Sponsors Link

Benarkah Jika Pertumbuhan Gigi Dewasa Dipengaruhi Gigi Susu?

Sponsors Link

Seperti yang kita ketahui, ciri ciri gigi susu memang merupakan gigi sementara yang pertama akan muncul saat bayi lalu tanggal dan akan digantikan dengan gigi permanen. Akan tetapi, tidak berarti kesehatan gigi susu bisa dikesampingkan sebab ternyata pertumbuhan gigi dewasa dipengaruhi gigi susu sehingga kesehatan gigi susu tetap harus dijaga dengan baik. Lalu, bagaimana kedua gigi tersebut saling berkaitan?, berikut penjelasan singkat untuk anda.

ads

Apa Pengaruhnya?

Gigi susu sebenarnya sangat penting dan bisa menentukan pertumbuhan gigi permanen dan ada perbedaan gigi susu dan gigi tetap. Gigi susu sudah ada di dalam gusi sejak masih bayi dan biasanya mulai muncul sekitar usia 6 bulan. Saat anak berusia 3 tahun, maka biasanya anak anak sudah memiliki gigi susu yang lengkap sebanyak 20 gigi yakni empat gigi seri, dua gigi taring dan empat gigi geraham masing masing untuk rahang atas dan bawah.

Memang benar jika pertumbuhan gigi dewasa dipengaruhi gigi susu sebab ketika gigi permanen sudah berkembang, maka gigi permanen akan mulai terlihat sehingga akan mendorong gigi susu untuk tanggal. Gigi permanen pun sebetulnya juga sudah berkembang di dalam gusi namun masih menunggu waktu yang tepat untuk menggantikan gigi susu.

Salah satu fungsi dari gigi susu adalah untuk membantu asupan gizi anak. Namun jika gigi susu anak rusak atau terjadi kelainan gigi susu, maka bisa membuat anak jadi malas makan, rewel dan menurunkan konsentrasi mereka saat belajar. Gigi susu susu yang tidak dirawat sehingga menyebabkan lubang dan bahkan tanggal sebelum waktunya bisa membuat gigi permanen tumbuh tidak rata dan akar gigi yang tertinggal juga bisa menyebabkan gigi tetap akan keluar atau erupsi jadi tertahan sehingga gigi akan tumbuh pada tempat yang bukan seharusnya namun ada di samping, depan atau mundur dari yang seharusnya.

Gigi susu menjadi penentu ruang yang tersedia untuk tempat gigi permanen tumbuh. Ketika gigi susu tidak dirawat dengan baik, maka gigi permanen akan lebih sulit tumbuh dan bahkan bisa membuat gigi berantakan. Gigi susu yang copot lebih awal bisa membuat gigi permanen tumbuh dengan bebas sehingga bisa menempati ruang gigi lain untuk tumbuh. Inilah yang nantinya menyebabkan gigi di sampingnya akan susah menemukan ruang untuk tumbuh dan akhirnya menjadi penyebab gigi tumbuh tidak rata pada anak atau saling tumpangtindih.

Gigi susu berlubang atau rusak juga butuh perhatian khusus karena nantinya tidak dapat mengatur gigi permanen agar bisa tumbuh pada area yang tepat dan akhirnya gigi permanen tumbuh bertumpuk atau tidak rata atau bahkan menjadi penyebab gigi susu belum tanggal. Gigi yang berantakan ini nantinya akan sulit dibersihkan dan bisa meningkatkan risiko penyebaran infeksi ke semua bagian tubuh. Inilah yang menjadi alasan mengapa pemeriksaan gigi mulai gigi susu sangat penting untuk dilakukan sebab tidak hanya berdampak untuk sekarang namun juga untuk berikutnya. 

Sponsors Link

Bagaimana Menjaga Gigi Sejak Kecil?

Sebagai orang tua, maka sudah menjadi tugas anda untuk memperhatikan kesehatan gigi anak mulai sejak gigi susu mereka mulai tumbuh. Ada beberapa hal yang bisa anda lakukan untuk menjaga kesehatan gigi anak anak untuk menghindari penyebab gigi susu berlubang, diantaranya:

  • Beberapa hari pertama sesudah bayi dilahirkan, anda bisa membersihkan mulut bayi dengan cara membersihkan gusi bayi dengan kain bersih. Ketika gigi bayi mulai muncul sekitar usia 6 bulan, maka secara teratur bersihkan gigi bayi setiap kali selesai menyusu. Meski dinamakan gigi susu dan akan digantikan dengan gigi permanen, akan tetapi gigi bayi tetap rentan dengan kerusakan sehingga kesehatan gigi bayi tetap harus dilakukan.
  • Ketika masih bayi, sebaiknya bersihkan mulut dan juga gusi bayi memakai kapas yang sudah dicelup dengan air hangat sesudah diberikan ASI atau susu formula dan hindari kebiasaan menyusui bayi sampai bayi tertidur.
  • Ketika anak sudah mulai masuk ke umur sekitar 3 tahun, maka mulailah mengajarkan cara menyikat gigi menggunakan sikat gigi dan juga pasta gigi sebagai cara mengatasi gigi susu berlubang. Akan tetapi awasi penggunaan pasta gigi agar tidak berlebihan dan jangan sampai tertelan. Pastikan anak selalu menyikat gigi sebanyak dua kali sehari yakni pagi dan malam sebelum tidur.

Sponsors Link
, , ,
Oleh :
Kategori : Masalah Gigi