Sponsors Link

Stadium Abses Gigi yang Wajib Diwaspadai

Sponsors Link

Stadium abses gigi adalah istilah yang digunakan untuk menunjukkan tingkat keparahan penyakit abses gigi yang sering diderita oleh masyarakat. Tentu jika hanya mendengar kata abses gigi saja anda masih bingung penyakit apa sebenarnya ini. Namun jika mendengar gusi bernanah, pastinya anda sudah tidak asing lagi dengan penyakit yang satu ini. Diketahui bahwa ada banyak masyarakat menderita penyakit abses gigi yang ditandai dengan munculnya kantong gusi berisi nanah.

ads

Seperti diketahui, nanah adalah cairan kental berwarna kuning yang menandakan infeksi. Infeksi pada setiap bagian tubuh dapat disebabkan oleh hal-hal yang berbeda. Lalu bagaimana dengan infeksi pada gigi yang disebut absesi ini? Apakah yang menyebabkan munculnya nanah tersebut?

Abses gigi adalah penyakit yang ditunjukkan dengan munculnya nanah di kantong gusi. Penyebabnya adalah infeksi pada bagian gigi yang meluas hingga ke gusi dan menginfeksinya hingga terbentuk banyak bakteri. Bakteri inilah yang menghasilkan nanah dan membuat nanah bertumpuk di dalam gusi. Saat nanah bertumpuk di gusi ini diketahui bahwa penderitanya akan mengalami kesulitan untuk menggunakan fungsi gigi dan mulut seperti normalnya sebagai salah satu ciri ciri gigi abses.

Contohnya ketika ingin makan dan mengunyah, maka gusi akan rentang terasa nyeri dan tidak jarang pecah dan mengeluarkan nanah. Akan sangat berbahaya jika nanah kemudian tertelan. Itulah mengapa anda disarankan untuk tidak membiarkan masalah gigi ini semakin mempengaruhi kondisi kesehatan anda. Cobalah untuk mempelajarinya dan melakukan berbagai cara mengobati abses gigi secara alami atau medis berdasarkan stadiumnya. Sudahkah anda tahu bahwa abses gigi memiliki stadium yang berbeda-beda?

Macam-macam Stadium Abses Gigi yang Diderita Seseorang

Abses gigi diketahui memiliki stadium yang menjadi tanda tingkat keparahan kondisi abses pada seseorang. Seseorang yang menderita abses gigi pada tingkat keparahan rendah dan tinggi tentu membutuhkan cara pengobatan yang berbeda-beda. Apa saja stadium abses gigi tersebut dan apa informasi yang membedakan keparahan abses gigi berdasarkan stadium-stadium tersebut? Simak penjelasan lengkapnya pada bagian di bawah ini.

  1. Stadium Periapikal

Salah satu stadium dari abses pada gigi seseorang dikenal dengan nama abses periapikal. Pada stadium ini diketahui bahwa nanah yang sebelumnya muncul di gusi sudah menyebar hingga ke bagian jaringan saraf di sekitarnya. Artinya, infeksi pun sudah mencapai ke jaringan saraf dan memerlukan obat antibiotik untuk abses gigi ini. Akibatnya tidak jarang penderita abses pun mengalami pembengkakan kelenjar getah bening di leher sekitar rahang anda. Jadi segera lakukan upaya pengobatan yang sesuai dengan stadium periapikal yang anda alami.

Sponsors Link

  1. Stadium Periodontal

Selanjutnya, stadium abses gigi pada penderitanya juga dapat mencapai tahap periodontal. Abses pada stadium ini diketahui menyebabkan infeksi pada bagian gigi di sekitar daerah periodontal. Artinya, selain timbul nanah kondisi ligamen di sekitar daerah periodontal ini pun dapat bertambah parah. Jadi pastikan untuk segera mendeteksi stadium abses gigi anda dan melakukan pengobatan yang tepat sesuai dengan stadiumnya. Jangan sampai anda salah mengira abses gigi anda hanya sederhana, dan tidak melakukan perawatan yang tepat.

ads

  1. Stadium Periostal

Jika ada pada stadium periostal, maka abses gigi artinya sudah meningkat lebih tinggi dan harus segera dilakukan upaya pengobatan yang lebih tepat lagi. Abses periostal ini diketahui akan membuat abses semakin parah dan meluas. Anda harus segera mengonsumsi antibiotik untuk abses gigi agar tidak terjadi inflamasi dan infeksi yang semakin parah akibatnya untuk kesehatan mulut anda. Jadi cobalah untuk melakukan berbagai cara yang terbaik untuk mengatasi masalah abses gigi di stadium ini.

  1. Stadium Serosa

Selain itu, abses gigi pada seseorang pun dapat melalui stadium serosa. Stadium ini cukup lebih mudah untuk diatasi dibandingkan pada stadium lain. Anda hanya perlu menjaga agar abses gigi anda tidak semakin meningkat stadiumnya. Anda harus mengarahkan agar abses di stadium seorsa ini tidak menyebar lebih jauh selain di daerah rongga mulut. Anda harus mengobatinya dan mengatasinya dengan sering melakukan kompres hangat dibagian gigi yang absesi. Selain itu, rutinlah berkumur dengan air garam hangat setiap harinya.

  1. Stadium Submukosa dan Subkutan

Tingkat keparahan abses gigi yang terakhir adalah stadium submukosa dan subkutan. Artinya, abses gigi yang anda derita sudah semakin parah dan menjadi bahaya abses gigi hingga cara pengobatannya pun hanya dapat dilakukan dengan insisi pada kulit juga mukosa. Insisi dilakukan dengan memasukkan kain gas steril untuk menguras nanah, memberikan antibiotik, lalu mencabut gigi yang menjadi penyebab awal abses semakin parah. Hal ini dilakukan agar tidak ada penyebaran absesi yang lebih parah.

Demikianlah informasi yang sangat lengkap membahas mengenai apa saja macam stadium abses gigi yang mungkin dapat menyerang anda. Mengetahui apa saja stadium abses, ciri-ciri, dan cara mengatasinya ini dapat membuat anda menjadi lebih mudah melalui proses pengobatannya dengan tepat. Jadi mulai dari sekarang anda disarankan untuk mempelajari apakah anda menderita abses gigi atau tidak? Jika anda menderita abses gigi, maka sebaiknya anda mengupayakan untuk segera mengetahui di stadium apa abses gigi anda sekarang melalui ciri-cirinya. Jika sudah mengetahuinya, maka segera lakukan berbagai cara mengobati abses gigi secara alami ataupun medis. Semoga penyakit abses gigi anda dapat segera sembuh dan anda dapat terhindar dari berbagai masalah yang disebabkan oleh penyakit yang satu ini!

Sponsors Link
, , , ,
Oleh :
Kategori : Masalah Gigi