Sponsors Link

Ini Dia Penyebab Gigi Keropos Padahal Rajin Sikat Gigi

Sponsors Link

Kerusakan gigi bisa menghampiri siapa saja tanpa adanya batasan usia. Selain pola makan yang salah, kurangnya asupan mineral dan kalsiun dapat menjadi salah satu pemicunya. Salah satu kerusakan gigi yang paling sering dialami oleh kebanyakan orang adalah masalah gigi keropos.

ads

Gigi yang keropos dapat disebabkan karena berbagai penyebab, salah satunya adalah karies gigi terutama pada orang dengan kebersihan gigi dan mulut yang kurang terjaga.

Karies gigi diawali oleh penumpukan plak yang tidak dibersihkan dengan baik, dan dipengaruhi juga oleh pola makan. Bakteri yang terdapat pada rongga mulut akan mengubah sisa makanan yang tersisa menjadi asam, yang akan melunakkan gigi. Lama kelamaan gigi akan keropos hingga terjadi lubang, dan patah sedikit demi sedikit.

Gigi yang keropos juga dapat disebabkan karena adanya gangguan tumbuh kembang gigi di masa kanak-kakak, yaitu saat terjadinya proses peletakan mineral-mineral yang penting dan menjadi penyusun utama struktur gigi, seperti misalnya kalsium. cara mengatasi gigi keropos dan hitam bisa anda jadikan sebagai informasi tambahan.

Gangguan tumbuh kembang ini bisa terjadi karena kekurangan nutrisi, atau anak menderita penyakit yang cukup berat saat proses tersebut sedang terjadi. Akibatnya, struktur gigi menjadi kurang kuat dan lebih rentan terhadap kerusakan.

Adapun makanan yang berisiko merusak gigi adalah makanan yang manis dan asam, sebab kedua makanan ini akan menciptakan kondisi yang ideal bagi bakteri perusak gigi untuk berkembang biak. Oleh karena itu, drg Zaura menyarankan agar lebih sering makan makanan berserat seperti buah apel atau tebu untuk membersihkan gigi.

Secara nasional, drg Zaura menyoroti rendahnya kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan gigi. Pasalnya, dalam banyak kasus yang dia temui, banyak masyarakat Indonesia yang datang ke dokter gigi saat kerusakan giginya sudah parah dan perlu dicabut.

“Rata-rata masyarakat kita mencabut 5 gigi. Dari kesemua gigi itu, yang terselamatkan hanya 25 persen, maka rata-rata ada 4 gigi yang harus dicabut. Jadi mayoritas masyarakat Indonesia mengemut gigi busuk yang mengandung bakteri dan bisa masuk ke organ tubuh lainnya,” terangnya.

PDGI sendiri, menurut drg Zaura, berupaya menurunkan angka penyakit gigi dan mulut dengan cara mendorong anggotanya untuk melakukan upaya pencegahan. Mempertahankan gigi yang sehat tetap sehat adalah kuncinya. Apabila sudah terlihat adanya kerusakan, dokter bisa melapisi permukaan gigi.

Hal – hal yang mungkin bisa anda lakukan untuk mencegah gigi berlubang atau keropos ialah:

  • Jagalah Kebersihan Gigi

Menjaga kebersihan gigi adalah salah satu cara paling ampuh dalam mencegah dan menghindari masalah pada gigi. Untuk menjaga kebersihan gigi anda bisa melakukannya dengan rajin menggosok gigi sekurang-kurangnya dua kali dalam sehari dengan pasta gigi yang mengandung fluoride.

Terutama pastikan jika anda selalu menggosok gigi setelah makan dan sebelum hendak tidur. Kesehatan gigi yang terjaga akan menghindarkan gigi dari berbagai keluhan termasuk dengan bau mulut akibat sisa makanan yang menyelip pada gigi yang membusuk dan membuat aroma nafas tidak segar.

  • Berkumurlah Dengan Obat Kumur

Berkumur dengan menggunakan obat kumur berfungsi untuk membersihkan mulut dan gigi dari bakteri yang masih disisakan oleh pasta gigi. Selain itu, membersihkan gigi menggunakan obat kumur akan membantu mencegah terbentuknya plak dan karang gigi.

  • Kurangi Konsumsi Makanan yang Dapat Menyebabkan Gigi Berlubang

Untuk menghindari sebuah penyakit salah satu cara paling efektif adalah dengan menghindari segala penyebabnya. Demikian pula dengan menegah gigi keropos dan berlubang.

Sponsors Link

Hindari makanan yang dapat menyababkan gigi berlubang dan keropos seperti coklat permen dan kue serta minuman yang bersifat asam seperti soda atau jus asam. Kenali gejala dan gangguan yang terjadi pada gigi anda terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk mencoba cara yang penulis. Jika keluhan masih berlanjut, segera hubungi dokter.

Sponsors Link
, , , ,
Oleh :
Kategori : Masalah Gigi