Sponsors Link

Perbedaan Karies Gigi dan Gigi Berlubang Serta Karang Gigi

Sponsors Link

Semua usia sangat diwajibkan untuk menyikat gigi secara teratur untuk menjaga kesehatan gigi dan juga mulut. Jika ini tidak dilakukan, maka kemungkinan terkena karies gigi, gigi berlubang atau karang gigi bisa saja terjadi. Hal yang sering membingungkan, masih banyak orang yang belum mengerti tentang perbedaan karies gigi dan gigi berlubang serta karang gigi sebab tanda yang ditimbulkan juga hampir sama. Jika anda masih bingung, berikut akan kami berikan perbedaan dari ketiga masalah gigi tersebut selengkapnya.

ads

Perbedaan Karies Gigi dan Gigi Berlubang

Beberapa orang atau bahkan mungkin anda mungkin masih bingung dengan perbedaan karies gigi dan gigi berlubang sebab kedua tersebut memiliki ciri yang sama yakni timbulnya lubang pada gigi dan pencegahan karies gigi serta gigi berlubang juga hampir serupa. Karies gigi dan gigi berlubang merupakan kedua kondisi yang saling berhubungan. Karies gigi sebenarnya adalah istilah medis yang lebih dikenal dengan kerusakan gigi atau gigi berlubang.

Karies gigi merupakan rusaknya struktur serta lapisan pada gigi yang terjadi secara bertahap. Ini diawali dengan enamel gigi yang terkikis atau lapisan terluar gigi yang kemudian menggerogoti dentin atau lapisan tengah gigi kemudian sampai ke sementum atau akar gigi.

Karies gigi biasanya terjadi akibat mengkonsumsi makanan manis atau tidak rajin menyikat gigi. Ketika sedang mengkonsumsi makanan manis, maka bakteri yang ada di mulut akan mengubah kandungan gula dari sisa makanan menjadi asam. Ketika tidak diikuti dengan rajin menyikat gigi, maka tumpukan asam akan berubah menjadi plak pada gigi berwarna kuning, putih, coklat atau bahkan kehitaman pada gigi.

Karies gigi yang tidak segera diatasi bisa menyebabkan kerusakan gigi semakin parah dan kemudian menyebabkan gigi berlubang. Pada awalnya, ngilu sesaat akan dirasakan sesudah mengkonsumsi makanan atau minuman yang panas, dingin atau manis. Semakin lama, gigi berlubang yang sudah sangat parah bisa menimbulkan rasa sakit tidak tertahankan.

Apakah Gigi Berlubang?

Gigi berlubang merupakan kondisi gigi yang mengalami kerusakan dan mengikis bagian luar atau email gigi hingga ke bagian dalam atau dentin gigi yang kemudian membentuk lubang. Gigi berlubang bisa terjadi karena penumpukan bakteri pada mulut akibat sering mengkonsumsi makanan manis dan tidak menjaga kebersihan mulut dengan baik.

Gigi berlubang seperti gigi taring berlubang menjadi gangguan gigi yang paling sering dialami baik anak anak hingga orang dewasa. Untuk itulah pemeriksaan gigi secara rutin harus dilakukan sebab gigi berlubang awalnya memang tidak menimbulkan rasa nyeri sehingga sulit terdeteksi. Jika tidak segera diatasi, lubang pada gigi nantinya akan membesar dan bisa meningkatkan risiko infeksi gigi atau gigi tanggal.

Gejala gigi berlubang yang dialami setiap orang juga berbeda beda tergantung lokasi dan tingkat keparahannya. Ketika lubang masih berukuran kecil, maka gejala mungkin tidak terasa. Akan tetapi jika kondisinya sudah memburuk, maka ada beberapa gejala yang ditimbulkan, seperti:

  • Gigi sensitif.
  • Sakit gigi khususnya saat gigi ditekan atau menyikat gigi
  • Nyeri saat mengkonsumsi makanan atau minuman manis, dingin dan panas.
  • Terlihat lubang dengan jelas pada gigi.
  • Nyeri pada gigi secara tiba tiba tanpa penyebab yang jelas.
  • Ada bagian gigi yang berubah warna menjadi putih, coklat atau hitam.

Apakah Karang Gigi?

Sebenarnya karang gigi tidak jauh berbeda dengan plak pada gigi. Perbedaannya adalah plak menempel pada gigi masih bisa dibersihkan dengan cara menyikat gigi secara teratur. Sedangkan karang gigi hanya bisa dibersihkan atau dihilangkan dengan cara proses scaling gigi.

Plak pada gigi merupakan kumpulan dari kotoran, bakteri atau sisa makanan yang menempel pada mulut serta gigi. Plak gigi awalnya berwarna kuning yang kemudian bisa berubah menjadi keras dan menghitam jika tidak segera diatasi. Semakin lama, plak yang sudah menghitam tersebut akan terlihat seperti batu karang yang menempel pada gigi. 

Sponsors Link

Karang gigi gigi umumnya terbentuk di atas garis gusi dan cenderung memiliki permukaan yang kasar namun masalah gigi ini tidak boleh dianggap remeh. Karang gigi yang tidak segera dihilangkan bisa menyebabkan gigi surut, gigi berlubang sampai penyakit gusi seperti radang gusi.

Itulah mengapa menyikat gigi dengan teratur menjadi sangat penting setidaknya dua kali sehari saat pagi dan malam sebelum tidur. Selain itu, lakukan juga kunjungan ke dokter setiap enam bulan sekali untuk mencegah berbagai masalah gigi dan juga mulut.

Sponsors Link
, , ,
Oleh :
Kategori : Masalah Gigi