Memasang Perhiasan pada Gigi, Amankah?

Perhiasan adalah hal yang umum dipakai sehari hari sebagai alat untuk menghias diri dan menambah keindahan penampilan seseorang. Perhiasan umumnya lebih banyak dipakai oleh wanita atau dipakai laki laki dan wanita dalam acara tertentu seperti acara pernikahan dan acara adat dan tradisional. tentunya perhiasan juga bukan sesuatu yang asing lagi bagi sobat ya?

Mungkin sobat juga memilikinya di rumah, entah itu gelang, cincin, atau kalung. Seiring perkembangan teknologi dan banyaknya penemuan baru, perhiasan ternyata bukan hanya dipakai di telinga seperti anting, atau di leher dan tangan seperti kalung dan gelang saja loh sobat, perhiasan kini juga ada yang ditempel di gigi dengan teknologi khusus seperti teknologi canggih gum contouring.

Tentunya hal itu dimaksudkan untuk menambah keindahan dan kebanggaan seseorang, yakni memaksimalkan adanya tipe prosedur kosmetik dalam kedokteran gigi,terlebih orang orang yang memiliki kondisi lebih tinggi dari orang lain dalam hal keuangan, misalnya seorang pejabat, raja, dan konglomerat. Perhiasan di gigi tentunya bukan sesuatu yang murah dan dalam pemasangannya membutuhkan pemeriksaan panjang.

Nah sobat, untuk mengetahui dan mendalaminya lebih lanjut, atau mungkin sobat pembaca tertarik untuk mencobanya, kali ini penulis uraikan secara lengkap untuk sobat sebagai wawasan berkualitas sekaligus mengenal spesialisasi dokter gigi. Memang sobat harus update dengan perkembangan teknologi gigi terbaru agar tidak kuper dan lebih baik lagi dalam perawatan gigi ya sobat. Yuk simak selengkapnya.

Memasang Perhiasan pada Gigi, Amankah?

Tren terbaru yang juga sudah memiliki dikenal oleh dunia kedokteran gigi dan pihak doter gigi spesialis sudah memiliki kewenangan untuk melakukannya ialah memasang perhiasan pada gigi atau dalam kedokteran gigi dikenal dengan dental jewelry! ya sobat, banyak masyarakat terutama kalangan atas yang ternyata sudah menggunakan berlian untuk menghias giginya dengan bantuan alat dokter gigi, untuk memenuhi keinginan fashion mereka, mendapatkan perhatian,

dan menjadi figur yang unik di komunitas mereka. Tidak hanya berlian saja yang digunakan nih sobat, ada juga yang menggunakan perhaisan dari emas putih 18 karat, emas kuning 22 karat dan 24 karat, atau kristal kaca yang mahal. Dan perhiasan tersebut dipesan serta didesain secara khusus untuk dapat digunakan pada gigi.

Pemasangan sendiri umumnya diletakkn di gigi seri kedua rahang atas atau gigi taring atas. Sudah ada beberapa selebriti yang memakainya ya sobat, jika sobat mengenal Kanye west, Lil wayne, Nelly, dan Lana del rey termasuk selebriti yang memakainya. Dental jewelry juga sudah ada di Indonesia dan aman seperti penggunaan teknologi magnet pada gigi palsu yang juga aman.

1. Pemakaian tidak Sembarangan

Tentunya penting untuk diketahui ya sobat, bahwa pemakaian perhiasan gigi ini tidaklah sembarangan, pasien sebelumnya dijelaskan terlebih dahulu mengenai keuntungan, kerugian, dan bagaimana prosedur lengkap dalam pemasangannya. Dan tentunya harus dilakukan oleh spesialis gigi khusus.

2. Keuntungan dan Kerugian

Keuntungan menggunakan perhiasan di gigi ini sebenarnya tidak ada manfaat langsungnya pada kesehatan gigi, melainkan hanya keuntungan dalam bidang penampilan atau estetika saja, untuk memiliki senyum yang lebih indah dan menarik. Sedangkan kerugian atau resikonya ialah kemungkinan hilangnya mineral pada gigi karena adanya bahan asam untuk meletakkan dan melekatkan perhiasan tersebut.

