Seberapa Kuatkah Gigi Palsu?

Gigi palsu adalah salah satu solusi jika salah satu gigi asli bermasalah, seperti bolong yang parah atau keropos sehingga sudah tidak bisa digunakan lagi. Gigi palsu dibuat sedemikian rupa agar terlihat seperti gigi asli.

Gigi palsu biasanya terbuat dari akrilik, nilon, atau metal dan dari banyaknya, gigi buatan ini terbagi menjadi dua, yaitu:

  • Gigi palsu lengkap

gigi buatan yang bertujuan untuk menggantikan semua gigi yang ada di mulut.  Kebanyakan, orang yang menggunakan jenis gigi ini adalah orang yang sudah memasuki usia senja yang tidak punya gigi asli lagi.

gigi buatan yang hanya menggantikan satu atau beberapa gigi asli yang mengalami masalah. Gigi tiruan jenis ini akan dilengkapi dengan klip perekat yang terbuat dari karet atau logam untuk menjepit gigi asli yang mengapitnya

Meskipun gigi palsu dibuat sangat mirip dengan gigi asli, gigi palsu tersebut tetap berbeda ketahanan atau kekuatannya dengan  gigi asli walaupun dilakukan tips merawat gigi palsu lansia. Selain itu, gigi palsu  juga rentan rusak dan harus diganti.

Umumnya, gigi palsu dapat dipakai tanpa harus diganti dalam jangka waktu yang cukup lama, bahkan bertahun-tahun. Seberapa kuat dan tahan lamanya dipengaruhi oleh banyak faktor. Contohnya, kebersihan mulut.

Pengguna Gigi palsu yang rajin menyikat gigi 3 kali sehari setelah makan punya peluang gigi palsu yang dipakainya lebih awet. Penggunaan yang tidak merokok punya peluang yang lebih tinggi  giginya lebih awet dibandingkan dengan yang merokok.

Makanan apa yang dimakan oleh juga memengaruhi keawetannya. Menggigit dan makan makanan keras bisa membuat gigi palsu yang dia pakai kalah awet dibandingkan pasien yang makan dengan kekerasan wajar.

Semua tergantung dengan bagaimana Anda dapat menjaga kebersihan serta kesehatan gigi dan mulut. Gigi buatan ini akan sama saja seperti gigi Anda yang lain, bisa terkena bakteri dan plak, sehingga penting untuk menjaga kebersihannya agar dapat bertahan lama.

Sama seperti gigi asli, gigi palsu pun harus dirawat agar tidak menimbulkan efek negatif bagi kesehatan mulut Anda seperti bau mulut, sariawan, penyakit gusi, kerusakan gigi, dan infeksi mulut.

Berikut tips merawat gigi palsu:

  • Rendam semalaman.

Gigi palsu yang sedang tidak dipasang di mulut harus direndam dalam cairan khusus atau air hangat. Jangan direndam di air panas karena bisa mengubah bentuknya. Biasanya gigi direndam saat malam hari ketika Anda tidak memakai gigi palsu.

  • Bersihkan gigi palsu

Setelah direndam semalaman, Anda bisa mencucinya sebelum dipasang pada mulut. Anda juga disarankan mencuci gigi palsu setelah makan agar tidak terjadi penumpukan makanan. Cara membersihkan gigi palsu yaitu gosok gigi palsu menggunakan sikat gigi berbulu halus atau sikat khusus. Lalu olesi gigi palsu dengan sabun dan air hangat. Hindari mencucinya memakai pasta gigi atau deterjen karena zat ini bersifat mengikis permukaan gigi palsu.

  • Hati-hati memegangnya

Jika terlepas dari pegangan Anda, terutama saat mencucinya, gigi palsu akan mudah pecah. Untuk mengantisipasi itu, Anda bisa melapisi meja dengan handuk atau mencucinya di wadah berisi air.

  • Melakukan pemeriksaan ke dokter gigi rutin.

Selain merawat gigi palsu,  menjaga kebersihan mulut juga sangat penting. Yaitu  dengan membersihkan gusi, lidah dan langit-langit menggunakan sikat gigi berbulu halus setiap pagi sebelum memakai gigi palsu dan malam hari setelah melepasnya.