Manfaat Permen Karet Xylitol Untuk Cegah Gigi Berlubang

Xylitol biasanya digunakan untuk pemanis pengganti gula di banyak produk permen bebas gula. Para produsen mengklaim jika permen karet Xylitol untuk cegah gigi berlubang seperti gigi taring berlubang sekaligus menguatkan gigi memang benar adanya. Akan tetapi, apakah hal serupa juga sudah terbukti secara medis atau hanya pemanis dalam iklan untuk menarik minat pembeli?. Jika anda penasaran, simak penjelasan selengkapnya dari kami berikut ini.

Apakah Xylitol?

Xylitol merupakan karbohidrat alami yang baik bentuk dan rasanya memang terlihat seperti gula pasir pada umumnya. Akan tetapi, gula pasir terbuat dari tebu dan Xylitol merupakan hasil dari ekstraksi tanaman berserat kayu seperti pohon birch. Selain itu, Xylitol juga banyak terkandung di buah buahan dan sayur sayuran seperti stroberi, plum dan juga kembang kol.

Pada produk permen karet bebas gula, pemanis alami bernama Xylitol ini diekstrak dari sumber daya yang lebih terbarukan seperti kayu beras atau bonggol jagung. Kandungan kalori dalam Xylitol juga lebih rendah jika dibandingkan dengan gula biasa yakni hanya 2.4 kcal/gram dan untuk gula pasir mengandung 4 kcal/gram.

Ketika dimakan, Xylitol akan memberikan sensasi dingin di mulut akan tetapi tidak meninggalkan rasa sama sekali. Namun jika mengkonsumsi rasa manis yang berasal dari gula pasir, maka akan terasa menyengat dan terkadang bisa menimbulkan rasa mual.

Apakah Permen Karet Xylitol Bisa Cegah Gigi Berlubang?

Kerusakan gigi bisa terjadi ketika bakteri yang ada di dalam mulut mulai memakan atau menggerogoti sisa gula dari makanan dan minuman yang menempel pada gigi. Dengan ini, maka bakteri semakin berkembang kemudian memproduksi asam yang bisa mengikis enamel gigi. Limbah asam yang dihasilkan tersebutlah yang kemudian menyebabkan gigi jadi berlubang.

Sedangkan Xylitol yang merupakan pemanis alami memiliki sifat yang sebaliknya yakni anti bakteri. Pemanis ini akan bekerja dengan cara menghambat pertumbuhan bakteri penyebab gigi berlubang seperti gigi berlubang tembus gusi sekaligus mencegah koloni jahat agar tidak menempel pada gigi. Sehingga permen karet Xylitol untuk cegah gigi berlubang memang benar adanya karena kandungan anti bakteri dalam pemanis tersebut.

Bakteri tidak dapat mengolah Xylitol sebagai sumber makanan tidak seperti gula yang merupakan makanan bagi bakteri. Xylitol tidak dapat dipecah secara mudah seperti gula pasir karena sebenarnya Xylitol merupakan ekstrak dari tanaman. Pemanis bernama Xylitol ini sebetulnya bisa sangat membantu untuk menjaga tingkat pH dalam mulut agar bisa selalu netral sehingga asam penyebab gigi berlubang tidak terbentuk dan efek samping dari gigi berlubang bisa dicegah.

Xylitol juga berguna untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut lainnya yakni untuk meningkatkan produksi air liur yang berfungsi untuk melindungi mulut dan gigi dari kerusakan. Apabila anda memang hanya mengkonsumsi beberapa sendok gula per hari, maka air liur masih bisa bekerja dengan baik untuk menghambat pertumbuhan bakteri. Namun, gula yang dikonsumsi orang setiap hari terkadang juga terlalu berlebihan sehingga sistem pertahanan alami mulut juga tidak mencukupi.

Dalam penelitian juga memperlihatkan jika penggunaan Xylitol juga bisa membantu untuk memperbaiki enamel gigi. Air liur yang sudah bercampur dengan Xylitol nantinya akan bersifat basa dibandingkan dengan air liur yang dirangsang oleh produk gula lainnya. sesudah anda mengkonsumsi permen karet yang mengandung Xylitol, maka konsentrasi asam amino dan juga amonia dalam air liur akan naik. Ketika pH sudah berada di atas 7, maka kalsium dan fosfat garam pada air liur akan membentuk lapisan pada enamel yang lemah agar bisa dikuatkan kembali. 

Apakah Permen Karet Xylitol Efektif Untuk Merawat Gigi?

Dalam sebuah studi membuktikan jika bakteri yang menyebabkan gigi berlubang bisa diturunkan dari orang tua ke anak mereka yang baru saja lahir. Untuk itu tidak heran jika gigi busuk atau berlubang memang menjadi jenis kerusakan pada gigi anak yang sering terjadi masalah yang sering terjadi. Penelitian yang dilakukan di Skandinavia juga melaporkan jika anak anak rajin menyikat gigi dengan pasta gigi yang mengandung fluoride dan juga Xylitol selama 3 tahun, maka bisa mengalami penurunan risiko masalah gigi berlubang untuk gigi permanen sampai 13% jika dibandingkan dengan pasta gigi biasa.

Akan tetapi, beberapa bukti permen karet Xylitol untuk menjaga kesehatan mulut masih bisa dikatakan kurang memadai karena peneliti juga menemukan jika hanya sedikit atau bahkan tidak terbukti manfaat dari Xylitol untuk mencegah kerusakan gigi dalam beberapa produk seperti tablet hisap, sirup dan juga permen karet bebas gula tersebut. Bahkan dikatakan jika Xylitol dikonsumsi terlalu berlebihan, maka dihubungkan dengan efek pencahar yang bisa berakhir ke diare apabila dikonsumsi lebih dari 50 gram per hari.