Waspada Sikat Gigi Terlalu Keras Menyebabkan Sariawan

Sikat gigi adalah rutinitas untuk menghilangkan bakteri di mulut dan menjaga kesehatan gigi dan mulut. Sikat gigi sebaiknya dilakukan dengan cara yang benar untuk mendapatkan manfaat yang maksimal, sebagian orang terkadang sikat gigi dengan tekanan yang keras dan frekuensi cepat dengan tujuan lebih memaksimalkan dalam pembersihan gigi.

Sikat gigi dengan tekanan keras seperti itu dapat menimbulkan rasa sakit atau tidak nyaman dan berbagai masalah pada gigi dan mulut, salah satu dampaknya ialah sariawan, hal ini bisa terjadi dengan berbagai tahapan mulai dari rasa sakit secara langsung akibat sikat gigi terlalu keras tersebut, terjadi luka atau peradangan, hingga menyebabkan sariawan. Berikut uraian lengkap mengenai sikat gigi terlalu keras menyebabkan sariawan.

1. Sariawan Tidak Timbul Secara Langsung

Sikat gigi terlalu keras menyebabkan sariawan biasanya tidak timbul langsung. Bagi yang terbiasa sikat gigi dengan tekanan yang keras awalnya tidak akan merasakan ketidaknyamanan atau masalah apapun.

Masalah akan terjadi setelah dilakukan secara berulang ulang dan bertahap, awalnya gigi akan terasa ngilu akibat lapisan gigi menipis karena lapisan gigi terluar (enamel) yang dapat dilihat dengan mata secara langsung terkikis, hal itu membuat daya tahan gigi berkurang, tidak mampu melawan kuman dan bakteri seperti ketika kondisinya masih kuat.

Gigi menjadi mudah ngilu bahkan nyeri dan timbul rasa tidak nyaman ketika makan atau minum. penyebab gigi sensitif juga menjadi lebih meningkat, ngilu menjadi lebih sering terasa ketika mengkonsumsi makanan atau minuman yang terlalu dingin atau terlalu panas.

Selanjutnya akan timbul bengkak pada gusi. Bengkak tersebut terlihat seperti gusi yang memerah dan sedikit nyeri ketika dipegang. Gusi yang bengkak tersebut jika terus terkena perlakuan disikat dengan tekanan keras lama kelamaan akan lecet dan muncullah gusi berdarah. gusi berdarah saat sikat gigi menandakan adanya iritasi pada pembuluh darah.

Iritasi tersebut akan menyebar hingga menyebabkan lapisan dalam mulut dan gusi terluka serta menimbulkan bengkak pada selaput lendir sebagai akibat dari dampak buruk sikat gigi sembarangan. Serangan virus dan kuman yang masuk pada luka tersebut yang menimbulkan sariawan.

sariawan di lidah tampak berupa bercak putih dan berbentuk bulat dengan warna kemerah merahan di sekitarnya. Selain karena menggosok gigi terlalu keras, sariawan juga sering muncul akibat dari kurangnya kebersihan mulut atau kekurangan vitamin.

2. Sariawan Karena Menggosok Gigi Terlalu Keras dan Kandungan Pasta Gigi

Pada poin sebelumnya telah dijelaskan proses atau tahap bagaimana sikat gigi terlalu keras menyebabkan sariawan, kenapa hingga terjadi sariawan, salah satu penyebab pendukungnya ialah adanya kandungan SLS (Sodium Laury Sulftate) pada pasta gigi.

SLS adalah detergen yang tekandung dalam pasta gigi yang membantu pembersihan dan mengangkat sisa makanan hingga ke sela sela gigi. Normalnya sikat gigi yang dilakukan dengan tekanan normal atau lembut tidak akan bermasalah.

Tekanan yang keras akan meningkatkan pembentukan busa SLS (detergen di pasta gigi) sebagaimana ketika anda mencuci baju atau pakaian lain dengan detergen dan gosokan yang lebih keras tentu busa yang timbul pun akan menjadi lebih banyak.

Sama halnya dengan sikat gigi, memang anda akan mendapatkan rasa segar dari busa pasta gigi tersebut dengan sikat gigi secara keras, tetapi dampaknya ialah akan menyebabkan lapisan gigi dan mulut menjadi kering, lapisan yang kering tersebut mudah terjadi luka, dari luka lecet yang timbul itulah yang menjadi cikal bakal munculnya sariawan.