3. Bahan yang Digunakan tidak Seperti Perhiasan pada Umumnya

Bahan yang digunakan dalam perhiasan tersebut ya sobat, tidaklah sama dengan perhiasan pada umumnya seperti kalung dan gelang, melainkan berbahan mineral yang aman dan didesain sedemikian rupa untuk bisa menyerupai dan aman di gigi sehingga ketika lepas atau bahkan tidak sengaja tertelan pun tidaklah masalah karena bahannya aman, memang segala jenis teknologi tentu sudah mempertimbangkan keamanan dan kenyamanan sepenuhnya untuk penggunanya ya sobat?

4. Prosedur yang Dilakukan

Mengingat adanya resiko pada pemakaian perhiasan di gigi, tentunya tidak semua pasien yang berminat akan disetujui untuk pemakaian perhiasan ini, dokter akan melakukan pemeriksaan terlebih dahulu secara lengkap yakni dengan prosedur sesuai standart yang telah ditetapkan untuk meminimalisir resiko.

Sebab jika terjadi masalah, dokter gigi lah yang bertanggung jawab, nah sobat, dalam melakukan pemasangan perhiasan pada gigi, dokter akan melakukan prosedur berikut.

  • Pertimbangan awal sesuai kondisi gigi, yakni gigi harus dalam keadaan baik, sehat, bebas lubang, tidak goyang, tidak memiliki kelainan atau penyakit syaraf gigi, tidak memiliki riwatay beresiko seperti diabetes atau sedang hamil, tidak pernah memiliki penyakit gigi parah atau trauma, dan memahami perawatan gigi dan mulut sebenar mungkin, serta selama ini rutin memeriksakan gigi ke dokter gigi 6 bulan sekali untuk memastikan tidak catatan medis yang berbahaya.
  • Proses pemasangan dimulai dari membersihkan gigi, lapisan diasah di bagian gigi yang akan ditempeli perhiasan, menyinari gigi dengan sinar khusus seperti ketika proses menambal gigi dan perhiasan tersebut diletakkan hingga menempel dengan sempurna sehingga tidak mungkin lepas atau rusak.
  • Setelah proses pemasangan, dokter gigi akan memberikan topikal fluor pada gigi yang telah dilakukan pemakaian periasan mengingat adanya resiko penurunan mineral, dengan pemberian fluor tersebut, resiko akan jauh lebih rendah dan gigi tetap berada dalam kondisi sehat seperti biasanya walaupun memiliki benda asing di tubuhnya.
  • Dokter gigi juga akan memberikan pemahaman dan konseling lengkap mengenai perawatan apa saja yang harus dilakukan dan tindakan ketika terjadi kegawatdaruratan, jadwal periksa akan disediakan dan pasien harus menepatinya untuk memastikan perhiasan dan gigi dalam kondisi aman.

5. Ketahanan Perhiasan yang Dipasang

Nah sobat, tentunya sobat kini bertanya, seberapa lama perhiasan tersebut bisa dipakai? ketahanan perhiasan tersebut biasanya bergantung pada prosedur pemasangan dan pemeliharaan yang dilakukan pasien, yakni bagaimana pasien menjaga kesehatan dan kebersihan gigi dan mulut, bagaimana pasien rutin kontrol, rutin membersihkan gigi geligi sesuai anjuran, dsb.

Umumnya jika pemeliharaan dilakukan dengan baik sesuai anjuran dokter gigi, perhiasan akan mampu bertahan sekitar 6 bulan dan tidak ada efek samping yang terjadi karena segala prosedur dan pemeliharaan dilakukan dengan baik. Jadi sobat, apakah sekarang sobat berminat memiliki gigi dan senyum seindah perhiasan?

Demikian yang dapat penulis sampaikan, semoga menjadi wawasan berkualitas dan menjadi pertimbangan terbaik untuk menentukan perawatan gigi sesuai kebutuhan sobat. Akhir kata penulis sampaikan Terima kasih. Salam hangat.