Perawatan Kawat Gigi Rumahan yang Mudah

Kawat gigi merupakan salah satu alternatif terapi yang bisa dilakukan untuk koreksi pada barisan gigi yang tidak rata dan untuk membentuk rahang agar tidak terlalu penuh sesak. Namun tujuan pemasangan kawat gigi sekarang ini biasanya dilakukan untuk tujuan estetika meski ada dampak buruk pasang kawat gigi sebagai fashion, namun sebenarnya ada banyak manfaat lain yang bisa diperoleh dari pemasangan kawat gigi. Untuk ulasan berikut, kami akan membahas tentang perawatan kawat gigi yang sangat penting untuk dilakukan agar tidak menimbulkan masalah baru pada gigi anda.

Manfaat Pemasangan Kawat Gigi

Selain untuk kepentingan estetika, masih ada banyak manfaat yang bisa anda peroleh dari pemasangan kawat gigi pada orang dewasa atau anak, seperti:

  • Mengatasi masalah rahang yang penuh sesak.
  • Koreksi jarak antara gigi yang satu dengan yang lain supaya tidak renggang.
  • Memperbaiki posisi gigi yang tumbuh terlalu berdesakan atau bengkok.
  • Membantu mengatasi masalah gigi bagian depan rahang atas yang maju ke depan atau terlalu ke belakang seperti masalah dari gigi gingsul.
  • Membantu memperjelas setiap kata ketika sedang berbicara.
  • Memperbaiki ketika sedang mengunyah atau menggigit makanan.
  • Memperbaiki penampilan dan meningkatkan rasa percaya diri.

Risiko Pemakaian Kawat Gigi

Seperti tindakan medis lainnya, pemasangan kawat gigi juga tentu memiliki risiko dari ringan sampai berat. Beberapa risiko yang biasanya terjadi diantaranya adalah:

1. Nyeri

Nyeri yang dikeluhkan pengguna kawat gigi cukup beragam dari mulai seperti ditekan, tegang, penyebab gigi ngilu tiba tiba dan nyeri hebat. Namun sumber pasti dari rasa nyeri ini bukan hanya disebabkan karena pemasangan kawat gigi. Hanya saha ada beberapa sumber yang mengatakan jika kawat gigi bisa mengakibatkan perubahan di aliran darah pada gigi yang terjadi akibat tekanan.

2. Bau Mulut

Penyebab bau mulut bisa terjadi bukan akibat dari sumber bahan yang dipakai dalam kawat gigi, sebab bahan seperti keramik, plastik dan logan tidak memiliki bau yang khas. Bau mulut biasanya terjadi karena kurangnya perawatan gigi, kawat gigi dan juga area mulut.

3. Sariawan

Sariawan juga bisa terjadi akibat pemasangan kawat gigi. Penyebab sariawan terus menerus tersebut bisa terjadi karena gesekan dari bibir dan kawat gigi yang dipakai sehingga menimbulkan luka dan akhirnya berubah menjadi sariawan.

4. Mineral Lapisan Luar Gigi Hilang

Mineral pada lapisan luar gigi juga bisa hilang akibat proses penyikatan yang tidak bisa menjangkau seluruh bagian dari gigi khususnya sisa makanan yang masih terselip dan akhirnya menumpuk dan memicu terjadinya lubang pada gigi.

5. Gigi Tidak Kuat

Penyebab gigi goyang dan gusi bengkak bisa terjadi karena akar gigi yang semakin pendek ketika bergerak ke arah tertentu dan juga akibat tekanan yang dihasilkan oleh kawat gigi.

Perawatan Kawat Gigi

Jika anda satu atau lebih risiko dari pemakaian kawat gigi terjadi, maka jangan langsung khawatir karena ada beberapa anjuran perawatan kawat gigi yang bisa anda lakukan di rumah, seperti:

Jika terasa nyeri, maka bisa mengkonsumsi paracetamol yakni antibiotik untuk sakit gigi yang juga membantu meredakan nyeri asalkan anda tidak alergi dengan obat tersebut.

  • Hindari makanan dan minuman dengan rasa asam.
  • Tidak mengkonsumsi makanan dengan konsistensi terlalu keras atau terlalu lengket.
  • Bersihkan gigi sesudah makan dan pastikan tidak melewati bagian bagian sudut mulut.
  • Gunakan obat kumur anti bakteri yang bisa digunakan untuk membantu membersihkan area mulut.
  • Jaga juga kebersihan lidah seperti memakai alat khusus untuk membersihkan permukaan lidah.
  • Batasi konsumsi makanan atau minuman yang manis.

Jika semua cara perawatan kawat gigi di atas masih belum bisa mengurangi rasa sakit atau keluhan lain ketika memakai kawat gigi yang semakin berat, maka sebaiknya segera periksakan diri anda ke dokter gigi untuk ditindaklanjuti.