Sponsors Link

Perbedaan Fungsi Sikat Gigi Berdasarkan Bentuk

Sponsors Link

Saat memilih sikat gigi mungkin Anda akan memilihnya berdasarkan warna kesukaan Anda. Namun, tahukah Anda dibalik bentuk dan warna sikat gigi yang beragam terdapat fungsi dari masing-masing bentuk sikat gigi tersebut? Sikat gigi terdiri dari dua bagian, yaitu bagian kepala yang terdapat bulu sikat dan bagian gagang sikat.

ads

1.Bentuk Kepala Sikat

Kepala sikat terbagi dalam dua bentuk, yaitu bentuk konvensional (kotak) dan bentuk oval. Bentuk konvensional dirancang untuk dapat membersihkan setiap permukaan gigi. Sedangkan, bentuk oval dirancang untuk dapat membersihkan gigi paling belakang dengan mudah.

Yang harus dipertimbangkan ketika memilih sikat gigi adalah ukuran dari kepala sikat yang harus sesuai dengan ukuran rongga mulut. Semakin besar usia seseorang, semakin besar rongga mulutnya, semakin besar pula ukuran kepala sikat. Anak kecil sebaiknya memakai sikat dengan ukuran kepala sikat yang paling kecil. memilih bentuk sikat gigi sesuai kebutuhan bisa dijadikan sebagai informasi tambahan.

2. Bentuk Gagang Sikat

Terdapat berbagai macam bentuk gagang sikat gigi, ada yang lurus dan ada juga yang agak bengkok. Keduanya bertujuan untuk memudahkan penggunanya dalam menyikat gigi.

  • Gagang lurus : Semua sikat gigi konvensional memiliki pegangan lurus yang lebih mudah untuk dikontrol.
  • Gagang sudut kontra : Gagang ini dirancang supaya sikat gigi lebih mudah digenggam dan untuk membantu menjangkau sikat ke daerah gigi yang sulit dibersihkan.
  • Gagang fleksibel : Dirancang untuk mengurangi cedera gusi yang disebabkan oleh kekuatan menyikat berlebihan.
  • Gagang yang terdapat bahan seperti karet di sekitarnya: Bentuk gagang ini bertujuan untuk mencegah sikat gigi terlepas dari genggaman selama menyikat gigi. fungsi filamen pada sikat gigi bisa anda jadikan sebagai informasi tambahan.

3. Pola Bulu Sikat

Secara garis besar, berikut ini pola dari bulu sikat gigi.

  • Pola balok. Bulu sikat memiliki panjang yang sama dan disusun rapi seperti balok.
  • Pola bergelombang atau bentuk V. Pola ini dimaksudkan agar bulu sikat dapat menjangkau daerah sekitar permukaan gigi yang berdekatan.
  • Pola pemotongan bertingkat. Biasanya terdapat 2 jenis bulu sikat, bulu sikat rendah dan bulu sikat lebih tinggi yang lebih halus. Pola ini bertujuan agar memungkinkan bulu sikat menjangkau daerah gigi yang sulit untuk dibersihkan.
  • Pola selang-seling. Pola ini bertujuan agar dapat mengangkat plak pada gigi secara efektif.
  • Pola bulu sikat di atas, dirancang untuk memenuhi kebutuhan yang berbeda. Pada saat Anda membeli sikat gigi, perhatikan pola bulu sikatnya agar sesuai dengan kebutuhan Anda.

Selain pola, bulu sikat gigi juga terdiri dari berbagai jenis, yaitu jenis yang keras, sedang, dan halus. Banyak dokter gigi merekomendasikan untuk memakai sikat gigi yang berbulu halus, dan untuk seseorang yang mempunyai gigi atau gusi sensitif atau juga yang sedang dalam tahap pemulihan dari perawatan gigi, direkomendasikan untuk memakai bulu sikat yang ekstra halus.

Sponsors Link

Namun, beberapa orang lebih suka dengan bulu yang lebih keras supaya dapat menghilangkan plak dan kotoran pada gigi. Namun, bulu keras dapat merusak enamel gigi dan memungkinkan gigi menjadi berlubang dan menimbulkan masalah gigi lainnya. Kenali gejala dan gangguan yang terjadi pada gigi anda terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk mencoba cara yang penulis. Jika keluhan masih berlanjut, segera hubungi dokter.

Sponsors Link
, , , ,
Oleh :
Kategori : Kesehatan Gigi
Doctors Talk

Jangan pasang kawat gigi dulu, sebelum menyimak penjelasan Dokter gigi berikut ini