Tips Memilih Obat Kumur Sesuai Kondisi Gigi

Menjaga kesehatan gigi dan mulut memang sangat penting dilakukan setiap harinya. Hal ini dilakukan dalam rangka untuk menjaga gigi dan mulut agar terhindar dari penyakit dan keluhan yang dapat merusak gigi dan mulut. Namun untuk menjaga kesehatan gigi dan rongga mulut maka tidak cukup hanya dengan menyikat gigi saja, obat kumur jadi bahan pendukung untuk menyempurnakan perawatan sehari-hari.

1. Apa itu obat kumur

Obat kumur yang terdapat perbedaan dosis obat kumur dewasa dan anak anak pada dasarnya adalah cairan yang digunakan untuk berkumur-kumur setelah selesai menyikat gigi. Obat kumur digunakan untuk menyegarkan nafas dan menghilangkan bau mulut. Tidak hanya itu, penggunaan obat kumur juga berfungsi

untuk mencegah gigi berlubang, membersihkan sisa makanan dari sela gigi, merontokan plak dan karang gigi. Dengan begitu, mulut akan terasa lebih segar sehingga bisa menyembunyikan bau mulut dan rasa tidak enak yang merupakan pertanda gigi berlubang, radang gusi, gigi berlubang, sakit gigi dan lain-lain.

2. Tips memilih obat kumur

Hanya saja, dalam memilih obat kumur dan cara berkumur yang benar sesuai anjuran dokter yang akan digunakan sebaiknya anda tidak sembarang memilih atau memilih produk dengan rasa favorit anda. Harus ada pengujian terlebih dahulu sebelum anda memutuskan akan menggunakan obat kumur tersebut dalam jangka waktu yang lama.

Karena itu, jika anda tidak mengalami gangguan mulut tertentu pada rongga mulut. Dalam memilih obat kumur, sebaiknya Anda mencermati hal-hal yang telah dikemukakan dalam Comprehensive Preventive Dentistry. Disebutkan bahwa obat kumur yang ideal memiliki sifat-sifat sebagai berikut:

  • Tidak toksik, yaitu tidak mengandung bahan yang berbahaya bagi tubuh.
  • Memiliki rasa yang enak, biasanya memiliki rasa mint yang dapat memberikan kesegaran.
  • Dapat membunuh bakteri tertentu karena bersifat antiseptik.
  • Dapat menembus lapisan biofilm sehingga merusak aktivitas bakteri di dalam lapisan biofilm.
  • Memiliki efek resistensi yang rendah, sehingga tidak menjadikan bakteri di dalam mulut menjadi kebal dan tahan terhadap obat kumur.
  • Obat kumur yang beredar di pasaran memiliki fungsi yang berbeda-beda. Ada yang hanya berguna untuk menyegarkan napas, menyembuhkan radang gusi, mengurangi peradangan, serta meredakan nyeri. Jika digunakan sesuai fungsinya, tentunya obat kumur tersebut dapat membuat rongga mulut makin sehat.

3. Hal hal lain yan harus diperhatikan

Namun pada praktiknya, harus diperhatikan bahaya antiseptik obat kumur dan tak sedikit orang yang memilih obat kumur berdasarkan yang mereka sukai saja. Biasanya, piihan jatuh pada satu produk karena rasanya, baunya, dan sensasinya, setelah menggunakan obat kumur tersebut. Tapi sebenarnya,

memilih obat kumur yang tepat adalah dengan terlebih dahulu mengetahui masalah dalam mulut Anda. Dan untuk mendiagnosisnya dibutuhkan pemeriksaan oleh dokter gigi. Pemakaian obat kumur tanpa rekomendasi dari dokter gigi dapat menimbulkan kerugian.

Misalnya, memilih obat kumur yang mengandung alkohol dengan tujuan untuk menghilangkan bau mulut, justru dapat “menyamarkan” penyebab asli dari bau mulut tersebut. Penyebab aslinya bisa berupa karies gigi, kebersihan rongga mulut yang buruk, atau penyakit sistemik.

Selain itu, obat kumur yang mengandung alkohol bisa mengakibatkan mulut kering sehingga keadaan mulut akan berubah asam. Kondisi mulut yang asam dapat memicu terjadinya karies gigi dan bau mulut. Oleh karena itu, penggunaan obat kumur sebaiknya hanya sesekali, tidak digunakan secara rutin kecuali jika diresepkan oleh dokter gigi.