Sponsors Link

5 Penyebab Karang Gigi Pada Anak dan Cara Mengatasinya

Sponsors Link

Gigi adalah salah satu organ terpenting yang patut dijaga serta dirawat dengan baik karena gigi mengambil peran yang sangat penting dalam proses pencernaan makanan yang dikonsumsi. Gigi berfungsi untuk merobek, mengunyah dan menghancurkan makanan agar dapat lebih mudah ditelan untuk diproses lebih lanjut. Selain itu, gigi juga merupakan salah satu penunjang utama yang mempengaruhi penampilan seseorang. Gigi yang putih, sehat dan kuat tentunya akan membuat pemiliknya menjadi lebih percaya diri ketimbang gigi yang bermasalah.

ads

Adapun masalah yang paling umum terjadi pada gigi adalah karang gigi. Karang gigi tak hanya menganggu penampilan, akan tetapi karang gigi juga bisa menimbulkan berbagai jenis-jenis penyakit gigi dan jenis-jenis penyakit mulut. Selain itu karang gigi juga akan membuat anak rentan terkena radang gusi seperti gingivitis dan periodentitis.

Karang gigi ini sendiri berasal dari penumpukan plak atau sisa-sisa makanan yang mengeras dan menempel pada bagian gigi. Dalam bahasa medis, karang gigi disebut juga kalkulus. Karang gigi bisa terjadi pada semua kalangan, termasuk kalangan anak-anak. Pada dasarnya penyebab karang gigi pada anak dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, yakni:

1. Malas Sikat Gigi

Malas menyikat gigi merupakan salah satu kebiasaan buruk yang sering dilakukan oleh anak. Hal ini bisa disebabkan karena anak kurang menyadari tentang betapa pentingnya menggosok gigi. Sehingga masalah seperti karang gigi pun rentan dialami oleh anak. Sebagaimana yang telah disebutkan sebelumnya bahwa karang gigi terjadi karena adanya penumpukan plak atau sisa-sisa makanan yang tertinggal dan mengeras akibat tidak dibersihkan dengan sikat gigi.

Oleh karena itu anda sebagai orang tua sudah seharusnya menanamkan kebiasaan menyikat gigi secara teratur pada anak-anak anda. Dengan demikian, masalah karang gigi pada anak pun dapat dicegah.

2. Cara Menyikat Gigi Salah

Karang gigi biasanya terjadi pada bagian dalam gigi. Hal ini dikarenakan oleh cara yang digunakan saat menyikat gigi salah atau kurang tepat. Seperti halnya dengan anak-anak yang biasanya hanya menyikat bagian-bagian yang mudah dijangkau oleh sikat gigi seperti bagian luar gigi saja. Sementara bagian dalam gigi juga sangat perlu untuk dibersihkan karena di sanalah tempat sisa-sisa makanan sering tertinggal dan bila tidak bersihkan maka karang gigi pun dapat terjadi.

Itulah sebabnya anda sebagai orang tua perlu mengajari anak-anak anda tentang cara menyikat gigi dengan benar. Selain itu, usahakan untuk selalu menemani anak saat menyikat gigi sehingga anda bisa langsung membantu saat anak anda mengalami kesulitan.

3. Tidak Menggunakan Pasta Gigi

Menyikat gigi memang sangatlah penting. Namun, sikat gigi saja belum bisa menjamin kebersihan gigi secara total. Untuk itu anda perlu menggunakan pasta gigi saat menyikat gigi untuk mendapatkan hasil yang lebih baik. Satu-satunya kendala adalah anak-anak terkadang tidak menyukai pasta gigi. Selain itu, orang tua juga terkadang sengaja tidak memberikan pasta gigi pada anaknya karena takutnya nanti pasta giginya dimakan atau ditelan oleh anak.

Sponsors Link

Akibatnya, masalah seperti karang gigi pun masih bisa terjadi pada anak. Tak hanya itu, penyakit gigi seperti karies gigi, gigi berlubang besar dan gigi susu anak keropos juga sangat rentan terjadi pada anak yang tidak menggunakan pasta gigi. Untuk itu, berikanlah pasta gigi untuk anak 2 tahun pada anak anda. Pasta gigi yang memang diciptakan untuk anak-anak sehingga aman meskipun ditelan.

4. Sering Berdot Pada Malam Hari

Anak-anak yang meminum susu formula tentunya sering menggunakan dot, utamanya pada malam hari saat anak mau tidur. Sebenarnya kebiasaan seperti ini juga merupakan kebiasaan yang buruk dan tidak disarankan oleh dokter karena penggunaan dot di malam hari menjelang tidur bisa memicu terjadinya karies botol dan juga karang gigi.

Air susu yang diminum oleh anak melalui dot akan tergenang lebih lama di dalam mulut anak sehingga bakteri dalam mulut akan menjadi lebih aktif membentuk asam dan plak. Inilah penyebab karang gigi pada anak. Untuk itu anda seharusnya membatasi anak menggunakan dot pada saat menjelang tidur. Tapi jika memang tidak bisa, usahakan untuk memberikan air putih pada anak untuk diminum setelah menggunakan dot. Air putih dapat membantu meminimalisir pembentukan plak dalam gigi.

Sponsors Link

5. Terlalu Sering Ngemil

Anak yang keseringan ngemil utamanya makanan yang tinggi akan karbohidrat dan gula juga bisa menjadi penyebab terbentuknya karang gigi. Makanan yang dapat merusak gigi seperti roti dan kerupuk akan lebih mudah tertinggal dalam gigi sehingga saat anak mengonsumsi makanan tersebut, bakteri dalam mulut akan melepaskan asam yang dapat merusak gigi dan menjadi penyebab karang gigi terbentuk.

Cara Mengatasi Karang Gigi Pada Anak

Karang gigi pada anak hanya bisa dihilangkan dengan bantuan dokter. Umumnya dokter gigi akan membersihkan karang gigi pada anak dengan menggunakan ultrasonic scaler yang memberi getaran sehingga karang gigi bisa terlepas dari permukaan gigi. Setelah pembersihan karang gigi, gigi akan dipoles dengan sikat dan pasta poles untuk mencegah pembentukan karang gigi kembali.

Itulah ulasan mengenai penyebab karang gigi pada anak serta cara mengatasinya. Semoga bermanfaat dan terima kasih!

Sponsors Link
,




Oleh :
Kategori : Masalah Gigi
Doctors Talk

Jangan pasang kawat gigi dulu, sebelum menyimak penjelasan Dokter gigi berikut ini