Sponsors Link

Trauma Gigi – Penyebab – Gejala – Pengobatan

Sponsors Link

Trauma gigi merupakan jenis jenis penyakit gigi yakni cedera pada gigi umumnya gigi bagian depan yang bisa terlihat dari darah yang keluar dari gusi. Gigi juga akan terlihat melonggar dan biasanya luka kecil bisa sembuh dalam 3 hari. Luka berikutnya yang umum terjadi adalah posisi gigi yang salah seperti terdorong agak ke dalam dan umumnya akan kembali ke posisi normal dalam beberapa minggu tanpa perawatan. Sedangkan trauma gigi yang menyebabkan gigi retak harus diperiksakan ke dokter gigi sebab gigi permanen yang terdorong ke arah luar atau avulse merupakan kondisi yang darurat.

ads

Apakah Trauma Gigi?

Trauma gigi atau juga sering disebut dengan faktur gigi atau Traumatic Dental Injury [TDI] merupakan rusaknya jaringan keras atau periodontal akibat sebab mekanis. Trauma pada gigi biasanya terjadi pada anak anak aktif yang juga bisa berpengaruh pada psikologis, fisik dan estetik pada anak sebab trauma gigi bisa menyebabkan seseorang mengalami kerusakan gigi atau bahkan kehilangan gigi.

Penyebab Trauma Gigi

Trauma gigi bisa disebabkan karena beberapa hal yang biasanya terjadi karena aktivitas atau kebiasaan buruk yang dilakukan seseorang.

  1. Trauma Tidak Disengaja

Trauma tidak disengaja atau unintentional trauma bisa terjadi karena kejadian tidak disengaja seperti terjatuh, menggigit benda yang keras atau karena kecelakaan sehingga bisa membuat gigi rusak atau hilangnya gigi [fraktur gigi, penyebab gigi ompong].

  1. Trauma Disengaja

Trauma disengaja atau intentional trauma biasanya disebabkan karena kejadian yang disengaja seperti kekerasan fisik pada anak dan juga prosedur iatrogenik.

  1. Trauma Faktor Predisposisi

Faktor predisposisi terjadi karena posisi gigi yang mengalami kelainan dentofasila atau hipoplasia email gigi yang melemahkan gigi. Trauma faktor predisposisi juga bisa terjadi pada anak penderita cerebral palsy serta terjadinya gigi anterior protrusif yang disebabkan karena kebiasaan buruk anak seperti menghisap ibu jari.

Tanda dan Gejala Trauma Gigi

Tanda dan gejala trauma gigi umumnya juga akan dirasakan pada penderita yang sangat mengganggu aktivitas sehari hari. Beberapa gejala dan tanda yang biasa terjadi diantaranya adalah:

  • Nyeri pada gigi seperti berdenyut tajam dan konstan dan pada beberapa penderita rasa nyeri bisa terjadi hanya ketika ada tekanan pada gigi.
  • Penyebab gusi bengkak di sekitar gigi
  • Demam atau sakit kepala
  • Terasa sangat sakit pada gigi yang terinfeksi.

Cara Mengatasi Trauma Gigi

Meski gigi utama tidak bisa dipasang ulang, namun gigi permanen harus dikembalikan ke tempat semula secepat mungkin seperti sesudah terjadi trauma gigi tersebut. Untuk mengembalikan gigi ke posisi semula, ada beberapa hal yang bisa dilakukan, yakni:

  • Bersihkan gigi dengan air liur atau air.
  • Letakkan kembali ke posisi semula dengan cara yang benar.
  • Tekan gigi ke bawah memakai ibu jari hingga sejajar dengan gigi lainnya.

Perawatan Trauma Gigi

Selain melakukan pertolongan pertama pada trauma gigi, ada beberapa perawatan rumahan yang bisa dilakukan untuk trauma gigi. Tempelkan potongan es pada area gusi yang terluka seperti cara menyembuhkan sakit gigi dengan es batu namun jika ini meningkatkan rasa nyeri, maka hentikan kompres es batu tersebut. Apabila rasa sakit masih terasa, maka bisa minum ibuprofen dan acetaminophen untuk mengurangi rasa sakit. 

Sponsors Link

Sedangkan jika gigi longgar, maka konsumsi makanan yang lembut selama 3 hari dan jika gigi keluar dari posisi normal, maka bisa memposisikan ulang dengan sedikit menekan memakai ibu jari. Namun jika gigi patah dan perawatan gigi tidak bisa dilakukan sesegera mungkin, maka sementara waktu bisa ditutup dengan lelehan lilin lalu langsung bawa ke rumah sakit agar tidak menyebabkan infeksi gigi.

Trauma Gigi yang Butuh Pertolongan Dokter

Ada beberapa kondisi dari trauma gigi yang membutuhkan pertolongan dokter secepatnya karena bisa menyebabkan komplikasi dan kerusakan parah. Beberapa kondisi tersebut diantaranya adalah: 

Sponsors Link

  • Gigi permanen sudah terdorong keluar
  • Sebagian besar gigi sudah terpotong
  • Terlihat titik merah pada gigi yang retak
  • Gigi retak dan ngilu
  • Rasa nyeri parah
  • Pendarahan tidak berhenti sesudah 10 menit tekanan langsung
  • Gigi terdorong keluar dari posisi asli
  • Gigi bayi sudah terdorong keluar karena trauma
  • Ada sebagian gigi yang lepas
  • Terlihat garis retak pada gigi
  • Penyebab gigi sensitif pada cairan dingin
  • Gigi cenderung terasa lebih longgar
  • Timbul gejala baru lainnya
  • Gigi menjadi sensitif terhadap cairan panas atau dingin beberapa minggu selanjutnya
  • Gigi berwarna lebih gelap.

Sponsors Link
, , ,
Oleh :
Kategori : Masalah Gigi
Doctors Talk

Jangan pasang kawat gigi dulu, sebelum menyimak penjelasan Dokter gigi berikut ini