Sponsors Link

Tumbuh Daging di Gigi Berlubang : Penyebab, Gejala, Pengobatan

Sponsors Link

Gigi berlubang apalagi Gigi Berlubang Besar memang seringkali menimbulkan masalah pada kesehatan gigi dan mulut. Bukan hanya rasa sakit yang kerap kali terjadi, keberadaan gigi berlubang besar juga sering menjadi penyebab munculnya berbagai gangguan yang tidak nyaman. Salah satunya yang mungkin sering ditanyakan adalah jika tumbuh daging di gigi berlubang. Kondisi ini disebut juga dengan polip pulpa. Berikut beberapa penjelasan mengenai kondisi tersebut.

ads

Penyebab

Pada dasarnya, gigi yang berlubang khususnya di bagian tengah memang bisa memicu berbagai masalah. Salah satunya adalah polip pulpa atau yang juga dikenal sebagai Pulpitis hiperplasia kronis. Kelainan ini terjadi jika ada pembesaran pada pulpa gigi dan bagian tengah gigi tersebut terjadi pertumbuhan jaringan. Jaringan ini akan bersifat menetap. Walau seringkali menyerupai penyakit Kanker Gigi dan Mulut, namun ini bukan kanker.

Pada awalnya, polip pulpa ini terjadi karena adanya infeksi pada bagian pulpa gigi. Infeksi tersebut menyebabkan peradangan menahun sehingga menyebabkan tumbuh daging di gigi berlubang. Beberapa kondisi yang menyebabkan polip pulpa antara lain sebagai berikut.

  • Rongga pada gigi yang terbuka
  • Pengaruh dari hormon
  • Karies gigi
  • Perbaikan jaringan gigi yang gagal
  • Gigi yang patah
  • Reaksi hipersensitif

Namun pada orang yang rutin memeriksakan kondisi gigi dan kesehatan mulutnya, kemunculan polip pulpa ini bisa dideteksi sejak dini, sehingga tumbuh daging di gigi berlubang bisa dicegah sebelum daging tersebut tumbuh. Penyakit ini bukan termasuk penyakit yang berbahaya, sehingga tidak sama dengan kanker.

Gejala

Gejala dari tumbuhnya daging di area gigi yang berlubang antara lain sebagai berikut.

  • Muncul sebuah benjolan jaringan lunak yang berada di dalam lubang atau retakan gigi.
  • Benjolan berwarna merah atau pink.
  • Biasanya muncul pendarahan di polip tersebut, terutama jika terkena makanan keras, terkena gesekan dengan tangan, dan sebagainya.
  • Jaringan bisa terasa bengkak atau keras.
  • Area di sekitar polip bisa jadi ikut membengkak.

Polip itu sendiri biasanya tumbuh di area gigi geraham, baik geraham deoan atau belakang. Penyebabnya adalah di area tersebut rongga gigi cukup besar daripada di area gigi lainnya. Dan ukuran polip ini biasanya menetap, dan tidak bertambah besar setiap harinya.

Diagnosis

Untuk memastikan apakah tumbuh daging di gigi berlubang memang benar-benar polip pulpa atau bukan, dokter gigi biasanya akan melakukan beberapa pemeriksaan, di antaranya sebagai berikut.

  • Pemindaian rongga gigi dan mulut. Metode ini dilakukan untuk mengetahui secara visual mengenai kondisi gigi dan gusi. Bisa dilakukan dangan teknik foto rontgen. Pemeriksaan ini dilakukan untuk melihat dampak kerusakan gigi dan juga untuk mengetahui apakah ada kelainan di sekitar rahang atau tulang rahang.
  • Pemeriksaan histologi. Metode yang satu ini dilakukan dengan cara pengambilan sampel dari jaringan polip itu sendiri. Jaringan akan diperiksa dari mikroskop. Dengan demikian, sel-sel radang dan juga ciri peradangan pada jaringan akan mudah diketahui apa penyebabnya.

Itulah beberapa metode pemeriksaan pada pasien yang diduga mengalami polip pulpa.

Sponsors Link

Pengobatan

Pengobatan pada kondisi polip pulpa ini sendiri juga dilakukan untuk mengatasi jaringan yang tumbuh pada pulpa gigi tersebut. Beberapa hal yang bisa dilakukan pada pasien antara lain sebagai berikut.

  1. Pembedahan atau operasi

Hal pertama yang bisa dilakukan adalah dengan melakukan teknik pembedahan. Teknik ini adalah cara penanganan yang utama dari polip pulpa itu sendiri. Akan tetapi ada beberapa jenis pembedahan yang disesuaikan dengan kondisi pasien itu sendiri.

  • Pengangkatan gigi yang mengalami polip atau pencabutan gigi. Polip pulpa ini bisa menjadi Alasan Gigi Harus Dicabut yaitu untuk bisa mengobati polip secara lebih sempurna.
  • Pulpotomi atau pemotongan polip tanpa pengangkatan gigi.

Itulah bebeapa langkah pembedahan yang bisa dilakukan.

Sponsors Link

  1. Perawatan

Pada pasien, perawatan lanjutan terhadap kondisi ini bisa dilakukan. Namun yang membutuhkan perawatan biasanya adalah yang melakukan pulpotomi. Beberapa perawatan yang bisa dilakukan antara lain:

  • Pemasangan penghalang pada enamel gigi
  • Penambahan resin pada akar gigi
  • Menambal dan meperbaiki enamel gigi
  • Perawatan saluran akar gigi

Itulah beberapa perawatan yang bisa dilakukan.

Selain pemnedahan dan perawatan, obat-obatan mungkin juga diberikan kepada pasien. Misalnya obat antibiotik yang diberikan pada pasien untuk mencegah infeksi atau mengurangi peradangan yang ada. Obat tersebut ada yang berbentuk pasta dan ada yang mungkin berbentuk obat oral.

Setelah itu, biasanya pasien juga direkomendasikan untuk terus menjalani pemeriksaan gigi secara rutin. Tujuannya adalah untuk memantau apakah pengobatan berhasil atau tidak. Jika perlu, pasien yang sebelumnya melakukan pencabutan gigi akan direkomendasikan untuk memasang gigi palsu untuk mencegah pergeseran gigi di sebelahnya.

Jika Anda mengalami pulpa polip ada baiknya segera melakukan pemeriksaan dan penanganan karena kondisi ini jika dibiarkan akan menyebabkan berbagai komplikasi, msialnya munculnya abses gusi, selulitis, atau bahjan osreomielitis di tulang rahang. Selain itu bisa menyebabkan gangguan pada struktur gigi dan gangguan lainnya.

Demikianlah beberapa penjelasan mengenai tumbuh daging di gigi berlubang yang perlu diketahui. Jika memiliki gigi berlubang, segera lakukan pemeriksaan ke dokter. Karena Akibat Gigi Berlubang Tidak Dicabut atau tidak diatasi dengan baik bisa menyebabkan polip pulpa ini sendiri. Semoga bermanfaat untuk Anda.

Sponsors Link
, , , ,
Oleh :
Kategori : Masalah Gigi