Sponsors Link

6 Penyebab Gigi Retak dan Cara Mengatasinya

Sponsors Link

Ketika sedang mengunyah sesuatu, terkadang gigi retak dan ngilu terjadi namun langsung menghilang sehingga sering disepelekan banyak orang. Hal yang sering dilakukan adalah menghindari beberapa jenis makanan tertentu supaya rasa sakit tidak kembali dirasakan atau hanya mengunyah dengan salah satu sisi mulut saja. Jika hal ini memang anda alami, maka harus diwaspadai jika anda mengalami masalah gigi retak. Lalu, apa saja penyebab gigi retak dan bagaimana cara mengatasinya?, simak ulasan lengkapnya dari kami berikut ini.

ads

Penyebab Gigi Retak

Sebetulnya, penyebab gigi retak sendiri masih belum bisa dipastikan. Akan tetapi, ada beberapa faktor yang diyakini bisa memicu kondisi ini, seperti:

  1. Perubahan Suhu

Penyebab gigi retak yang pertama bisa terjadi karena perubahan suhu. Mengkonsumsi minuman  atau makanan panas ketika cuaca sedang dingin bisa menyebabkan keretakan pada gigi anda yang tak kasat mata. Keretakan yang terjadi umumnya memang hanya sebatas estetika, namun semakin lama bisa menyebabkan noda dari teh, minuman anggur atau kopi. Apabila kerusakan gigi semakin parah dan masuk ke dentin gigi, maka gigi sensitif bisa terjadi yang kemudian berkembang menjadi infeksi atau penyakit abses gigi. Perubahan suhu lain seperti minum es sesudah mengkonsumsi makanan panas atau kebiasaan buruk menggigit es juga bisa memperburuk keretakan gigi.

  1. Mulut Terbuka Ketika Berenang

Perlu diketahui jika kolam renang mengandung kadar klorin yang tinggi dan ini bisa menyebabkan erosi gigi ketika berenang dalam kondisi mulut yang terbuka. Hilangnya jaringan keras pada permukaan gigi nantinya akan mengubah warna gigi dan juga menyebabkan masalah gigi sensitif dan keretakan gigi.

  1. Mengkonsumsi Obat Penurun Demam

Antihistamin biasanya dipakai untuk mengatasi alergi yang ternyata bisa menyebabkan mulut kering, gigi retak dan juga kerusakan gigi permanen. Obat penurun demam ini bekerja dengan cara menghambat histamin yaitu zat yang dihasilkan sistem imun tubuh ketika sedang diserang patogen. Tidak hanya bisa menghambat reseptor histamin, akan tetapi obat ini juga berdampak buruk pada reseptor tubuh lain seperti lidah dan juga gusi tertarik dari gigi yang kemudian membentuk kantong mudah terinfeksi. Gigi nantinya akan semakin longgar dan akhirnya bisa menyebabkan gigi retak bahkan tanggal.

  1. Perlakuan Buruk Pada Gigi

Terlalu sering memakai gigi sembarangan seperti membuka kemasan, menahan jarum ketika menjahit, menggigit kuku, memutuskan benang, menggigit sedotan dan sebagainya juga bisa menyebabkan masalah pada gigi seperti salah satunya gigi retak. Pada awalnya, keretakan yang terjadi mungkin sangat kecil, namun jika kebiasaan buruk tersebut masih terus dilakukan, maka keretakan bisa semakin meluas.

  1. Langsung Sikat Gigi Sesudah Makan

Cara menyikat gigi dengan benar memang sangat baik dilakukan setiap hari untuk mencegah sakit gigi. Akan tetapi, jika menyikat gigi dilakukan sesudah makan, maka bisa menyebabkan gigi retak. Asam serta gula yang biasanya ada pada makanan dan minuman juga bisa menurunkan kekuatan pelindung gigi meski sebentar dan jika langsung menyikat gigi, maka lapisan enamel gigi yang belum mengeras juga bisa rusak. Hal terbaik yang bisa anda lakukan adalah menunggu sekitar setengah jam sesudah makan dan baru menyikat gigi anda untuk membunuh bakteri.

  1. Mengatup Gigi Terlalu Keras

Ketika seseorang mengatupkan gigi terlalu keras, maka ini tidak hanya bisa menyebabkan pengeroposan tulang namun juga resesi gusi, gigi bergeser dan juga keretakan gigi. Gigi retak yang disebabkan karena terlalu sering mengatupkan gigi terlalu keras, maka akan menyebabkan gejala lain seperti sendi rahang yang nyeri, sakit kepala dan juga sulit membuka dan menutup mulut. 

Sponsors Link

Cara Mengatasi Gigi Retak

Untuk cara memperbaiki gigi retak sendiri sangat bervariasi tergantung dari besar keretakan gigi dan di mana keretakan tersebut terjadi. Dokter mungkin hanya akan membuat mahkota gigi buatan untuk membungkus gigi yang sudah retak. Selain itu, dokter juga akan meminta anda untuk melakukan konsultasi teratur jika memang keretakan yang terjadi masih kecil.

Namun jika keretakan gigi sudah sangat parah, maka perawatan saluran akar gigi atau root canal treatment sangat disarankan. Gigi retak yang tidak segera diatasi nantinya bisa membesar dan menjadi celah bakteri masuk lebih dalam. Jika ini terjadi, maka dokter akan menyarankan untuk pencabutan gigi.

Sponsors Link
, , ,
Oleh :
Kategori : Masalah Gigi
Doctors Talk

Jangan pasang kawat gigi dulu, sebelum menyimak penjelasan Dokter gigi berikut ini