gigi sensitif dan cara mengatasi gigi sensitif).
  • Gigi dapat menjadi retak, longgar atau bahkan dapat menyebabkan gigi tanggal. (Anda dapat menambah wawasan dengan membaca jenis jenis penyakit gigi dan jenis jenis penyakit mulut).
  • Dapat mengakibatkan nyeri pada rahang atau bahkan temporo mandibular disorder (TMD), sakit telinga, dan sakit kepala.
  • Bruxism juga dapat mengakibatkan terjadinya gangguan pola makan, terjadi lekukan – lekukan pada lidah, dan sulit membuka mulut.
  • Salah satu akibat dari kebiasaan bruxism antara lain dapat terjadi nyeri pada beberapa area wajah, dan bahkan bentuk wajah menjadi berubah.

Cara Mengatasi Gigi Gemeretak Saat Tidur

Beberapa cara untuk membantu penderita bruxism berhenti menggemeretakkan giginya antara lain:

  • Pada anak – anak lakukan pijatan – pijatan perlahan dan latihan ringan pergerakan tangan dan kaki untuk mengendurkan otot – ototnya. Selain itu beri mereka cukup minum air putih untuk menghindari dehidrasi yang juga dapat menjadi pemicu bruxism.
  • Bawalah anak anda ke dokter jika menggemeretakkan gigi terjadi lebih dari seminggu. Dokter biasanya akan memberikan pelindung gigi untuk mencegah terjadinya kerusakan pada mahkota gigi anak.
  • Hindari merokok, mengkonsumsi alkohol, minuman berkafein, bersoda, obat – obatan, dan gaya hidup yang tidak sehat lainnya. Hentikan kebiasaan seperti mengunyah permen karet, menggigit pensil atau pulpen, dan menggigit – gigit kuku.
  • Melakukan terapi perilaku medis untuk menghilangkan stress. Selain itu melatih diri untuk membuat lebih rileks otot – otot rahang, dengan cara menempelkan handuk hangat pada pipi dan telinga setiap hari. Dapat juga melakukan olah wajah dengan cara memposisikan lidah diantara gigi aras dan gigi bawah. Tidur dan istirahat yang cukup.
    Sponsors Link

  • Segeralah mengunjungi dokter jika bruxism tidak dapat anda hentikan. Salah satu tindakan yang akan diambil oleh dokter antara lain pemberian alat pelindung gigi seperti occlusal splint atau mouth guard (anda dapat membaca antikel terkait tentang manfaat pelingung gigi). Selain itu memberikan obat – obatan untuk mengurangi rasa sakit dan untuk melemaskan otot – otot rahang yang tegang, juga untuk membantu mengurangi stress.

Penyebab gigi gemeretak saat tidur, akibatnya, dan cara mengatasinya yang telah dibahas diatas semoga dapat menambah wawasan dan dapat membantu mengatasi masalah anda. Demikianlah artikel singkat ini kami sajikan, semoga bermanfaat untuk semua pembaca. Ikuti terus antikel – artikel informatif kami lainnya, hanya di Halogigi.com. Tetaplah menjaga kesehatan gigi dan mulut anda.

Sponsors Link
, , ,
Oleh :
Kategori : Masalah Gigi