Sponsors Link

Gejala Sakit Gigi Geraham dan Penyebabnya

Sponsors Link

Manusia memiliki kumpulan gigi geraham yang berbeda ketika tumbuh dewasa. Geraham biasanya tumbuh saat berusia 6 dan 12 yang dikenal dengan geraham pertama dan kedua. Sedangkan untuk gigi molar ketika adalah gigi bungsu yang akan tumbuh saat berusia 17 dan 30 tahun. Nyeri dan sakit gigi geraham bisa terjadi ringan sampai kronis pada satu area atau seluruh mulut anda. Bahkan terkadang, anda juga harus menemui dokter gigi untuk mengobati penyebab rasa sakit tersebut.

ads

Gejala Sakit Gigi Geraham

Sakit gigi geraham yang merupakan salah satu dari jenis jenis penyakit gigi yang terjadi termasuk rasa sakit yang diisolasi untuk satu gigi geraham atau rasa sakit yang mengelilingi satu atau lebih dari gigi geraham anda. Gejala nyeri gigi geraham sendiri tergantung dari penyebabnya, namun beberapa gejala umum yang ditimbulkan biasanya adalah:

Sakit kepala.

  • Demam.
  • Rasa sakit di dekat telinga.
  • Rasa sakit ketika mengunyah.
  • Sensitivitas pada makanan dan minuman dingin atau panas.
  • Rasa sakit yang tajam.
  • Tekanan sinus.
  • Pembengkakan atau penyebab gusi berdarah tiba tiba.
  • Otot rahang terasa kencang.
  • Berdenyut di rahang.
  • Rasa sakit yang semakin buruk di malam hari.

Penyebab Sakit Gigi Geraham

Nyeri gigi geraham mungkin berhubungan dengan gigi anda atau juga bisa disebabkan karena kondisi yang tidak berkaitan. Berikut ini adalah beberapa penyebab umum dari sakit gigi geraham yang mungkin terjadi.

1. Abses Gigi

Penyakit abses gigi terjadi pada saat anda mengalami infeksi pada gigi geraham karena kerusakan gigi. Anda mungkin mengalami abses di dekat akar gigi geraham atau garis gusi. Abses terjadi sebagai kantong nanag yang bisa berkembang dari gigi busuk, gigi yang terluka atau sesudah perawatan gigi.

Untuk perawatan abses gigi termasuk saluran akar atau operasi untuk membersihkan area yang terinfeksi. Anda mungkin juga harus menggunakan mahkota di atas gigi geraham untuk melindungi area tersebut.

2. Rongga, Kerusakan Gigi dan Pulpitis

Lubang pada gigi yang dikenal dengan kerusakan gigi bisa terjadi pada gigi geraham karena kebersihan gigi yang buruk. Beberapa orang juga lebih rentan terhadap gigi berlubang yang bisa menimbulkan rasa sakit tajam atau berndenyut pada gigi geraham yang memiliki rongga.

Sedangkan pulpitis merupakan hasil dari peradangan di dalam gigi yang disebabkan karena gigi berlubang pada pulpa gigi. Peradangan tersebut bisa menyebabkan infeksi bakteri yang perlu diatasi sebelum semakin mmerusak gigi atau mulut secara permanen. Merawat gigi berlubang, kerusakan gigi dan juga pulpitus kemungkinan harus dilakukan dengan mengisi, mahkota atau saluran akar untuk memperbaiki kerusakan yang disebabkan karena gigi berlubang. Pulpitis juga terkadang harus dibersihkan, mengobati infeksi dan kemudian dibuka kembali.

Untuk mencegah gigi berlubang, dokter gigi juga merekomendasikan untuk memasang sealant pada geraham anda. Sealant umumnya ditempatkan pada geraham permanen anak anak pada saat tumbuh. Ini membantu untuk melindungi gigi ketika masuk ke usia 6 sampai 14 ketika sedang rentan terhadap gigi berlubang.

3. Periodontitis

Infeksi gusi bernama periodontitis bisa mempengaruhi gigi geraham yang menimbulkan rasa sakit ketika mengunyah. Ini bisa menyebabkan peradangan, merusak jaringan pada gusi dan juga mengikis tulang di dekat gigi anda. Nantinya, periodontitis bisa menyebabkan kehilangan gigi ketika tidak dirawar bahkan dianggap sebagai faktor risiko untuk penyakit arteri koroner dan diabetes.

Untuk perawatan periodontitis tahap awal, dokter biasanya akan melakukan beberapa hal seperti menghilangkan karang gigi dan bakteri, root planing, minum obat antibiotik topikal atau oral dan bahkan membutuhkan pembedahan untuk kasus periodontitis yang lebih parah.

Sponsors Link

4. Gigi Retak

Gigi retak dan ngilu bisa terjadi karena tambalan atau gigi akibat cedera atau penuaan. Rasa sakit yang terjadi pada gigi geraham karena tambalan atau gigi yang retak mungkin terasa sangat menyakitkan dan tiba tiba atau hanya terjadi ketika makan atau minum sesuatu yang panas atau dingin.

Merawat tambalan yang retak atau gigi yang retak kemungkinan akan dilakukan dokter dengan cara mengembalikan fungsi gigi geraham anda sebab gigi geraham yang sudah rusak tidak bisa sembuh dengan sendirinya.

5. Infeksi Sinus atau Sinusitis

Gigi geraham yang sakit juga bisa disebabkan ketika anda mengalami infeksi sinus atau sinusitis. Geraham  yang berada dekat dengan sinus membuat infeksi sinus bisa menyebabkan tekanan pada kepala yang kemudian menyebar ke geraham. Untuk mengatasi infeksi sinus atau sinusitis, maka dokter akan merekomendasikan untuk melakukan diagnosis infeksi sinus dan bisa diobati dengan obat sinus yang dijual bebas.

Sponsors Link
, , ,
Oleh :
Kategori : Masalah Gigi
Doctors Talk

Jangan pasang kawat gigi dulu, sebelum menyimak penjelasan Dokter gigi berikut ini