3. Sikat Gigi Terlalu Keras Memudahkan Bakteri Berkembang

Bakteri penyebab sariawan adalah streptococcus sanguis, bakteri tersebut mudah sekali muncul karena sikat gigi terlalu keras sebab menyebabkan produksi air liur berkurang dan mudah terjadi luka pada lapisan mulut.

Sikat gigi terlalu keras umumnya justru tidak maksimal dalam mengangkat sisa sisa makanan atau dalam proes pembersihan gigi itu sendiri, akibatnya bakteri penyebab sariawan mudah sekali menempel dan berkembang menjadi sariawan.

Sikat gigi terlalu keras juga mudah menimbulkan infeksi akibat dari luka lecet atau gesekan yang ditimbulkan, ketika terjadi luka, pori pori lapisan kulit dalam kondisi terbuka, mudah untuk menjadi tempat masuk kuman, sehingga sering menyebabkan rasa perih dan akibatnya timbulah sariawan.

4. Sikat Gigi Terlalu Keras dan Masalah pada sikat yang digunakan

Sikat gigi terlalu keras dengan menggunakan sikat yang tidak baik atau tidak layak misalnya menggunakan sikat gigi lama yang tidak diganti lebih dari tiga bulan pemakaian, sikat gigi yang tidak diletakkan di tempat yang bersih, sikat gigi yang bersentuhan dengan sikat milik orang lain, dan lain sebagainya.

Sikat gigi dengan sikat yang tidak baik seperti contoh yang dijelaskan di atas menyebabkan gigi dan mulut menjadi kotor, mudah terpapar bakteri dari lingkungan sekitar dan dari sisa sisa makanan, bakteri tersebut mudah masuk ke dalam lapisan gigi dan mulut akibat ditekan dan digosok dengan keras. Hal tersebut menjadi penyebab terjadinya sariawan.

5. Tetap Lakukan Sikat Gigi Walaupun Dalam Kondisi Sariawan

Jika selama ini anda terbiasa sikat gigi dengan keras dan sudah telanjut terkena sariawan, selain diobati dengan obat obatan, juga harus disertai dengan perbaikan dalam rutinitas sikat gigi, tetap lakukan sikat gigi walaupun anda sariawan.

Sebab gigi dan mulut yang kotor dapat memperparah sariawan yang sudah telanjur timbul tersebut, tentu lakukan dengan cara yang berbeda, tidak seperti sikat gigi pada gigi normal apalagi sikat gigi dengan keras, sungguh tidak dianjurkan.

Akan tetapi masih saja banyak yang melakukan hal ini dengan alasan muncul bau mulut padahal sudah gosok gigi. Digosok dengan keras saja masih bau mulut apalagi dilakukan secara perlahan. Anggapan ini salah ya sobat jangan ditiru.

Sikat gigi saat sariawan mungkin akan terasa perih, tetapi hal ini tetap diwajibkan untuk menghilangkan sarang bakteri yang muncul. Berikur langkah langkah nya :

  • Gunakan sikat gigi yang bersih dan beri pasta gigi secukupnya, kumur dengan air putih terlebih dahulu
  • Mulai sikat gigi dengan tekanan lembut, jangan terlalu keras, jangan terlalu terburu buru, lakukan urang lebih dua menit hingga gosokan mencapai seluruh bagian dari gigi, perhatikan gigi satu persatu ketika disikat agar tidak ada sisa makanan yang tertinggal. Usahakan agar sikat tidak mengenai apalagi melukai sariawan anda, selain rasa sakit, tentu akan memperparah luka nya.
  • Tetap lakukan sikat gigi dengan cara tersebut dua kali sehari, pagi hari dan sebelum tidur malam, dapat disertai dengan pengobatan serta konsumsi vitamin sesuai resep dokter. Umumnya dokter akan memberi obat kumur tambahan atau pun obat sariawan di lidah untuk lebih memalsimalkan dalam menghilangkan bakteri penyebab sariawan.

Demikian artikel kali ini mengenai sikat gigi terlalu keras menyebabkan sariawan, sayangi gigi dan mulut anda, lakukan rutinitas sikat gigi secara benar, sikat gigi dengan ringan saja sudah mengangkat sisa sisa makanan. Terhindar dari sariawan tentu lebih memberikan pada anda rasa nyaman. semoga bermanfaat terima kasih.